11 Pertanyaan Wawancara Kuliah dan Jawabannya

Daftar pertanyaan ini merupakan pertanyaan paling sering ditanyakan dan juga sangat penting bagi mereka yang sedang mempersiapkan pertanyaan wawancara kuliah dan jawabannya.

Saya telah mengumpulkan pertanyaan yang sering diajukan tentang wawancara kuliah. Secara pribadi, meluangkan waktu untuk mengetahui dan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini telah membantu saya merefleksikan tujuan dan rencana saya dan bagaimana hal-hal yang telah saya lakukan telah berdampak pada masyarakat umum.

Pertanyaan Wawancara Kuliah dan Jawabannya

pertanyaan wawancara kuliah dan jawabannya

Daftar ini dibuat dengan berdasarkan pengalaman dan ulasan berbagai mahasiswa lintas prodi dan fakultas, jadi lumayan kredibel buat referensi Anda..

1. Ceritakan mengenai dirimu

Pertanyaan sederhana, tetapi cukup sulit untuk dijawab, ketika diminta untuk membahas diri kita sendiri. Ketika ditanya “Ceritakan mengenai dirimu“, bagaimana Anda merespons?

Pertanyaannya sebenarnya terbatas pada konteks wawancara yang berlangsung. Jika Anda berpartisipasi dalam wawancara mandiri, jawabannya terkait dengan jurusan kuliah atau prestasi sekolah. Jangan biarkan diri Anda sibuk menggambarkan kegiatan sehari-hari yang tidak terkait dengan akademisi.

Jawabannya (hanya contoh), “Nama saya Edy Purwanto. Saya seorang siswa di SMAN 1 Surabaya. Saya suka berorganisasi dan aktif dalam kegiatan tersebut, jadi saya bergabung dalam kegiatan pramuka ekstrakurikuler di sekolah. Saya menyukai pelajaran Matematika, dan saya ingin belajar lebih dalam mengenai Statistika di perkuliahan nanti.

2. Kenapa Anda tertarik dengan kampus ini

Jurusan dalam perguruan tinggi juga harus dipikirkan dengan cermat sehingga Anda tidak menyesalinya nanti. Setelah mencari jurusan yang tepat, ketika Anda pertama kali masuk, Anda akan menemukan pertanyaan kenapa Anda tertarik dengan kampus ini.

Jawabannya (hanya contoh), “Saya memilih jurusan ini karena saya sangat tertarik belajar tentang jurusan ini. Menurut pendapat saya, saya memiliki kemampuan untuk memilih jurusan ini, jadi ini akan memberi saya peluang bagus untuk mencari pekerjaan setelah lulus. Selain itu, saya juga memiliki minat yang besar dalam memotivasi saya untuk mempelajari lebih dlam seputar jurusan yang saya pilih”.

3. Apa cita-cita kamu

Pertanyaan seperti apa cita-cita kamu ini juga sangat sering ditanyakan, namun beberapa dari mereka malah tidak dapat menjawabnya dengan sesuai.

Pertanyaan seperti ini memang sering kita dengar namun untuk bisa menjawab dengan tegas dan sesuai tentu memerlukan pemikiran yang extra, terlebih pada saat wawancara kuliah.

Yang paling terpenting adalah jangan mengada-ada jawaban anda, dan jangan lupa untuk sedikit mengaitkan cita-cita Anda dengan jurusan yang ingin anda ambil. Hindari berbicara tentang uang, gaji, pendapatan dan berbagai bentuk materi.

Jawabannya (hanya contoh), “Dari kecil saya suka dengan komputer, dan saya akan mempelajarinya lebih dalam lagi, jika saya diterima di jurusan Teknik Informatika ini”.

4. Alasan mengapa layak mendapatkan beasiswa

Alasan mengapa layak mendapatkan beasiswaadalah nilai akademik yang Anda miliki. Beasiswa pendidikan pasti akan diberikan kepada siswa dengan prestasi akademik yang baik. Selain keputusan akademik selama kelas, Anda juga berhak menerima beasiswa ketika Anda menerima keputusan lain di luar bidang akademik yang mungkin relevan dengan bakat Anda.

Jawabannya (hanya contoh), “Saya memiliki prestasi akademik yang baik disamping itu saya juga memiliki prestasi lain yang masih berhubungan dengan jurusan yang akan saya ambil…”.

pertanyaan wawancara beasiswa dan jawabannya

Selain ke empat pertanyaan diatas, ada juga beberapa pertanyaa jebakan misalnya sebagai berikut:

  • Kenapa ikut beasiswa? apa alasannya
  • Kenapa memilih prodi/jurusan X? apa alasanya?
  • Sebutkan kelebihan dan kelemahan kamu?
  • Sebutkan keberhasilan dan kegagalan terbesar selama ini?
  • Bagaimana rencana perkuliahan kamu?
  • Bagaimana rencana karir kamu?
  • Apa yang kamu lakukan kalau gagal mendapatkan beasiswa?
  • Bagaimana cara kamu mengatasi culture shock?

Hal yang perlu Anda lakukan saat sesi wawancara

Adapun beberapa hal penting yang harus Anda persiapkan saat sesi wawancara kuliah berlangsung.

1. Smile (senyuman)

Senyum yang baik dan tulus mungkin merupakan sikap persahabatan yang paling efektif dan dipahami secara universal. Ini adalah hadiah kebahagiaan yang Anda tawarkan kepada orang lain, karena jika mereka melihat Anda tersenyum, mereka akan merasakan hal yang sama.

2. Open Posture (postur terbuka)

Lengan dan kaki yang tidak bersilang di depan orang lain atau sedikit terbuka adalah posisi tubuh terbuka. Katakan kepada orang lain bahwa Anda mudah didekati dan tertarik pada mereka dan apa yang akan mereka katakan.

Jika Anda tegang, Anda cenderung mengambil posisi tertutup (lengan dilipat dan ditarik dekat dengan tubuh dan kaki disilangkan oleh orang lain atau kaki ditekan bersamaan), Anda meningkatkan kecemasan dan pada saat yang sama memberi sinyal kepada orang lain bahwa Anda gelisah dan tidak tertarik .

3. Forward Lean (condong ke depan)

Biasanya kita pindah ke apa yang kita sukai dan menjauh dari apa yang tidak kita sukai. Mencondongkan badan adalah cara alami bagi seseorang untuk mengisyaratkan simpati tanpa berlebihan. Selama percakapan, beri tahu orang lain bahwa Anda memperhatikan dan bahwa Anda sepenuhnya terlibat dalam apa yang dikatakan.

4. Eye Contact (Kontak mata)

Mata orang yang bahagia, percaya diri dan mudah beradaptasi dengan dunia segera menarik perhatian kita. Ketika kita mengalami perasaan yang mendalam, emosi, kegembiraan, kemarahan atau amarah yang kuat, mengirimkan pesan yang halus dan kuat kepada orang lain.

5. Nod (mengangguk)

Dalam percakapan, mengangguk merupakan sinyal jika Anda mendengarkan dan berpartisipasi. Jika Anda tidak mengangguk, orang lain mungkin berpikir Anda tidak tertarik, tidak setuju atau tidak mengerti.

Bagikan Ke Sahabat Anda:
Twitter Facebook WhatsApp Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *