Apakah Jurusan Hukum Itu Susah? Simak 5 Mitos dan Fakta

Siapa yang tak kenal sosok Hotman Paris Hutapea? Di balik gayanya yang nyentrik, pengacara papan atas ini emang tak perlu diragukan lagi reputasinya. Bahkan Hotman jadi inspirasi banyak calon mahasiswa yang tertarik meniti karier sebagai pengacara dengan memilih jurusan Hukum.

Tapi, apakah jurusan Hukum itu susah?
Sebenarnya, seperti jurusan lain, kuliah di jurusan Hukum punya suka-duka sendiri. Kalian yang memutuskan jadi mahasiswa Hukum juga harus siap menerima risiko, bukan cuma buat merasakan pengalaman enak dan gengsinya.

Nah, sebelum kalian tersesat, cek dulu lima mitos dan fakta seputar jurusan Hukum buat menjawab pertanyaan di atas!

Apakah Jurusan Hukum Itu Susah

Setiap lulusannya dijamin jadi pengacara

Setiap pengacara profesional memang menyandang gelar Sarjana Hukum, tapi bukan berarti kalian langsung kerja di bidang ini begitu lulus kuliah! Kenyataannya, pengacara hanya satu dari sekian banyak peluang kerja yang bisa kalian lamar sebagai lulusan jurusan Hukum.

Masih ada banyak posisi yang memerlukan orang-orang yang datang dari jurusan Hukum. Misalnya saja konsultan, notaris, advokat, staff legal perusahaan bahkan sampai jaksa dan hakim. Bukan profesi yang enteng, bukan?

Di jurusan Hukum, kalian bakal mendapatkan berbagai skill buat melamar pekerjaan. Sebut saja menulis, menganalisis, berpikir kritis, dan problem solving. Manfaatkan semuanya sebaik mungkin!

Harus jago dan percaya diri bicara di depan umum

Seperti yang sudah dibahas di poin satu, ada banyak profesi yang memerlukan latar belakang Sarjana Hukum. Berbagai skill diperlukan supaya gelar kalian terpakai baik di dunia kerja, salah satu di antaranya adalah public speaking.

Mengapa demikian? Public speaking membantu kalian menyampaikan hasil pemikiran, termasuk analisis dan opini tertentu, dengan cara yang tepat.

Coba bayangkan kalian jadi pengacara, tapi bicara sama klien saja tersendat-sendat. Bikin malu, bukan? Jadi tak ada salahnya kalian melatih kemampuan bicara di depan umum, ya!

syarat masuk fakultas hukum

Kuliah jurusan Hukum wajib hafal banyak pasal

Ternyata sampai sekarang masih ada yang percaya sama mitos ini, lho! Pantas saja hal seperti apakah jurusan Hukum itu susah sering ditanyakan. Faktanya, kalian memang akan mempelajari pasal-pasal hingga undang-undang, tetapi menghafalnya butuh waktu lama.


Lagi pula, kalian juga harus mempelajari materi-materi lain yang tak kalah penting seperti sejarah hingga filosofi. Masa selama kurang lebih empat tahun hanya dipakai buat menghafal pasal?

Di sisi lain, kalian juga harus memahami betul setiap pasal yang sudah diterbitkan. Jangan sampai saat kerja nanti malah menjatuhkan pasal yang kurang sesuai dan merugikan masyarakat.

Kebal dari tindak kejahatan karena paham hukum

Jangan salah, masih ada lulusan jurusan Hukum yang merasa kebal dari tindak kejahatan. Mereka merasa dengan kuliah dan lulus dari jurusan tersebut membuatnya bebas berbuat macam-macam. Padahal, kalian tak ada bedanya dengan mahasiswa-mahasiswa dari jurusan lain.

Justru menjadi mahasiswa Hukum harusnya membuat kalian lebih humble. Selain itu, kalian juga bakal lebih hati-hati sebelum mengambil keputusan yang berada di ranah hukum.

Kalau masih ketemu orang-orang belagu seperti ini, bisa dipastikan mereka kuliahnya hanya demi gengsi. Bukan seseorang yang mencerminkan Sarjana Hukum!


fakultas hukum

Cenderung jadi aktivis yang kritis hobi demo sana-sini

Katanya, mahasiswa adalah agen perubahan. Demonstrasi pun dijadikan wadah menuangkan aspirasi supaya cepat didengar para pejabat. Terus, apa kalian pernah menebak dari jurusan mana para mahasiswa yang berubah jadi aktivis tersebut?

Ya, banyak yang menjawab jurusan Hukum! Asumsi ini lahir dari anggapan bahwa mahasiswa Hukum tahu tentang undang-undang, pasal, atau aturan tertentu yang diatur pemerintah.

Kenyataannya, tak semua akitivis yang ikut demo itu dari jurusan Hukum, kok! Siapa pun berhak menyuarakan pendapat, selama tertib dan tentunya patuh pada aturan.

Editor Choices :

Nah, kalau dinilai dari mitos dan fakta di atas, kuliah di jurusan Hukum itu sebenarnya susah-susah gampang. Terasa menantang, tapi semuanya dilakukan demi menegakkan aturan yang berlaku. Jadi buat menjawab apakah jurusan Hukum itu susah, semuanya kembali pada kalian. Semoga kalian siap dan lebih bijak selama menjadi mahasiswa supaya tak bikin kecewa, ya!

Komentar / Pertanyaan