Ini nih 5 Prospek Kerja Jurusan Aktuaria di Masa Mendatang

Apakah kamu masih ragu tentang prospek kerja jurusan aktuaria?. Bagi sebagian orang mungkin agak asing mendengar jurusan satu ini karena memang belum banyak perguruan tinggi yang membuka program studi aktuaria.

advertisement

Peminatnya yang juga sepi tentu membuat banyak pihak kampus berpikir ulang dalam membuka jurusan ini, untuk itu hanya beberapa kampus terkenal saja yang punya program studi aktuaria dan itupun atas anjuran dari Menristekdikti.

Bagi kamu yang tertarik kuliah di jurusan ini, pasti sudah paham mengenai apa itu aktuaria. Bagi kamu yang masih belum paham, singkatnya aktuaria merupakan ilmu yang mempelajari mengenai pengelolaan risiko keuangan yang didasarkan pada ilmu statistika, matematika, manejemen keuangan dan komputer. Sedangkan orang yang bekerja dengan menggunakan prinsip ilmu aktuaria disebut sebagai aktuaris.

Di luar negeri, jurusan aktuaria sudah sangat eksis dan dikenal masyarakat luas, namun di Indonesia baru mulai dilirik selama 3 tahun belakangan ini dan gaungnya pun masih samar-samar.

Walau begitu tiap tahunnya memiliki peminat yang bertambah karena banya yang sadar bahwa prospek kerja jurusan aktuaria sangat bagus kedepannya.

Bagi kamu yang ingin mengambil jurusan ini, ada beberapa universitas dengan jurusan aktuaria yang bisa jadi pilihanmu. Diantaranya UI, IPB, ITB, UGM, Unpad, ITS, Universitas Surya, Universitas Pelita Harapan dan Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti.

Hal yang Perlu Kamu Tahu Seputar Aktuaris

Sebelum kamu memutuskan untuk masuk ke dunia aktuaria, pastikan mengetahui beberapa fakta berikut:

Prospek Kerja Jurusan Aktuaria

Aktuaris Sangat Dibutuhkan di Dunia Kerja

Perlu kamu tahu, bahwa pemerintah Indonesia saat ini mewajibkan bagi setiap perusahaan asuransi dan perusahaan berjangka untuk memiliki setidaknya seorang aktuaris.

Bagi perusahaan dengan skala besar, tentu membutuhkan banyak sekali aktuaris dan kebanyakan saat ini aktuaris didatangkan dari luar negeri. Hal ini mengingat lulusan aktuaria yang sedikit tapi kebutuhan dunia kerja terus meningkat. Untuk itulah fresh graduate sekalipun sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.

Dibutuhkan Ujian Sertifikasi untuk Menjadi Aktuaris Profesional

Seperti halnya seorang dokter, sebelum mereka membuka praktik maka harus memiliki sertifikasi terlebih dahulu. Demikian pula untuk menjadi aktuaris yang menyediakan pelayanan jasa konsultan, syarat menjadi aktuaris ialah mereka wajib menjalani ujian sertifikasi yang dijalankan oleh himpunan organisasi yang bernama Persatuan Aktuaria Indonesia (PAI).

Ujiannya meliputi ujian analisis asuransi umum, ajun aktuaris dan aktuaris. Biasanya pihak PAI akan bekerja sama dengan perguruan tinggi besar untuk melakukan ujian sertifikasi.

Memiliki Tugas dan Tanggung Jawab yang Kompleks

Seorang aktuaris harus punya logika serta kemampuan analisa yang kuat karena memiliki banyak tanggung jawab yang diemban. Diantaranya adalah menghitung risiko keuangan, menganalisa klaim asuransi, merancang biaya premi, menentukan status keuangan perusahaan, memproyeksikan model keuangan perusahaan dalam jangka panjang, menganalisis pengaruh ekonomi makro mikro bagi perusahaan dan masih banyak lagi.

Punya Berbagai Cabang Ilmu yang Wajib Dikuasai

Dasar dari ilmu aktuaria adalah matematika. Jadi bagi kamu yang benci dengan matematika, maka kurang cocok mendalami ilmu ini. Saat kamu kuliah di jurusan ini, maka akan dihadapkan dengan beberapa mata kuliah.

Diantaranya yaitu matematika asuransi, matematika keuangan, dasar kalkulus, manajemen risiko, perhitungan probabilitas statistika, statistika terapan, ekonometrik, matematika bisnis, rearusansi, matematika dasar pensiun, komputerisasi dan pemrograman aktuaria, aljabar, serta ilmu ekonomi mikro maupun makro.

