Syarat Masuk Fakultas Hukum di Kampus Terbaik Indonesia

Fakultas hukum termasuk ke dalam kategori fakultas yang paling banyak diminati calon mahasiswa. Selain prospek kerjanya bagus, lulusan hukum dianggap lebih terpandang dibandingkan jurusan lain.

Tak hanya itu, syarat masuk fakultas hukum pun terbilang mudah. Terlebih, saat ini banyak tersedia program beasiswa baik dari pemerintah maupun pihak swasta yang akan meringankan beban biaya kuliah bagi mereka yang kurang mampu.

Nah, bila kalian tertarik untuk masuk fakultas hukum, maka silakan simak tips-tips penting yang akan kami ulas dalam artikel berikut ini.

syarat masuk fakultas hukum di kampus unggulan

Tujuan Pendidikan Hukum di Indonesia

Jika dilihat dari aspek sosiologi hukum, kita semua warga negara Indonesia termasuk ke dalam faktor yang mempengaruhi berjalannya hukum. Hal ini, karena ada empat faktor utama yang menggerakkan hukum di Indonesia yakni:

  • Hukum perundang-undangan & regulasi
  • Aparat penegak hukum
  • Alat penegak hukum
  • Masyarakat sadar hukum

Nah, sebagai mahasiswa fakultas hukum, kita nantinya berpotensi untuk menjadi “alat penegak hukum” baik itu, pengacara, jaksa, ataupun hakim.

Tujuan pendidikan hukum di Indonesia ialah untuk menghasilkan para sarjana hukum yang berkualitas yang memiliki ciri-ciri:

  1. Menguasai dasar-dasar kemahiran kerja dengan tujuan untuk mengembangkan ilmu hukum.
  2. Mengerti, memahami, dan menguasai segala hal yang berkaitan dengan hukum di Indonesia.
  3. Peka terhadap beragam jenis masalah yang menyangkut hukum dan keadilan dalam lingkungan masyarakat.
  4. Mampu memecahkan masalah hukum berdasarkan nilai-nilai prinsip hukum dan kebijaksanaan.
  5. Dapat menganalisa dengan baik terkait aturan-aturan hukum yang terjadi dalam lingkungan masyarakat.

Alasan Masuk Fakultas Hukum

Tiap orang tentu punya alasan masing-masing saat mereka memutuskan untuk masuk fakultas hukum.

Walau sebagian besar peminat jurusan hukum di Indonesia disebabkan karena prospek dunia kerja yang luas dan terjamin, namun sebenarnya ada manfaat lain yang akan kalian dapatkan apabila masuk fakultas hukum. Berikut di antaranya:

a) Peluang Karier Luas

Hampir semua perusahaan di dunia ini butuh ahli hukum. Bahkan, tanpa harus bekerja di perusahaan atau di pemerintahan sekalipun kalian tetap bisa mendapatkan pekerjaan dalam bidang hukum.

Misalnya menjadi konsultan hukum dan atau notaris. Hanya dengan memiliki pengetahuan yang luas tentang hukum serta profil yang bagus, maka kalian bisa meraup uang mulai dari puluhan hingga ratusan juta per bulan tanpa perlu bekerja di bawah tekanan pihak lain.


b) Mampu Menjadi Pengacara yang Handal

Sebagian besar mahasiswa fakultas hukum berkeinginan untuk menjadi seorang pengacara yang handal dan populer mengingat pengacara adalah salah satu profesi dengan karakter yang disegani masyarakat dan juga memiliki prospek gaji yang cukup besar.

Dengan menjadi seorang pengacara, kalian pun bisa membantu teman, sahabat, atau keluarga yang mengalami masalah hukum. Dengan begitu, masalah yang mereka hadapi bisa tuntas hingga ke akar-akarnya.

c) Dapat Melanjutkan Studi Kemanapun

Hampir semua fakultas hukum di Indonesia memiliki sistem akreditasi yang bagus atau setidaknya minimal akreditasi B.

Dengan begitu, kesempatan untuk melanjutkan studi hingga ke jenjang magister atau doktoral pun bisa dilakukan di fakultas manapun baik itu dalam maupun luar negeri.

d) Menjadi Jaksa dan Hakim yang Berpikir Kritis

Saat menempuh pendidikan di fakultas hukum, maka kalian akan dituntut untuk mengembangkan sifat yang kritis dan berpandangan luas. Kalian pun harus bisa melihat suatu masalah dari banyak perspektif sehingga tidak akan mudah memutuskan masalah dari satu sudut pandang saja.


Dengan menjadi jaksa dan hakim, kalian pun harus dituntut untuk memiliki kepribadian yang tegar karena bisa saja mendapatkan ancaman dari pihak tertentu. Selain itu, kejujuran merupakan pondasi awal yang harus dimiliki agar tidak mudah goyah  dalam mengambil keputusan hanya karena masalah uang.

e) Dapat Menghafal Aturan dan Pasal Perundang-Undangan

Belajar hukum tentu tidak akan terasa lengkap tanpa menghafalkan aturan dan pasal perundang-undangan. Walau bagi sebagian orang menghafal aturan perundang-undangan yang begitu banyak adalah hal yang sulit, namun tidak dengan jurusan hukum. Justru hal itu menjadi kegiatan sehari-hari mereka.

