13 Tips & Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis

Semua orang tahu bahwa perjuangan untuk mendapatkan beasiswa bukanlah tugas yang mudah. Berapa banyak orang yang berhasil mendapatkannya? Sangat banyak. Sebenarnya sulit mendapatkan beasiswa, tetapi itu bukan tidak mungkin.

Daripada bertanya apakah saya bisa mendapatkan beasiswa, alangkah lebih baik untuk bertanya, (Apakah saya benar-benar sudah siap untuk mendapatkan beasiswa?). Hal ini lebih bijak karena didepan Anda nantinya akan penuh dengan rintangan, tantangan, pengorbanan dan keikhlasan. Lantas bagaimana cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis?

Pendidikan seseorang dapat berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi adalah impian semua orang. Pendidikan tinggi juga dapat mendukung kesuksesan dan profesionalisme di masa depan.

Meskipun cara mendapatkan beasiswa kuliah kedokteran, sarjana atau profesor tidaklah murah banyak orang tetap ingin mendapatkannya. Sekarang banyak orang mulai mencari dan berpartisipasi dalam program beasiswa sehingga mereka dapat kuliah secara gratis.

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis

Banyak program beasiswa ditawarkan oleh pemerintah bekerja sama dengan universitas lokal dan juga universitas asing. Beasiswa ini ditujukan untuk siswa berprestasi dan tentu saja memiliki keinginan yang kuat untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi.

Nah, bagi Anda yang berencana melanjutkan pendidikan ke universitas Anda dengan beasiswa, pertimbangkan beberapa cara mendapatkan beasiswa kuliah gratisdan apa saja yang harus dipersiapkan.

Mencari info sebanyak mungkin

Anda tidak akan bisa mendapatkan beasiswa jika Anda tidak memiliki kemauan yang kuat. Semuanya harus dimulai dengan tindakan. Misalnya anda ingin mengajukan beasiswa ke pemda. cara mengajukan beasiswa kuliah ke pemda. Setelah itu teliti dengan seksama sayarat-syaratnya. Namun sebelum itu sebaiknya simak beberpa hal dibawah ini:

Menentukan bidang studi yang diinginkan

Jangan terburu-buru memilih program beasiswa yang akan dijadikan batu loncatan untuk belajar di universitas impian Anda. Yang paling penting untuk diingat adalah memastikan jurusan dan universitas Anda dipilih sesuai dengan minat dan kemampuan Anda. Jangan biarkan diri Anda menyesal dikemudian hari selama studi Anda karena program studi yang Anda terima tidak sesuai atau bahkan tidak nyaman dengan universitas pilihan Anda.

Kedua hal tersebut dapat dihindari dengan mengenali minat dan bakat Anda sejak dini. Biasanya studi yang dipilih berdasarkan minat dan bakat Anda akan menghasilkan hasil yang baik. Selain itu, memilih universitas sesuai dengan preferensi Anda juga akan mendukung studi Anda.

Memilih universitas

Setidaknya Anda memiliki gagasan tentang di mana Anda ingin belajar, di universitas mana. Karena ada beasiswa yang mengharuskan mereka untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA), seperti misalnya beasiswa DIKTI, DIKNAS, beasiswa LPDP. Namun ada juga beasiswa yang dapat menentukan universitas yang ingin Anda tuju setelah Anda mendapatkan beasiswa seperti, Beasiswa Fulbright.

Siapkan dokumen penting

Mempersiapkan dokumen penting seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat yang telah Anda peroleh. Saat menyalin atau menduplikat, pastikan kualitasnya bagus dan mudah dibaca. Jika Anda perlu memverifikasi, pastikan Anda mendapatkan pihak yang tepat.

Siapkan surat referensi

Siapkan surat referensi. Biasanya untuk beasiswa universitas sarjana diperlukan dua surat referensi, baik dari guru, kepala sekolah atau orang yang berpengaruh. Untuk beasiswa pascasarjana, kadang-kadang diperlukan 3 surat referensi, seperti dari dosen, atasan (pimpinan) di tempat kerja, kepala organisasi tempat Anda melamar, dan sebagainya.

Siapkan CV atau resume, atau surat motivasi (motivation letter)

Ini sangat penting, karena melalui jenis surat ini, panitia menilai apakah Anda orang yang mereka cari. Jelaskan mengapa Anda memilih jurusan ini dan ingin belajar atau kuliah di sini. Ingatlah untuk menambahkan apa yang ingin Anda berkontribusikan pada pengetahuan yang suah Anda pelajari nanti.

Anda sudah memiliki nilai test TOEFL atau IELTS dengan nilai di universitas luar negeri

Perhatikan juga perbedaan antara TOEFL dan IELTS. Jika Anda ingin mendapatkan beasiswa untuk belajar di Inggris, Anda harus lulus tes IELTS dengan skor minimum 5,5-6, karena untuk mendapatkan visa pelajar bahasa Inggris, Anda harus melampirkan hasil tes IELTS.

Sudah memiliki paspor

Anda tidak dapat pergi ke luar negeri jika Anda tidak memiliki paspor. Informasi paspor juga diperlukan untuk menangani pengajuan aplikasi beasiswa.

Manajemen waktu

Waktu menjadi sesuatu yang cukup krusial saat akan melamar beasiswa. Sebab, selain harus mampu mengejar deadline dari program beasiswa itu sendiri, terkadang kita juga diharuskan untuk mampu mengejar deadline pendaftaran dari instansi tujuan.

Dalam kondisi seperti itu, kemampuan untuk mengatur waktu sangatlah diperlukan. Apalagi bagi mereka yang mencari beasiswa sambil bekerja, ada baiknya jika bisa memaksimalkan setiap waktu luang yang dimiliki, untuk mempersiapkan setiap detail persyaratan yang diperlukan.