Prospek Kerja Jurusan Aktuaria

Berikut beberapa macam prospek kerja jurusan aktuaria jurusan ipa atau ips maupun aktuaria saintek atau soshum:

1. Analis Finansial

Prospek kerja jurusan aktuaria yang pertama adalah menjadi Financial Analyst. Seorang analis finansial memiliki peran penting dalam menganalisa data, menyajikan model hutang, menentukan status keuangan dan menguji data-data keuangan untuk meningkatkan hasil investasi dan meminimalkan risiko yang akan terjadi di masa depan.

Saat ini banyak sekali perusahaan non asuransi yang membutuhkan seorang analis finansial untuk ruang lingkup kerja mereka.

Kebanyakan mereka dari perusahaan fintech peer to peer lending yang memiliki model bisnis peminjaman uang. Di tanah air bisnis ini sedang naik daun, yang mana menurut data dari OJK, sudah lebih dari 160 fintech terdaftar secara resmi hingga saat ini.

Prospek Kerja Jurusan Aktuaria

2. Konsultan Keuangan

Banyak yang menyediakan jasa konsultansi di bidang aktuaria. Untuk menjadikan seorang konsultan, selain harus memiliki sertifikasi resmi dari PAI, juga harus punya portofolio yang mumpuni. Hal ini berguna untuk meningkatkan kepercayaan para pengguna jasa.

Layanan yang diberikan seorang aktuaris konsultan meliputi perencanaan keuangan, valuasi cadangan berbagai produk asuransi, penentuan besaran premi dalam program pensiun, perancangan program ekonomi keluarga, pemberian saran program asuransi, pembuatan pernyataan terkait produk asuransi, penyajian model progam investasi, serta penentuan besaran bunga pinjaman bagi perusahaan keuangan.

3. Aktuaris Pricing

Prospek kerja jurusan aktuaria selanjutnya adalah Estimator Harga.Seperti namanya, aktuaris pricing ini bertugas dalam memberikan perkiraan harga melalui serangkaian perhitungan yang kompleks.

Aktuaris pricing bertanggung jawab dalam menentukan besaran uang yang dapat perusahaan kumpulkan atas suatu produk atau jasanya. Seorang aktuaris pricing harus memiliki pemahaman menyeluruh tentang administrasi keuangan perusahaan.

Prospek Kerja Jurusan Aktuaria

Aktuaris pricing sangat dibutuhkan dalam persusahaan asuransi terutama asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Peran utamanya adalah menghitung penggantian biaya atas pengobatan, menghitung risiko kerugian atas meninggalnya nasabah, menentukan besaran iuran bulanan bagi nasabah, serta menghitung proyeksi dana yang harus disisihkan untuk keadaan darurat.

4. Aktuaris Valuasi

Bagi perusahaan, cadangan dana merupakan hal penting yang harus dijaga kestabilannya agar perusahaan dalam terus berjalan. Nah disinilah peran dari aktuaris valuasi untuk mengukur liquiditas aset serta mengaturnya untuk dijadikan cadangan dimasa depan. Karena risiko kerugian perusahaan bisa terjadi kapan saja, bahkan sebagian besar kehancurannya terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

Seorang aktuaris valuasi juga akan menentukan liabilitas cadangan keuangan perusahaan yang memandatkan penggunaan teknik aktuaria.

Karena perhitungan aktuaris bisa saja meleset karena suatu kejadian tak tentu, maka peran aktuaris valuasi ini adalah menyelamatkan aset perusahaan sebanyak mungkin dari kejadian-kejadian tak terduga tersebut dengan menganalisa probabilitas peluang yang ada saat ini.

5. Aktuaris Asuransi

Prospek kerja jurusan aktuaria banyak dilirik karena mereka bisa menjadi seorang aktuaris asuransi. Apalagi menjadi aktuaris di perusahaan besar, selain dapat pengalaman yang berkesan, tentu penghasilannya juga menjanjikan.

Menjadi aktuaris asuransi juga harus menguasai pricing dan valuasi produk. Mengingat perusahaan asuransi memiliki risiko kegagalan yang besar bila tidak bisa memanajemen keuangan nasabahnya dengan baik.

Tugas seorang aktuaris asuransi cukup banyak. Diantaranya ialah melakukan perhitungan kecukupan dana perusahaan asuransi, menghitung liabilitas manfaat polis di masa depan, menghitung proyeksi klaim.

