Kuliah Manajemen Susah Gak? Calon Mahasiswa, Baca Dulu!

Saat sedang cari-cari jurusan di perguruan tinggi, beberapa kalian mungkin bertanya-tanya kuliah Manajemen susah gak? Gimana prospeknya setelah kuliah nanti? Apa bikin skripsinya susah?

Wajar, kok, kalau kalian memikirkan hal-hal tadi, apalagi kalau pengin masuk jurusan Manajemen yang notabene difavoritkan banyak calon mahasiswa. Belum lagi biaya kuliahnya yang bikin dompet kembang-kempis. Kalau sampai berantakan, kalian sendiri yang rugi. Jadi enggak ada salahnya menyiapkan diri sejak awal, termasuk dengan membaca artikel satu ini!

Apa yang dimaksud manajemen?

Coba, ada yang bisa jawab pertanyaan ini? Manajemen secara umum berkaitan dengan kegiatan pengelolaan secara sistematis. Sementara untuk pengertian lebih luas, manajemen mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, sampai pengendalian. Tujuannya adalah buat mencapai tujuan yang sudah ditargetkan.

kuliah manajemen susah gak

Intinya, saat kuliah Manajemen, kalian bakal belajar pengelolaan sebuah organisasi, terutama yang bergerak di bidang ekonomi yang berbentuk perusahaan. Alhasil organisasi dapat mencapai berbagai target yang diharapkan.

Apa jurusan Manajemen banyak hitung-hitungan?

Enggak sedikit calon mahasiswa yang sengaja memilih jurusan tertentu buat menghindari subjek tertentu. Hitung-hitungan yang bikin pusing kepala termasuk subjek yang banyak dijauhi. Lalu kalau masuk jurusan Manajemen, apa kita bakal bertemu materi seperti ini?

Para mahasiswa yang masuk jurusan Manajemen memang harus menguasai beberapa materi. Antara lain teori ekonomi, filsafat, hukum, dan perhitungan dasar matematika. Tunggu, kalian jangan buru-buru mundur. Baca sekali lagi, perhitungan dasar matematika. Artinya, ya, kalian akan ketemu lagi sama materi hitung-hitungan, tetapi enggak sebanyak saat belajar di bangku sekolah.

Ada juga dasar-dasar perhitungan ekonomi yang perlu kalian antisipasi sejak awal. Konsepnya memang beda dari perhitungan di bidang eksak, tetapi butuh ketelitian tinggi saat kalian mengerjakan soalnya. Jadi, kalian juga bakal mudah menyusun rencana secara terstruktur.

Konsentasi apa saja yang ada di jurusan Manajemen?

Faktor lain yang bikin calon mahasiswa tanya-tanya kuliah Manajemen susah gak adalah konsentrasi atau cabang yang bakal kalian pelajari. Setidaknya ada empat konsentrasi yang akan kalian jumpai di jurusan ini, antara lain:

Manajemen Pemasaran

Sesuai namanya, Manajemen Pemasaran bakal memfokuskan konsentrasi materinya pada strategi pemasaran alias marketing produk. Kegiatannya juga macam-macam, mencakup perencanaan yang menunjang pemasaran. Kalian bakal diajari buat mengumpulkan data, menganalisis hasilnya, sampai menyusun perencanaan buat memajukan strategi.

Merasa kreatif dan inovatif sekaligus up-to-date sama tren pemasaran? Berarti kalian cocok sama Manajemen Pemasaran! Prospek kerjanya juga semakin menjanjikan kalau kalian pilih bisnis digital.


Manajemen Keuangan

Kemudian ada Manajemen Keuangan, konsentrasi yang mengajarimu cara mengelola aset yang tersedia buat memperoleh profit sebesar-besarnya. Para mahasiswa yang memilih konsentrasi ini bakal dilatih buat menganalisis kondisi keuangan. Salah satunya buat menyusun strategi-strategi yang akan mengoptimalkan kondisi keuangan.

Manajemen Keuangan cocok banget buat kalian punya basic hitung-hitungan yang kuat. Soalnya sebagian besar materi di konsentrasi ini melibatkan perhitungan ekonomi maupun matematis.

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Ada yang punya cita-cita jadi staf HRD? Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) adalah jenis konsentrasi yang tepat buat kalian! Di sini, para mahasiswa akan difokuskan belajar mengelola SDM sebagai salah satu aset perusahaan. Kalian juga yang nantinya, saat menjadi staf HRD, punya tanggung jawab mengembangkan potensi karyawan supaya semakin produktif.

