9 Alasan Memilih Jurusan Hukum dan Prospek Kerjanya

Jurusan hukum merupakan salah satu jurusan yang berada dalam kelompok rumpun ilmu sosial dan humaniora di beberapa kampus besar seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.

Pada tulisan kali ini kami akan menjabarkan alasan memilih jurusan hukumdan menjabarkan pada Anda prospek kerja seperti apa yang bisa terbuka peluangnya bagi Anda yang akan mengambil jurusan ini di bangku perkuliahan nanti.  

Sebagai sebuah jurusan yang cukup diminati oleh banyak calon mahasiswa, jurusan hukum sebenarnya juga merupakan fakultas, yang mana di dalamnya ada beberapa konsentrasi atau fokus yang bisa Anda pilih.

alasan memilih jurusan hukum

Pertama, fokus pada hukum perdata yang mempelajari tentang kontrak, hak-hak, serta kepentingan individu.

Kedua, fokus pada hukum lingkungan dan tata ruang yang bahasannya berada di sekitaran perizinan dan aturan soal tata ruang sebuah lingkungan.

Ketiga, fokus pada hukum dagang yang tidak jauh dari bahasan soal aktivitas perdagangan dan segala aspek legalnya.

Keempat, fokus pada hukum internasional yang cakupannya mendapat pengaruh globalisasi.

Kelima, hukum administrasi negara yang membahas mengenai aspek dinamis soal rakyat yang berhubungan dengan aturan kenegaraan.

Keenam, hukum tata negara yang mempelajari mengenai ketatanegaraan.

Kelebihan/Alasan Memilih Jurusan Hukum

Nah, untuk lebih jelasnya berikut adalah alasan memilih jurusan hukumbagi Anda yang masih bingung akan mengambil jurusan apa nantinya.

1. Karakter Pemberani akan Tercipta Sehingga Anda Mampu Menjadi Sosok Pengacara yang Tegas

Karakter pemberani sebenarnya bisa dikembangkan lewat jurusan apapun yang Anda pilih, tidak hanya jurusan hukum saja. Meskipun begitu, menjalani perkuliahan di jurusan hukum akan mampu lebih mempertajam karakter yang satu ini.

Bagaimana tidak, di bangku kuliah nanti Anda akan ditempa untuk menyelesaikan kasus yang diberikan kepada Anda. Ketika kasus tersebut sudah menjadi tanggung jawab Anda, Anda harus dengan seksama menyelesaikannya hingga akhir.

Keberanian Anda untuk menuntaskan kasus tersebut sampai ke akar-akarnya bisa menjadikan Anda sosok pengacara yang andal di masa depan. Tidak hanya keberanian yang dibutuhkan, kemampuan berkomunikasi yang bagus dan strategi yang cerdik harus dikuasai seorang pengacara ulung.

Adapun gajinya berkisar di angka 6 hingga 20 juta per bulan atau per kasus, tergantung dari besar kecilnya kasus yang ditangani dan jam terbang dari seorang pengacara.

alasan memilih jurusan hukum

2. Hampir Semua Tempat Membutuhkan Ahli Hukum, Peluang Menjadi Konsultan Hukum dan Notaris pun Terbuka Lebar

Indonesia dikenal sebagai negara hukum, istilah yang tentu tidak muncul begitu saja. Sebagai negara hukum, di Indonesia ada banyak sekali pekerjaan yang luas bagi lulusan jurusan hukum dari sebuah perguruan tinggi. Beberapa kantor atau perusahaan besar membutuhkan ahli hukum untuk mengurusi keperluan mereka.

Peluang ini pun bisa dimanfaatkan oleh lulusan jurusan hukum sebagai prospek masa depan yang cerah. Apabila Anda ingin berkarir di bidang konsultan hukum, Anda akan mendapatkan gaji jutaan hingga puluhan juta dalam sebulan. Sementara jika memilih menjadi notaris yang mengurusi beragam akta pendirian, Anda akan digaji minimal 4 juta rupiah dalam sebulan. Jadi lebih berminat yang mana?

3. Semua Jurusan Hukum di Indonesia Memiliki Akreditasi Bagus, Bisa Jadi Modal Melanjutkan Studi dan Menjadi Dosen

Alasan memilih jurusan hukum yan ketiga adalah menjadi pengajar. Menjalani profesi sebagai dosen adalah impian bagi semua orang yang bercita-cita memajukan pendidikan bangsa. Saat ini untuk menjadi seorang dosen, seseorang setidaknya harus melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Pada beberapa kampus besar di Indonesia, akreditasi jurusan dan kampus sebelumnya menjadi pertimbangan tersendiri.

Nah, jurusan hukum di Indonesia pun sekarang sudah memiliki akreditasi yang bagus. Jadi bagi Anda yang ingin menjadi dosen dan menempuh pendidikan magister atau doktoral, Anda bisa mendaftar dengan modal akreditasi kampus sebelumnya yang bisa dijamin tidak akan membuat Anda malu.

4. Menguasai Bahasa Adalah Kunci Menjadi Seorang Diplomat

Apabila Anda memilih jurusan hukum, Anda memiliki kesempatan yang luas untuk menjadi seorang diplomat. Tidak hanya anak HI saja yang berkesempatan.

