7 Syarat Masuk Jurusan Ilmu Gizi di Kampus Unggulan

Jurusan Ilmu Gizi memang menjadi salah satu jurusan yang paling banyak diminati, khususnya oleh anak IPA. Ilmu Gizi merupakan jurusan kuliah yang mempelajari pentingnya nutrisi pada kehidupan manusia.

Mempelajari hubungan antara diet dan gaya hidup. Memahami asupan dan penyediaan informasi, asupan yang mengandung nutrisi tinggi, dan pola makan yang sehat. Lalu, apa aja sih syarat masuk Jurusan Ilmu Gizi?

Mahasiswa Ilmu Gizi juga akan mempelajari bagaimana proses makanan, penyimpanan, budidaya makanan, dan metode pemasakan.

Beberapa pengetahuan dan keahlian yang harus dimiliki adalah kemampuan untuk berkomunikasi, melakukan analisis, melakukan penelitian, berpikir rasional dan terstruktu, problem solving, team work, dan keterampilan interpersonal. Semua hal tersebut menjadi salah satu syarat utama jika ingin masuk ke jurusan Ilmu Gizi.

Syarat Masuk Jurusan Ilmu Gizi

Secara umum, syarat masuk jurusan Ilmu Giziyang paling dasar adalah berasal dari SMA dengan jurusan IPA. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan mayoritas mata kuliah yang ada pada jurusan Ilmu Gizi berhubungan dan terkait dengan pelajaran biologi, kimia, matematika, dan pelajaran IPA lainnya yang tidak ada di jurusan IPS atau jurusan lain.

 syarat masuk jurusan Ilmu Gizi

Selain itu beberapa syarat lain yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut :

  1. Sehat jasmani dan rohani;
  2. Bebas NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain);
  3. Tidak buta warna secara total;
  4. Tinggi dan berat badan minimal, untuk wanita minimal 150 dan laki-laki minimal 155 dengan berat badan ideal;
  5. Siswa SMA jurusan IPA atau SMK jurusan kesehatan atau tata boga;
  6. Berkas-berkas yang disesuaikan dengan Perguruan Tinggi yang ingin didaftarkan.

Alasan Memilih Jurusan Ilmu Gizi

Menurut data yang diambil dari para peserta SBMPTN tahun 2019 lalu, jurusan Ilmu Gizi menjadi urutan ke-10 dalam jurusan terfavorit dengan peminat yang paling banyak.

Hal ini tentu menimbulkan sebuah pertanyaan tentang alasan memilih jurusan Ilmu Gizi, apakah jurusan ini memang menjadi salah satu jurusan yang memiliki prospek kerja yang menjanjikan? Ataukah ada alasan lainnya? Nah berikut ini beberapa alasan memilih jurusan Ilmu Gizi :

  1. Termasuk dalam salah satu jurusan yang keren.

Jurusan Ilmu Gizi yang bergerak dalam bidang kesehatan ini berhubungan dengan jurusan Ilmu Kesehatan, Ilmu Kedokteran, Ilmu Keperawatan, dan jurusan kesehatan lainnya yang selalu dipandang menjadi jurusan yang keren oleh sebagian besar masyarakat.

  1. Mudah Ditemukan.

Hampir semua perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang ada di Indonesia pasti memiliki jurusan Ilmu Gizi. Sehingga calon mahasiswa tidak perlu bingung ingin memilih Perguruan Tinggi yang mana, dan bisa memilih Pergururuan Tinggi yang lebih dekat dengan daerah asalnya.

  1. Termasuk dalam Ilmu Kesehatan

Ilmu Kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia sehari-hari. Dengan mempelajari Ilmu Gizi, kita akan mendapatkan ilmu yang bisa kita aplikasikan langsung kepada orang maupun masyarakat sekitar.

  1. Prospek Kerja yang Menjanjikan

Jurusan Ilmu Gizi memang menjadi salah satu jurusan yang memiliki prospek kerja yang sangat menjanjikan dan luas. Lulusan Ilmu Gizi bisa bekerja di perusahaan, rumah sakit, klinik, atau menjalankan usahanya sendiri. Selain itu ada kemungkinan untuk bisa bekerja di lembaga pemerintahan atau negara.

  1. Peluang untuk Melanjutkan Program Pascasarjana

Ada program Pascasarjana lainnya ketika kamu sudah menyelesaikan pendidikan strata I, dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang Pascasarjana kamu bisa mendapatkan kesempatan bekerja yang lebih besar.

  1. Bisa Berwirausaha

Tak jarang lulusan Ilmu Gizi setelah lulus membuka bisnis seperti catering dengan menu makanan yang sehat dan gizi seimbang. Saat ini sedang populer catering yang ditujukan untuk orang-orang yang sedang menjalani program diet, peluang ini bisa digunakan oleh lulusan Ilmu Gizi untuk membuka usaha atau bisnis.

  1. Peluang Gaji yang Cukup Besar

Beberapa profesi seperti peneliti di bidang gizi, dan beberapa profesi lainnya di bidang kesehatan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan gaji dengan nominal yang lebih dari cukup dan lebih dari gaji profesi lainnya.

  1. Bisa Bermanfaat untuk Sesama

Karena telah mendapatkan ilmu di bangku perkuliahan terkait dengan gizi yang ada di dalam tubuh dan makanan, ilmu ini bisa kamu bagikan untuk orang lain yang membutuhkan.

Selain bisa memperbaiki kondiisi kesehatan atau gizi diri sendiri dan keluarga, kamu juga bisa memberikan manfaat tersebut kepada sesama agar mendapatkan pemenuhan gizi yang seimbang.