Lalu, apakah apakah jurusan hukum wajib menghafal undang undang? Tentu saja tidak, yang terpenting harus paham akan hukum yang sesuai dengan kategori pembelajaran yang akan diambil. Jadi tidak semua aturan wajib dihafalkan.

Apa Saja yang Dipelajari di Fakultas Hukum?

Materi yang dipelajari di fakultas hukum cukup banyak. Hal ini karena fakultas hukum hanya memiliki satu prodi (program studi) yakni ilmu hukum. Berbeda dengan beberapa fakultas lain seperti FISIP yang punya 4 jurusan atau FIB dengan 9 prodinya.

Secara garis besar, berikut konsentrasi studi hukum yang perlu kalian pelajari sebagai seorang mahasiswa fakultas  hukum:

  • Hukum pidana: mempelajari tentang segala aturan yang menyangkut antara hal-hal yang dilarang yang akan masuk ke dalam tindak pidana. Materi yang dipelajari di sini akan banyak membahas seputar pasal pasal KUHP dan pasal perundang-undangan.
  • Hukum perdata: membahas tentang hukum yang mengikat kontrak atau perjanjian atau dua orang atau lebih. Misalnya tentang hukum penentuan ahli waris, hukum pembagian warisan, hukum perselisihan dalam masyarakat, hukum perkawinan dan sejenisnya.
  • Hukum ekonomi: materi utama fakultas hukum yang mengacu kepada transaksi keuangan dan jual beli yang dilakukan oleh masyarakat. Saat mempelajari hukum ekonomi, kalian akan mempelajari juga tentang hukum dagang, hukum penanaman modal, hingga hukum perusahaan.
  • Hukum tata negara: berisikan segala pemahaman tentang hukum yang menyangkut kelembagaan negara, konstitusi, kapita selekta hukum tata negara, dan juga segala aspek yang menyangkut aturan kenegaraan di Indonesia.
  • Hukum acara: salah satu materi utama dalam fakultas hukum yang mempelajari terkait dengan peradilan. Misalnya tentang advokasi, pemilihan sakti, perbandingan hukum, negosiasi dan mediasi, serta pengajuan alat bukti yang sah di mata hukum.
  • Hukum internasional: salah satu materi baru dalam fakultas hukum di Indonesia. Walau masih jarang diterapkan secara langsung, namun materi ini cukup diminati mahasiswa karena pembahasannya yang ringan seperti hukum kelautan, hukum perjanjian internasional, dan hukum udara / ruang angkasa.
  • Hukum lingkungan dan tata ruang: materi fakultas hukum yang mempelajari tentang pelestarian lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam, dan sengketa tata ruang yang terjadi di masyarakat, pemerintahan, ataupun perusahaan.

Selain itu, ada pula beberapa PK (program kekhususan) yang dapat dipilih oleh mahasiswa fakultas hukum. Contohnya:

  • Praktisi Hukum
  • Hukum Tentang Kegiatan Ekonomi
  • Hukum Tentang Hubungan Negara dan Masyarakat
  • Hukum Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan
  • Hukum tentang Hubungan Antara Sesama Anggota Masyarakat
  • Hukum Tentang Kesejahteraan Masyarakat dan Masalah Sosial
  • Hukum Tentang Hubungan Transnasional

Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia

Tertarik untuk masuk fakultas hukum? Berikut kami beri rekomendasi fakultas hukum terbaik di Indonesia dengan akreditasi unggulan:

FakultasThe WUR skorLokasiAkreditasi
Universitas Indonesia25.1 – 30.1JakartaA
Universitas Brawijaya10.3 – 25.0MalangA
Universitas Diponegoro10.3 – 25.0SemarangA
Universitas Gadjah Mada10.3 – 25.0YogyakartaA
Universitas Padjadjaran10.3 – 25.0BandungA
The WUR = The World University Ranking, salah satu lembaga tingkat dunia yang mencatat, menilai, menganalisa, serta membuat daftar peringkat tentang seluruh perguruan tinggi di dunia.
syarat masuk fakultas hukum

Syarat Masuk Fakultas Hukum yang Wajib Diketahui

Ada beberapa syarat masuk fakultas hukum yang setidaknya harus dimiliki oleh para calon mahasiswa fakultas hukum. Berikut di antaranya:

1. Melengkapi Persyaratan Administrasi

Persyaratan administrasi adalah persyaratan yang meliputi berkas-berkas data pribadi yang dibutuhkan oleh pihak fakultas untuk mengecek identitas pada calon mahasiswa. Di antaranya ialah:

  • Ijazah terakhir / SKL (Surat Keterangan Lulus) berupa scan dokumen asli
  • Foto kopi nilai raport semester 1 – 5 yang terlegalisir secara resmi
  • Pas foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar dengan background merah
  • Foto kopi kartu keluarga (KK)
  • Kwitansi atau bukti biaya transfer pembayaran

2. Memenuhi Persyaratan Maksimum Usia

Untuk dapat masuk S1 fakultas hukum maka para calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan maksimum usia yang ditentukan oleh masing-masing pihak fakultas.

