3 Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri sebagai Pelajar Karyawan

Analisis  SWOT merupakan sebuah tool yang digunakan sebagai mengukur, menilai, dan mengidentifikasi suatu perusahaan berdasarkan 4 poin utama yakni strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunities (peluang), dan threat (ancaman).

Walau umumnya analisis ini dipakai untuk bisnis / usaha, namun bisa juga dipakai untuk individu atau pribadi seperti contoh analisis SWOT diri sendiri yang akan kami ulas di artikel ini.

Awalnya, analisis SWOT diperkenalkan oleh Albert Humphrey, seorang project leader atau pemimpin proyek riset dari sebuah universitas ternama yakni Standford University. Riset ini dimulai di tahun 1960-an dengan memakan waktu hingga kurang lebih 10 tahun dengan mengambil data dari 500 perusahaan ternama yakni Fortune 500.

Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri

Perlukah Menerapkan Analisis SWOT pada Diri Sendiri?

Banyak yang bertanya-tanya apakah perlu menerapkan analisis SWOT pada diri sendiri? Jawaban singkatnya ialah perlu!

Analisis SWOT pada diri sendiri akan membuat kita jadi lebih mengenal siapa diri kita masing-masing. Tahu kelebihannya, kelemahannya, peluang yang harus dicari, serta beragam jenis ancaman yang harus dihindari.

Sering kali, seseorang hanya akan mengevaluasi kelebihan-kelebihan yang mereka miliki tanpa memedulikan kelemahan yang sejatinya menjadi musuh utama mereka. Hal inilah yang membuatnya sulit berkembang.

Nah, berikut beberapa alasan lainnya kenapa kalian wajib menerapkan analisis SWOT pada diri sendiri:

  • Sebagai tool untuk mengevaluasi perkembangan diri
  • Membantu suatu individu dalam merancang strategi yang tepat
  • Memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh seseorang
  • Menyempurnakan kelemahan yang dimiliki yang sering dilewatkan
  • Digunakan sebagai sarana untuk membuat keputusan yang tepat
  • Sebagai sarana untuk lebih mengenal terhadap diri sendiri
  • Tolok ukur keberhasilan dalam mengupgrade kemampuan diri.
kuliah

Cara Melakukan Analisis SWOT pada Diri Sendiri

Saat kalian sedang melakukan interview di sebuah perusahaan, sering kali ditanyai oleh pihak HRD terkait “apa kelebihan dan kelemahan yang kamu miliki?”. Nah, kita tentu tidak akan bisa menjawab pertanyaan tersebut tanpa mengetahui diri kita sendiri.

Salah satu cara untuk lebih mengenal terhadap diri kita sendiri ialah dengan melakukan analisis SWOT pada diri kita masing-masing. Nah, untuk mengetahui rincian analisis SWOT yang akan kita evaluasi, maka silakan simak rinciannya di bawah ini:

a) Strength

Strength ialah faktor internal pada diri sendiri yang berupa hal positif seperti kelebihan dan kekuatan yang ada pada diri kita masing-masing. Strength bisa mengacu pada hard skill seperti kemampuan berhitung atau soft skill seperti kemampuan bernegosiasi dengan orang lain.


Faktor strength juga bisa mengacu pada pengetahuan, hobi, personality, pengalaman, kesehatan, dan kondisi ekonomi yang kalian miliki. Jika dijabarkan dalam bentuk pertanyaan, maka strength mengacu pada hal-hal berikut ini:

  • Bagaimana status ekonomi yang kalian miliki?
  • Seperti apa reputasi dan pandangan dari orang lain?
  • Apa bakat utama yang dimiliki?
  • Skill apa sajakah yang kalian kuasai?
  • Apa yang membedakan antara kalian dengan orang lain?

b) Weakness

Weakness merupakan kelemahan yang akan menjadi hal negatif bagi diri kita sendiri. Sama seperti strength, weakness juga merupakan faktor internal yang sangat mempengaruhi hidup kita di masa mendatang.