  1. Cocok untuk Laki-Laki Maupun Perempuan

Ada beberapa jurusan kuliah yang memang hanya cocok untuk seorang laki-laki, maupun seorang perempuan. Namun jurusan Ilmu Gizi sangat cocok untuk diambil baik oleh laki-laki maupun perempuan. Jadi kamu tidak perlu ragu lagi jika ingin mengambil jurusan ini.

  1. Ilmu yang Dipelajari Sangat Seru

Selain penting untuk kesehatan tubuh, Ilmu Gizi merupakan salah satu hal yang sangat seru untuk dipelajari. Mempeljari tentang kebutuhan gizi dalam tubuh, cara memenuhi gizi seimbang, dan ilmu lainnya akan membuat kamu sadar tentang betapa pentingnya makanan yang akan kamu konsumsi.

syarat masuk jurusan ilmu gizi

Biaya Kuliah Jurusan Ahli Gizi

Jika kamu ingin mengambil jurusan Ilmu Gizi di bangku kuliah namun khawatir dengan biaya yang akan dikeluarkan cukup mahal karena termasuk dalam jurusan kesehatan, maka kamu tidak perlu khawatir.

Jurusan yang berhubungan dengan dunia kesehatan memang identik dengan biaya pendidikan yang cukup mahal. Untuk Jurusan Ilmu Gizi sendiri, biaya yang dibutuhkan sangat bervariasi tergantung dengan Perguruan Tinggi yang bersangkutan.

Namun kamu tidak perlu khawatir, karena kuliah di jurusan Ilmu Gizi tidak memerlukan biaya semahal jurusan Ilmu Kedokteran, Ilmu Keperawatan, ataupun Ilmu Farmasi kok!

Biaya yang diperlukan untuk kuliah di jurusan Ilmu Gizi masih bisa dikategorikan sangat terjangkau dan wajar. Namun perbedaan biaya yang paling jelas adalah pada Perguruan Tinggi Swasta dan Negeri.

Perguruan Tinggi Swasta cenderung memiliki biaya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Negeri, baik di semua jurusan.

Jika kamu ingin memilih jurusan Ilmu Gizi sebaiknya memilih Perguruan Tinggi Negeri yang memiliki biaya lebih murah jika dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Swasta.

Namun jika dirasa kamu lebih memilih Perguruan Tinggi Swasta dan mampu untuk memenuhi semua biaya,maka keputusan tetap ada di tanganmu.

Secara umum, perkiraan untuk biaya kuliah di jurusan Ilmu Gizi berkisar antara Rp 4 juta hingga maksimal Rp 7 juta. Angka ini bisa lebih mahal maupun lebih murah tergnatung dari masing-masing kebijakan Perguruan Tinggi.

Namun kamu tidak perlu khawatir, karena saat ini biaya kuliah yang berlaku sudah menggunakan sistem UKT yang biasanya akan dibayarkan pada setiap satu semester sekali.

Besarnya biaya kuliah akan disesuaikan dengan kemampuan atau tingkat ekonomi dari masing-masing orang tua mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki orang tua dengan pekerjaan PNS dan mahasiswa dengan orang tua yang bekerja sebagai wiraswasta tentu akan berbeda jumlah biaya yang akan dikenakan.

Oleh karena itu, kamu tidak perlu mengkhawatirkan soal biaya lagi. Lagi pula saat ini sudah ada banyak fasilitas beasiswa yang bisa kamu gunakan. Kamu hanya perlu fokus dengan syarat masuk Jurusan Ilmu Gizisaja agar berhasil lolos dan lulus menjadi Ahli Gizi yang terbaik.

syarat masuk jurusan ilmu gizi - suasana kuliah

Apakah Jurusan Ilmu Gizi Harus Suka/Bisa Matematika?

Penentuan acuan asupan gizi, survey diet, dll memerlukan kemampuan matematik setara SMA kelas satu.
Jika menggunakan teknik perhitungan laju penyerapan makanan, memerlukan kemampuan Kalkukus 1.
Bila masuk ranah telemetri gizi, sedikitnya sudah paham teknik komputasi numerik.

Apa yang Dipelajari di Jurusan Ilmu Gizi?

Tiap universitas berbeda-beda dalam kurikulumnya, hanya secara garisbesanya adalah sbb:
Tahun pertama : anatomi, fisologi, fisika dasar, kimia organik, kimia anorganik, epidemiologi, cadaver
Tahun kedua : mata kuliah yang berhubungan dengan gizi, pangan dan tata boga. Ilmu bahan makanan, Kuliner, Teknologi pangan
Tahun ketiga : Gizi klinis, patofisiologi, imunologi, dietetik, di tempatkan di puskesmas/RS tingkat C dan B
Tahun keempat : KKN dan skripsi

Baca juga:
Prospek Kerja Analis Keehatan

Apa Suka Duka Menjadi Ahli Ilmu Gizi (nutritionist)?

Suka :
1. Review makanan, meneliti jumlah kalori dan zat gizi lainnya.
2. Banyak pilihan kerja, tidak harus di klinik / rumah sakit / puskesmas / pusat kebugaran. Tapi bisa di segala sektor : ketahanan pangan, kebijakan pangan, BPOM, halal food, gastronomi, food culture, dsb
3. Banyak inovasi resep olahan pangan sehingga banyak ide usaha kuliner.
Duka :
1. Gaji kerja di puskesmas/RS relatif kecil, sekitar UMR plus bonus
2. Didaerah, beban kerja banyak sedang SDM terbatas. Misal 1000 pasien di handle oleh 1 ahli gizi.
3. Seringkali diminta konsultasi gratis, sedangkan ada etika profesi.

Bagikan Ke Sahabat Anda:
Twitter Facebook WhatsApp Pinterest