Jika Anda menguasai banyak bahasa dan mampu berkomunikasi dengan sangat baik, maka Anda bisa mencoba peluang karir yang satu ini. Anda hanya tinggal mengasah kemampuan Anda dalam berbahasa dan kembangkan sayap Anda hingga ke mancanegara.

alasan memilih jurusan hukum menjadi diplomat hebat
diplomat jaman now

5. Menjadi Pribadi Kritis dan Berpotensi Menjadi Jaksa dan Hakim

Menempuh pendidikan di jurusan hukum juga memberikan Anda kesempatan untuk mengembangkan pribadi yang kritis. Anda dipaksa untuk melihat sesuatu dengan berbagai perspektif yang ada. Anda diminta untuk tidak hanya memercayai satu sudut pandang saja, tetapi menganalisis kemungkinan yang muncul mengapa A bisa menjadi A dan bukan B.

Sebagai pribadi yang kritis, Anda bisa merambah karir sebagai seorang jaksa dan hakim. Di mana dalam kedua profesi tersebut, Anda akan dihadapkan pada korban dan tersangka. Anda diminta mencari titik temu yang seadil-adilnya bagi korban. Tentu, dengan perspektif kritis tadi Anda bisa menganalisis sesuatu yang mungkin luput diperhatikan oleh banyak orang.

alasan memilih jurusan hukum jadi Hakim
praktik menjadi Hakim di peradilan semu kampus

6. Memiliki Segudang Pengalaman dan Pengetahuan untuk Bekerja Sebagai Staf Kementerian

Ketika Anda masuk di jurusan hukum, Anda sebaiknya mengikuti banyak kegiatan yang berkenaan dengan jurusan tersebut. Sebab selain menambah pengetahuan dan pengalaman, Anda pun bisa terkoneksi dengan banyak orang. Koneksi ini bisa memberikan Anda sesuatu yang baru, sesuatu yang tidak pernah Anda dapatkan dari orang yang pernah Anda temui sebelumnya.

Bermodalkan pengetahuan dan pengalaman tersebut, Anda bisa mencoba peruntungan sebagai seorang PNS yang bekerja sebagai staf Kementerian di Indonesia. Gajinya tentu disesuaikan dengan gaji PNS pada umumnya. Tetapi tunjangannya, jangan ditanyakan lagi. Inilah alasan mengapa semua orang ingin menjadi PNS dan matang di hari tuanya.

7. Menjadi Aparat Negara (Polisi) yang Ditempatkan di Bagian Hukum

Lulusan hukum juga berkesempatan menjadi seorang polisi. Ya, pekerjaan yang satu ini bisa di daftari oleh semua jurusan tentunya. Nanti Anda akan ditempatkan sesuai dengan jurusan Anda berkuliah. Tentu saja setelah Anda ditempa terlebih dahulu sebagaimana polisi-polisi lainnya.

Sebagai satu dari 9 alasan memilih jurusan hukum, menjadi seorang polisi adalah kebanggaan bagi banyak orang, terutama orang tua yang anaknya sukses di bidang ini. Tenang saja, Anda tidak akan ditempatkan pada posisi yang bukan jurusan Anda saat berkuliah. Lain cerita dengan para calon polisi yang lulusan SMA.

8. Pada Konsentrasi Tertentu, Jurusan Hukum Berpotensi Menjadi Seorang Pengusaha Sukses

Nah, sebelumnya sudah dijelaskan bahwa di jurusan hukum ada konsentrasi hukum dagang. Jika Anda mengambil konsentrasi tersebut saat berkuliah, Anda akan paham aturan-aturan seorang pengusaha.

Anda pun bisa menjadi pengusaha yang sukses dengan tetap memerhatikan aturan-aturan hukum yang berlaku. Sebagai seorang pengusaha, Anda tentu bisa mendapatkan penghasilan yang tidak sedikit. Berminat?

9. Hafalan Tentang Pasal-Pasal Saat Kuliah Berguna Bagi Anda Ketika Mendaftar Bagian HRD di Sebuah Perusahaan

Ketika Anda berkuliah di jurusan hukum, Anda akan mendapatkan banyak pasal-pasal yang harus di hafalkan. Selain berguna di bidang hukum itu sendiri, pasal ini bisa menjadi pegangan bagi Anda saat bekerja di bidang HRD sebuah perusahaan.

Anda akan diminta membuat kontrak pada pegawai baru dan mengurusi semua urusan-urusan hukum di kantor tersebut. Adapun gaji yang bisa Anda dapatkan berada di kisaran jutaan hingga puluhan juta rupiah, tergantung jenjang karir di perusahaan tersebut.

alasan memilih jurusan hukum

Kenapa Jurusan Hukum Memiliki Daya Tampung yang Lebih Banyak?

Karena di Fakultas Hukum sendiri hanya terdapat satu jurusan/prodi, yakni Ilmu Hukum.
Berbeda dengan fakultas lain, misalnya seperti FIB memiliki 9 jurusan, FISIP memiliki 4 jurusan, dll.

Apakah Mahasiswa/i Jurusan Hukum perlu Pandai Berbicara?

Hampir semua jurusan yang menuntut mahasiswa untuk aktif, pandai berargumen dan berdiskusi.
Dalam dunia perkuliahan itu, akan ada yang namanya diskusi kelompok, diskusi forum, diskusi dalam organisasi, presentasi, bahkan sidang skripsi aja seperti presentasi.
Tujuannnya nanti di dunia kerja, kita dituntut untuk aktif mampu mempertahankan statemen kita.

Kenapa Hukum Sering Terlihat Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas?

Apabila dikaji dari aspek sosiologi hukum, ada empat faktor efektif berlakunya hukum.
Pertama hukum itu sendiri (regulasi, UU dsb), aparat penegak hukum, alat penegak hukum, dan masyarakat sadar hukum.
Selama ini hukum menjadi tumpul dikarenakan salah satu (atau bahkan semua) faktor tersebut tidak bekerja maksimal.

Bagikan Ke Sahabat Anda:
Twitter Facebook WhatsApp Pinterest