Misalnya bagi yang masuk melalui jalur SBMPTN harus maksimum 3 tahun setelah lulus SMA sederajat.  Untuk jalur mandiri umumnya maksimum 5 tahun. Dan untuk perguruan tinggi negeri swasta umumnya tidak ada batasan usia.


3. Lolos Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

Salah satu syarat masuk fakultas hukum yang paling utama ialah harus lolos seleksi masuk. Jalur masuk yang bisa kalian pilih meliputi:

  • SNMPTN: seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri yang memungkinkan para calon mahasiswa untuk bisa diterima di fakultas hukum tanpa harus ikut ujian tertulis.
  • SBMPTN: seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri yang mengharuskan para pesertanya untuk mengikuti tes UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer) terlebih dahulu.
  • Mandiri: sistem seleksi yang ditentukan oleh pihak fakultas. Bisa berupa ujian ataupun hanya dengan mengandalkan prestasi / nilai.
cita cita yang menghasilkan banyak uang
cita cita yang menghasilkan banyak uang

4. Lulusan SMA/SMK/MA sederajat

Apabila kalian ingin masuk S1 hukum, maka wajib berasal dari lulusan SMA sederajat. Tidak ada tolerir sama sekali untuk hal ini. Harus lulusan sekolah formal, lulusan Paket C tidak bisa diterima di jurusan Hukum. Kemungkinan lulusan Paket C diterima di UT atau Kampus Swasta.

Bagi sebagian orang beranggapan bahwa  untuk masuk fakultas hukum, maka wajib lulusan SMA IPS. Namun sebenarnya itu tidak benar karena hampir semua jurusan diterima asalkan nilainya bagus dan lolos seleksi masuk.

5. Membayar Biaya Masuk secara Lunas

Pembayaran biaya masuk ini biasanya disebut sebagai uang pendaftaran yang akan dibutuhkan pihak fakultas untuk menopang biaya para mahasiswa baru sebelum uang bantuan UKT dari pemerintah turun. Biaya tersebut meliputi:

  • Biaya pendaftaran
  • Biaya daftar ulang
  • Biaya UKT semester pertama
  • Biaya SKS semester pertama
  • Biaya santunan
  • Uang pangkal

6. Sehat Jasmani dan Rohani

Baik secara fisik atau mental, kalian harus memenuhi kriteria kesehatan agar tidak dianggap sebagai orang yang berpenyakitan.

Walau tidak dibutuhkan surat keterangan dokter. Namun persyaratan ini  merupakan persyaratan tidak tertulis yang wajib kalian miliki.

7. Berkelakuan yang Baik

Berperilaku baik akan mencerminkan apakah kalian pantas menjadi mahasiswa hukum atau tidak. Segala perilaku negatif yang tercatat di polsek (misal tawuran, perkelahian, dll) dan viral di medsos bisa menjadi pengganjal di masa depan kalian. Beberapa contoh berkelakuan baik ialah:

  • Jujur
  • Disiplin
  • Amanah
  • Tidak memihak
  • Adil

8. Pandai Berkomunikasi

Apakah mahasiswa hukum wajib pandai berdebat? Tentu tidak, namun kalian wajib pandai dalam berkomunikasi.

Namun hal ini bukan jadi alasan bagi seorang introvert untuk tidak masuk fakultas hukum. Karena, bagaimanapun juga yang dibutuhkan di sini adalah ketanggapan dalam menyampaikan pendapat.

9. Mampu secara Finansial

Maksudnya, kalian harus punya cukup banyak uang untuk bisa masuk fakultas hukum. Hal ini karena biayanya cukup besar dibandingkan fakultas lain.

Namun bagi yang tidak mampu, kalian dapat mencoba mengikuti beasiswa baik yang diadakan oleh pemerintah atau pihak swasta.

10. Mampu Menghafal banyak Materi

Karena menjadi mahasiswa hukum harus banyak menghafalkan perundang-undangan, maka kapasitas otak kalian harus bagus. Cara yang bisa kalian lakukan untuk hal ini ialah:

  • Harus suka baca buku
  • Paham dalam menganalisis kasus
  • Berpandangan luas
  • Selalu mengacu pada UU, bukan opini

11. Bebas Narkoba

Menjadi mahasiswa hukum tentunya harus patuh terhadap hukum perundang-undangan di Indonesia. Sebisanya tidak ada catatan kenakalan remaja bahkan kriminal di polsek polres.

Salah satunya ialah harus bebas narkoba dan tidak terpengaruh akan obat-obatan yang berbahaya. Jika sampai ketahuan dalam pengaruh narkoba, tentu pendaftaran akan ditolak.

Editor Choices :

Itulah syarat masuk fakultas hukum yang perlu kalian ketahui. Pastikan untuk memenuhi semua persyaratan tersebut sebelum kalian memutuskan untuk memasukinya. Semoga bermanfaat!

Komentar / Pertanyaan