Beda dari Manajemen Keuangan, Manajemen SDM lebih condong ke bidang psikologis. Hal ini disebabkan kalian harus paham dan mampu menganalisis hubungan antar manusia.

Manajemen Operasional

Terakhir ada Manajemen Operasional, konsentrasi yang mengajak kalian buat bertanggungjawab dalam produksi di perusahaan. Kalian yang nantnya ditempatkan di posisi ini akan ditugaskan buat mengawasi kegiatan operasional seperti input dan output. Memastikan keseluruhan proses berjalan lancar juga termasuk jobdesc kalian di perusahaan nanti.


Materi-materi lainnya yang akan kalian pelajari di Manajemen Operasional adalah pengelolaan logistik, proyek, dan kegiatan operasional lain yang berhubungan sama produksi.

contoh

Susah mana, jurusan Manajemen atau Akuntansi?

Selain kuliah Manajemen susah gak, topik ini sering muncul juga dari calon mahasiswa yang masih sibuk membandingkan jurusan-jurusan favorit. Manajemen dan Akuntansi memang punya hubungan sama bidang ekonomi, tapi ada perbedaan yang perlu kalian perhatikan baik-baik.

Gimana kalau kita lihat dari segi definisinya?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Manajemen terforkus pada materi-materi yang berhubungan dengan pengelolaan pekerjaan secara sistematis. Semuanya harus dilakukan berurutan agar kalian bisa mencapai tujuan yang sudah ditargetkan.

Sementara Akuntansi lebih condong ke proses dokumentasi, pencatatan, pengukuran, analisis, hingga interpretasi data keuangan di sebuah organisasi. Kemudian, hasil akhirnya diolah menjadi Laporan Keuangan (Financial Statement). Laporan ini yang nantinya bisa kalian jadikan sebagai rujukan buat mengambil keputusan untuk berbagai kepentingan.

Sudah bisa menangkap persamaan keduanya? Ya, ada materi hitung-hitungan! Hanya saja, Manajemen masih menawarkan konsentrasi-konsentrasi yang enggak memfokuskan materinya pada perhitungan. Sementara Akuntansi sejak awal bakal memperkenalkan kalian pada perhitungan, karena materinya bakal berhubungan sama keuangan.

Buat kalian yang pada dasarnya kurang suka hitung menghitung, Akuntansi jelas bakal terasa susah dibandingkan Manajemen. Kalau masih bimbang ambil keputusan, lanjut ke topik terakhir yang bakal bahas indikator kalian harus masuk jurusan Manajemen!

contoh

Baca juga: 4 Prospek Kerja Jurusan Aktuaria

Seperti apa orang yang cocok masuk jurusan Manajemen?

Kuliah Manajemen susah gak? Kayaknya enggak sesulit itu kalau kalian ternyata punya kriteria-kriteria di bawah ini!

Termasuk orang yang konsisten

Hidup memang penuh kejutan, tetapi konsistensi juga diperlukan buat menjaga keseimbangan di tempat kerja. Bayangkan kalau kalian mudah goyah atau baperan saat menghadapi karyawan atau atasan, apa mereka bakal respek sama kalian? Makanya, konsistensi dibutuhkan saat kuliah di jurusan Manajemen supaya pekerjaan kalian enggak berantakan.

Sering mengambil keputusan penting

Apa kalian sering dimintai pendapat di antara dua pilihan? Bisa jadi ini tanda kalian adalah orang yang tahu caranya mengambil keputusan penting. Skill seperti ini bakal berguna kalau kalian masuk jurusan Manajemen, soalnya akan ada banyak materi yang menuntut analisis mendalam sebelum kalian menentukan keputusan yang tepat.


Punya kendali diri yang baik di tengah krisis

Beberapa orang yang gampang tertekan dan enggak punya pengendalian diri yang baik biasanya mudah marah saat dilanda krisis. Sayangnya, sifat seperti ini bakal menyulitkan kalian yang pengin belajar di jurusan Manajemen. Kenapa? Di dunia kerja nanti, kalian harus mampu mengontrol diri buat memutuskan sesuatu secara logis, termasuk di waktu-waktu darurat.

Selain poin-poin di atas, masih ada indikator lain seperti enggak gampang menyerah, suka belajar berbagai hal baru, dan rajin mengikuti perkembangan terkini.

Editor Choices :

Gimana, sudah terjawab pertanyaan kuliah Manajemen susah gak? Mudah-mudahan kalian enggak bimbang lagi setelah membaca artikel ini, ya! Jadi, kalian bisa siap-siap memilih perguruan tinggi dan belajar yang rajin sampai lulus!

Komentar / Pertanyaan