Sertifikat bahasa asing

Sertifikasi bahasa asing (Inggris) sangat penting untuk setiap kandidat beasiswa. Tidak terkecuali bagi mereka yang ingin melanjutkan studi di rumah. Jadi bagi yang belum memiliki sertifikat bahasa asing, coba tes mulai sekarang. Karena, tidak hanya butuh waktu untuk mempersiapkan, menerima hasil, untuk jenis ujian tertentu, tetapi juga mengharuskan kita menunggu sekitar 14 hari kerja.

Punya tujuan yang jelas

Satu hal yang juga sangat penting adalah memiliki tujuan penelitian atau kajian yang jelas. Pastikan bahwa ketika Anda mengajukan permohonan beasiswa, Anda sudah tahu bidang studi mana yang ingin Anda pelajari dan kampus mana yang ingin Anda masuki.

Ingat, mulailah dengan memberikan alasan yang kuat, jelas, dan logis secara tertulis tentang mengapa universitas dan kampus ini adalah tujuan yang tepat untuk studi lanjutan Anda.

Mindset yang positif

Kebangkrutan adalah hal alami dalam mengejar beasiswa. Jika Anda terlalu berkecil hati dalam prosesnya, Anda cenderung tidak mendapatkan beasiswa yang Anda inginkan. Karena itu, memiliki pola pikir positif sangat penting.

Jika hasilnya adalah kegagalan yang harus diterima setelah upaya pendaftaran, cobalah untuk konsisten dalam menemukan peluang lain dan menilai apa yang harus diperbaiki nantinya.

Realistis

Ada kalanya beasiswa yang kita dapatkan ternyata bukan yang sepenuhnya kita inginkan. Contohnya, jurusan yang diinginkan sudah sesuai, namun tidak dengan kampus tujuannya. Saat mengalami kondisi seperti itu, buatlah pertimbangan yang matang.

advertisement

Bahkan, bila perlu, konsultasikan hal tersebut dengan orang terdekat. Sebab, kesempatan mungkin tidak akan dua kali, usia juga tidak akan jalan di tempat. Maka dari itu, mungkin ada baiknya untuk meredam idealisme kita dan menjalani sebaik mungkin hasil yang sudah didapat

Tekat yang kuat

Setelah Anda memutuskan jurusan, Anda dapat mulai mencari beasiswa yang sesuai. Untuk itu kita perlu kesabaran. Beasiswa ternyata sangat banyak. Menyelesaikan persyaratan dan dokumen membutuhkan waktu dan upaya.

Banyak yang gagal karena lelah, jenuh, malas lalu berhenti di tengah jalan. Sayang sekali jika Anda tidak berhasil mendapatkan beasiswa bukan karena Anda tidak memiliki potensi, tetapi karena Anda tidak cukup usaha.

Tips

  1.  Mulai pencarian Anda untuk informasi sesegera mungkin, sehingga Anda memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan semua dokumen dan persyaratan yang diperlukan.
  2. Jika beasiswa yang Anda inginkan telah melewati batas waktu pendaftaran, jangan kecewa. Anda dapat mempersiapkan pendaftaran tahun depan.
    Banyak beasiswa menerima pelamar setiap tahun, misalnya Beasiswa Singapura Scholarship. Ketahui semua persyaratan dan dokumen yang diperlukan, sehingga Anda dapat mengirimkan pendaftaran segera setelah dibuka.
  3. Internet adalah sumber yang bagus untuk mencari informasi beasiswa. Anda dapat menelusuri daftar lengkap beasiswa di situs web, Yayasan, organisasi, perusahaan yang baik.

Fokus

Pilih beasiswa yang dapat Anda penuhi persyaratannya. Jangan buang waktu dengan beasiswa yang tidak cocok dan sesuai dengan Anda. Jadi Anda harus menentukan arah dari awal, memiliki gambaran mau ke universitas mana atau kapus negara mana.

Jika tidak yakin beasiswa mana yang harus dipilih, akan terlalu banyak beasiswa yang bisa dipertimbangkan, konsekuensinya akan sulit ditentukan dan akhirnya malas untuk melanjutkan.

Jangan menyerah

Bosan mencari informasi, mengejar dokumen ini dan itu, hasilnya “TIDAK akan diterima”!! Frustrasi? Pasti… Menyerah dengan keadaan? Jangan. Banyak yang telah berhasil mendapatkan beasiswa 3 kali, 6 kali, dan bahkan sepuluh kali percobaan.

Tips

  • “Pengalaman Adalah Guru Terbaik”. Coba cari lagi apa yang salah. Apakah karena surat pernyataan yang kurang meyakinkan? Atau ada dokumen yang tidak lengkap? Dll. Hindari kesalahan yang sama untuk pendaftaran berikutnya.
  • Tetap memotifasi diri Anda sendiri. Semakin banyak yang ingin kita raih, semakin sulit untuk memperjuangkannya.
  • Minta tips atau saran kepada mereka yang telah mendapatkan beasiswa, jangan malu berdiskusi dengan orang yang sudah pernah mendapatkan beasiswa dengan begitu Anda juga akan memiliki pengalaman tambahan.

Kesimpulan

Cobalah untuk mempersiapkan sebanyak mungkin apa yang diperlukan untuk mengajukan beasiswa, dan akhirnya, ingatlah untuk berdoa sesuai kepercayaan masing-masing, mencari bimbingan dan restu dari yang maha kuasa, agar permintaan Anda diterima dan dikabulkan.

Bagikan Ke Sahabat Anda:
Twitter Facebook WhatsApp Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *