11 Prospek Kerja Akuntansi Syariah di Industri Perbankan

Mendekati masa-masa pendaftaran mahasiswa baru, kamu tentu diliputi kebingungan akan lanjut ke perguruan tinggi mana dan dengan jurusan apa. Terlebih saat ini ada banyak pilihan program studi, salah satunya Akuntansi Syariah.

Prodi ini biasanya menyatu dengan jurusan ekonomi, namun tidak sedikit kampus yang menjadikannya jurusan independen. Lantas, apa saja yang dipelajar dan bagaimana prospek kerja akuntansi syariah?

Mengenal Jurusan Akuntansi Syariah

Saat ini, sudah banyak lembaga keuangan berbasis syariah di Indonesia, baik bank hingga berbagai produk keuangan lainnya. Kehadiran lembaga berbasis syariah ini tentunya juga didukung dengan populasi masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam sehingga keuangan syariah kerap menjadi pilihan.

prospek kerja akuntansi syariah
prospek kerja akuntansi syariah

Seiring pertumbuhan lembaga syariah yang semakin pesat, tentunya harus diimbangi dengan SDM yang meningkat. Itulah mengapa, banyak kampus negeri maupun swasta yang kemudian membuka jurusan dan program studi yang berbasis rumpun ekonomi syariah.

Di jurusan ini, kamu akan belajar beberapa hal penting mengenai perekonomian syariah secara umum, perpajakan, auditing, teori akuntansi, dan sebagainya. Tentunya untuk mendukung kemajuan teknologi dihadirkan pula pengenalan terhadap informasi teknologi seperti sistem analisis hingga informasi perbankan lainnya.

Menurut beberapa ahli, akuntansi syariah menekankan segala hal yang berhubungan dengan akuntabilitas dan pelaporan yang didasarkan pada nilai-nilai syariat Islam. Selain untuk mencapai keadilan pada bidang sosial ekonomi, akuntansi syariah juga berhubungan dengan berbagai aktivitas yang terkait dengan ibadah dan relasi kepada Allah SWT.

Dalam akuntansi syariah, ada beberapa nilai yang menjadi acuan, terutama dalam transaksi dan penghitungan laporan. Berikut beberapa nilai yang dimaksud.

1. Sistem bagi hasil

Dalam akuntansi syariah, kamu akan belajar kalau tidak ada sistem bunga, melainkan sistem bagi hasil dengan risiko yang ditanggung bersama oleh pihak-pihak yang terlibat. Dengan begitu, keuntungan dapat terlihat jelas sesuai kesepakatan di awal.

2. Prinsip jual beli murabahah

Kamu juga akan belajar mengenai prinsip murabahah, di mana pada prinsip ini, nasabah dan pihak bank akan membuat sistem kerja berdasarkan kesepakatan awal. Tentunya, sistem ini disesuaikan juga dengan ketentuan agama.

3. Menghindari riba

Mempelajari akuntansi syariah juga akan mempelajari bagaimana menetapkan persentase pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Dalam akuntansi syariah, kamu juga akan diajarkan menyajikan laporan menggunakan konsep time value of money sehingga dapat memenuhi kebutuhan yang mengandung nilai moral dan norma.


4. Adanya unsur tenggang rasa

Buat kamu yang belum memahami lebih jauh mengenai akuntansi syariah tidak perlu merasa khawatir karena di jurusan ini kamu akan mendapat wawasan lebih mengenai jurusan tersebut. Apalagi faktanya, akuntansi syariah tidak hanya fokus pada pelaksanaan akuntansi, namun juga adanya unsur zakat.

Dengan kata lain, teori yang kamu pelajari pada akuntansi syariah tidak hanya sekadar mengatur dan memperhitungkan kepentingan bisnis, namun juga unsur toleransi kepada semua pihak dalam bentuk zakat.

5. Landasan hukum berupa kaidah agama

Mempelajari akuntansi syariah tentunya juga akan mempelajari bagaimana pelaksanaannya didasarkan pada ketentuan dan kaidah agama Islam. Kamu akan belajar bagaimana menerapkan sistem akuntansi yang tidak hanya berdasarkan pada etika bisnis namun juga adanya tanggung jawab sosial.

prospek kerja akuntansi syariah
prospek kerja akuntansi syariah

11 Peluang Kerja Akuntansi Syariah

Baik itu ekonomi syariah secara umum maupun akuntansi syariah secara khusus, tentunya memiliki prospek dan peluang kerja yang besar, apalagi di tengah kemajuan teknologi dan industri saat ini. Banyak perusahaan memerlukan tenaga ahli di bidang ini sehingga peluang terbuka sangat lebar.

Setelah menyelesaikan program diploma bahkan sarjana di jurusan Akuntansi Syariah ini, kamu akan mendapatkan berbagai ilmu yang dapat diaplikasikan pada beberapa bidang pekerjaan berikut.


1. Akuntan

Merupakan salah satu profesi dengan gengsi yang tinggi sehingga dapat memberi jaminan kehidupan yang lebih layak. Semua perusahaan pasti membutuhkan bidang pekerjaan ini, termasuk perusahaan yang bergerak di bidang keuangan syariah.

Sebagai akuntan, tentunya tugas yang harus kamu jalankan adalah mencatat berbagai transaksi, mengelola pengaturan keuangan perusahaan, hingga merencanakan dan melaporkan pajak. Bahkan tidak jarang ada berbagai tugas penting lain yang dapat menjadi tanggung jawabmu dalam bidang keuangan.

Karena tanggung jawab yang besar itulah tidak mengherankan jika potensi gaji seorang akuntan bisa sangat tinggi. Apalagi jika kamu bekerja di perusahaan bonafid dengan penerapan prinsip syariah, tentunya potensi gaji bisa jauh lebih tinggi lagi.

2. Account payable

Merupakan bidang pekerjaan yang lebih banyak mengurus masalah hutang piutang sebuah perusahaan agar tetap dapat berjalan stabil. Dengan begitu, besaran hutang harus berada pada persentase normal dengan pembayaran yang harus sesuai tanggal jatuh tempo.

Itulah mengapa, account payable banyak bertugas menagih pembayaran hutang dan menghindarkan nasabah dari risiko denda keterlambatan. Adapun gaji yang bisa didapatkan dari profesi yang menuntut ketelitian dan kedisiplinan ini sering kali mendapatkan bayaran yang cukup tinggi.

3. Karyawan perbankan

Industri perbankan saat ini juga sudah menjadi industri yang banyak dilirik para fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman. Terlebih dengan banyaknya bank dan sistem syariah yang berdiri.

Kamu bisa mendapatkan pekerjaan di bidang perbankan dalam lingkup apapun, seperti teller, customer service, staf administrasi, hingga staf marketing. Gajinya juga terbilang lumayan bahkan rata-rata di atas 4 juta rupiah.

4. Konsultan pajak

Bekerja di bidang pajak juga merupakan prospek kerja akuntansi syariah di masa depan yang cerah. Tidak hanya di kantor perpajakan nasional, namun beberapa dinas dan lembaga pajak daerah juga banyak membutuhkan tenaga ahli di bidang keuangan.

5. Analis keuangan

Profil lulusan akuntansi syariah juga tidak terlepas dengan profesi sebagai seorang analisis di bidang keuangan. Profesi yang juga dikenal dengan sebutan financial analyst ini memiliki tugas untuk menyusun berbagai informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Tanggung jawabnya memang cukup besar, sebab tanpa adanya laporan yang baik, pimpinan tidak dapat mengetahui apakah kondisi keuangan perusahaan dalam keadaan yang stabil, surplus, atau malah defisit. Tidak mengherankan jika penghasilan dari profesi ini bisa mencapai 6 juta ke atas.

6. Account officer

Sebagai seorang account officer, kamu juga dapat melakukan beberapa tugas penting yakni sebagai penilai, evaluator, hingga memberikan berbagai saran terkait nilai pinjaman pada pihak debitur dengan sistem syariah.


Tugas yang cukup berat ini tentunya perlu dihargai lebih. Dengan begitu, pinjaman akan tepat diberikan tanpa adanya macet oleh pihak yang debitur yang tidak bertanggung jawab. Tidak mengherankan jika penghasilan seorang account officer bisa melebihi rata-rata, bahkan tidak jarang terdapat bonus dan berbagai tunjangan.

7. Perencana bidang keuangan

Kemampuan analisa, mengatur, dan menentukan kebijakan merupakan hal yang sudah dipelajari oleh para lulusan Akuntansi Syariah. Tidaklah mengherankan jika profesi financial planner ini merupakan peluang pekerjaan yang sangat terbuka untuk lulusan jurusan tersebut.

Selain bekerja di perusahaan, seorang financial planner juga dapat bekerja secara independen. Terlebih, saat ini banyak orang mengalami kesulitan mengatur keuangan dan membutuhkan bantuan mengelola pos pengeluaran agar tetap stabil.

Tren keuangan syariah juga turut meramaikan prospek kerja tersebut. Apalagi kini keuangan syariah juga banyak dilirik karena dianggap lebih sesuai dengan kaidah agama dan kehidupan bersosial. Dengan minimal gaji berkisar 5 juta rupiah, tentu profesi ini cukup menjanjikan.

8. Manajer akuntansi

Lulusan akuntansi syariah juga bisa bekerja sebagai pimpinan divisi keuangan sebuah perusahaan. Akan tetapi, ada baiknya jika kamu memiliki pengalaman yang cukup lama terlebih dahulu sehingga akrab dengan laporan laba rugi hingga perencanaan keuangan di dalam suatu perusahaan.

9. Pengelola zakat

Bekerja di lembaga zakat juga dapat menjadi pilihan lulusan akuntansi syariah. Di sini, kamu bisa menjadi staf pengelolaan zakat dengan menerapkan pengelolaan zakat amal sesuai prinsip syariah Islam.

10. Auditor internal

Akuntansi syariah juga tidak terlepas dari pengenalan profesi auditor. Ya, dengan tugasnya sebagai pemeriksa dan pengawas laporan keuangan, auditor memiliki tanggung jawab untuk benar-benar teliti dan cermat sehingga tidak ada lagi risiko penyalahgunaan dana.

11. Guru/dosen

Menjadi pengajar di sekolah sebagai guru akuntansi atau bahkan dosen di perguruan tinggi tentu saja bisa menjadi prospek menjanjikan lainnya. Tentunya, ada baiknya kamu juga membekali diri dengan ilmu yang lebih mendalam, baik sebagai praktisi atau melanjutkan studi S2 jika ingin menjadi dosen.

Universitas Islam Terbaik di Indonesia
prospek kerja akuntansi syariah

Rekomendasi Kampus Akuntansi Syariah

Seperti yang sudah disampaikan, cukup jarang kampus yang membuka jurusan khusus akuntansi syariah. Kebanyakan, jurusan ini menjadi satu dengan jurusan ekonomi dan menjadi konsentrasi. Akan tetapi, jika kamu ingin belajar lebih khusus pada jurusan akuntansi syariah, berikut beberapa rekomendasi kampus terbaiknya.

1. Institut Agama Islam Tazkia

Atau yang juga sering disebut dengan Institut Tazkia merupakan sebuah perguruan tinggi swasta yang ada di kawasan Bogor, Jawa Barat. Perguruan tinggi yang satu ini memang berfokus pada keuangan dan perbankan syariah sehingga hampir semua jurusannya pun berbasis syariah.

Khusus untuk jurusan Akuntansi Syariah sendiri, perguruan tinggi ini memiliki beberapa konsentrasi di antaranya adalah sistem informasi, pengauditan, dan sistem perbankan syariah yang bekerja sama dengan CCIT – FT UI.

Secara akreditasi, jurusan akuntansi syariah di Institut Tazkia sudah mengantongi predikat A dari BAN-PT. Jadi, profil lulusan dan kualitas pembelajarannya sudah dipastikan terjamin, bukan?

2. IAIN Surakarta / UIN Said

IAIN Surakarta yang kini berubah nama menjadi Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Said) ini memiliki jurusan Akuntansi Syariah yang berada dalam lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Kualitas yang sudah dikenal lama tentunya tercermin dari akreditasi jurusan yang sudah mendapat predikat A sejak tahun 2020 lalu. Jurusan ini juga sudah melakukan berbagai kerja sama dengan perusahaan dan instansi terkait untuk mendukung lulusan yang berkualitas.

Editor Choices :

3. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Ingin mendapatkan prospek kerja akuntansi syariah yang baik dengan biaya kuliah yang murah? Kamu bisa coba daftar di UIN Sunan Kalijaga yang terletak di kota Yogyakarta. Di sini, akan ada banyak materi akuntansi syariah yang bisa diperoleh dan relate dengan dunia kerja. Tidak heran jika akreditasi jurusan ini mendapat peringkat B sejak tahun 2018.

Tanggapan Netizen yang Budiman
  1. Hellooo, wah terimakasih atas informasinya yang sangat bermanfaat.
    Kampus kami kebetulan juga menyediakan program studi akuntansi syariah loh,
    yuk dikepoin dulu. Silahkan kunjungi laman web kampus kami tercinta
    https://walisongo.ac.id/

Komentar / Pertanyaan