Sebagian besar orang tidak sadar akan kelemahan yang mereka miliki. Mereka hanya fokus pada kelebihannya saja sehingga akan sangat mudah jatuh jika para pesaing memanfaatkan kelemahan tersebut. Nah, berikut beberapa pertanyaan yang mencerminkan kelemahan kalian:

  • Hal apa sajakah yang kalian takuti?
  • Apakah memiliki trauma terhadap sesuatu atau tidak?
  • Bagaimana pandangan orang lain terhadap kelemahan kalian?
  • Apa saja kebiasaan buruk yang tidak bisa kalian tinggalkan?
  • Hal apakah yang membuat kalian merasa down?

c) Opportunity

Opportunity bisa diartikan sebagai peluang atau kesempatan. Faktor ini termasuk faktor eksternal sehingga kita tidak punya kendali penuh dalam mengubahnya. Namun, kita bisa memanfaatkan peluang ini untuk mendapatkan keuntungan dan kekuatan lebih.

Namun, jika kalian tidak bisa memanfaatkan peluang ini dengan baik, justru bisa menjadi kerugian karena peluang tersebut diambil oleh orang lain terlebih dahulu. Nah, berikut beberapa hal yang perlu diungkapkan terkait opportunity:


  • Apakah ada kesempatan untuk mengembangkan skill yang kalian miliki?
  • Tersediakah pihak yang akan berinvestasi pada diri kalian masing-masing?
  • Bagaimana dengan peluang untuk memperbaiki kelemahan yang kalian miliki?
  • Pekerjaan apa sajakah yang bisa kalian masuki dengan skill kalian?

d) Threat

Threat merupakan sebuah ancaman atau musuh yang akan menghambat kalian untuk berkembang. Ancaman ini merupakan faktor luar yang sama sekali tidak bisa kita kendalikan, tugas kita hanya untuk mengantisipasinya saja melalui peningkatan kekuatan dan minimalisir risiko.

Cara menganalisis SWOT pada diri sendiri melalui faktor threat ini bisa kalian lakukan dengan memecahkan beberapa pertanyaan berikut:

  • Apa saja kelemahan yang akan membatasi diri untuk berkembang?
  • Seberapa banyak pesaing yang menghalangi ruang gerak kalian?
  • Apakah perubahan teknologi dan ekonomi akan menghambat kalian?
  • Bagaimana risiko terhadap kesehatan yang kalian miliki saat ini?

Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri yang Perlu Kalian Tahu

Ini dia contoh analisis SWOT diri sendiri yang kami buat dalam beberapa kasus orang dengan berbeda profesi:

Contoh Teks Negosiasi di Sekolah

1. Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri Sebagai Pelajar

a)  Strength

  • Memilik IQ di atas rata-rata
  • Mudah beradaptasi terhadap semua mapel
  • Disiplin dan bertanggung jawab

b)  Weakness

  • Sulit untuk bergaul dengan teman
  • Kondisi kesehatan yang kurang bagus

c)   Opportunity

  • Tersedianya beasiswa pendidikan dari pihak sekolah
  • Terdapat berbagai macam lomba untuk mengasah skill

d)  Threat

  • Tidak memiliki sumber pembelajaran yang memadai
  • Kondisi keuangan yang kurang mendukung
  • Kurangnya relasi dengan teman sebaya

2. Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri sebagai Karyawan

a)  Strength

  • Berasal dari lulusan S2
  • Punya banyak skill
  • Kuat dan tidak mudah lelah

b)  Weakness

  • Motivasi bekerja rendah
  • Suka menunda
  • Belum punya pengalaman kerja

c)  Opportunity

  • Relasi yang cukup banyak
  • Punya bisnis sampingan
  • Kenal dekat dengan atasan

d)  Threat


  • Persaingan kerja yang ketat
  • Rekan kerja yang gemar cari muka atau bermuka dua
prospek kerja ekonomi pembangunan jadi analis bisnis - DeckaRenas.Com

3. Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri sebagai Pengusaha

a)  Strength

  • Memiliki sifat kepemimpinan dan berintegritas
  • Disiplin, responsif, dan bertanggung jawab
  • Pengetahuan tentang bisnis yang memadai

b)  Weakness

  • Sulit mengikuti perkembangan zaman
  • Kurang berinovasi akan hal-hal baru

c)  Opportunity

  • Tersedianya banyak beberapa relasi bisnis
  • Komunitas pengusaha yang saling support
  • Persaingan bisnis yang masih sedikit

d)  Threat

— — —
Itulah beragam contoh analisis SWOT diri sendiri yang bisa diterapkan dalam diri kalian masing-masing. Semoga bermanfaat?

Komentar / Pertanyaan