Selain itu, tugasnya adalah menganalisa serta menetapkan pembiayaan atas premi, menentukan disertivikasi produk dengan mengandalkan pada manfaatdan harga, menganalisa manfaat pensiun, serta menghitung unfunded past service liability.

Sebenarnya ruang lingkup aktuaria masih sangat banyak, ini tergantung dari perusahaan masing-masing. Terutama di luar negeri, perusahaan membutuhkan satu orang aktuaris untuk tiap wilayah kerjanya.

Apa yang Dimaksud dengan Ilmu Aktuaria?

Ilmu yang mempelajari tentang analisa resiko pengelolaan uang. Profesinya disebut aktuaris.

Lulusan Aktuaria Kerja jadi Apa?

Sebagian besar bekerja di perbankan dan asuransi, namun dunia asuransi itu luas.
Selain kerja di Perusahaan Asuransi Jiwa dan Umum, bisa kerja di Konsultan Aktuaria, Dana Pensiun, Loss Adjuster, Broker, Agent dan tidak menutup kemungkinan di segala jenis perusahaan,

Prospek Kerja Jurusan Aktuaria

Aktuaria Jurusan IPA atau IPS?

Kedua jurusan SMA tersebut secara syarat administrasi bisa masuk. Dari jurusan IPA sudah terbiasa hitungan fisika kimia, dari IPS sudah terbiasa perhitunga akuntansi ekonomi.

Apa yang Dipelajari di Jurusan Aktuaria

Jika kuliah disini, 60% kamu akan mempelajari tentang matematika, ekonomi, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer.

Apa Perbedaan Jurusan Statistika dengan Aktuaria?

Statistika : Mempelajari ilmu statistik secara umum untuk semua bidang (di semester akhir biasanya ada spesifikasi bidang)
Aktuaris : mempelajari ilmu statistik (dan matematika) untuk diaplikasikan di bidang keuangan (asuransi, risk management, etc)

Apakah Harus Pintar Matematika jika Kuliah di Prodi Aktuaria ?

Aktuaria sering di anggap sebagai Matematika Asuransi. Itulah sebabnya, jurusan Aktuaria berada di FMIPA, bukan di Fakultas Ekonomi.
Jadi bisa dipastikan, hitung menghitung yang matematis adalah ‘makanan sehari-hari’ mahasiswa Aktuaria. Kuncinya adalah kemauan untuk belajar.

Dimana Opsi Terbaik Lulusan Fresh Graduated Prodi Aktuaria?

1. Perusahaan Asuransi (baik Asuransi Jiwa atau Asuransi Umum)
2. Konsultan Aktuaria
3. Perusahaan Dana Pensiun
4. BPJS (kesehatan atau ketenagakerjaan)
5. Perusahaan penjaminan (Jamkrindo, dll)
6. KAP (Kantor Akuntan Publik)
7. OJK (bagian perasuransian, dana pensiun, produk)
8. Universitas (Pengajar/Dosen)

Berapa Gaji seorang Aktuaris?

Profesi aktuaris di luar negeri termasuk jenis pekerjaan yang elit. Gaji disana 100jt/bulan atau 1,M per tahun.
Untuk di Indonesia sendiri, masih langka. Fresh graduated bisa memulai dengan 2x UMR dan terus naik seiring dengan bertambahnya pengalaman dan kepercayaan perusahaan. FYI seorang aktuaris yang udah punya gelar profesi FSAI gajinya bisa 50jt – 100jt.

Prospek kerja jurusan aktuaria kedepannya dibilang bagus. Karena pemerintah sudah membuat regulasi, meminta setiap perusahaan di Indonesia harus memiliki 1 orang aktuaris yang bersertifikat.

Sekarang ini baru ada 160-an Aktuaris bersertifikasi (Felow Society of Actuaries of Indonesia). Menurut OJK, dengan adanya puluhan perusahaan asuransi dan fintech, kita masih butuh 500-700 Aktuaris lagi.

Artinya, kita sekarang lagi krisis tenaga Aktuaris! Tahukah kamu berapa Aktuaris yang sebenarnya diperlukan oleh satu perusahaan asuransi? Bisa puluhan!,

Untuk itulah kamu tidak perlu lagi mengkhawatirkan prospek kerja jurusan aktuaria. Walaupun saat ini masih sedikit peminat, itu malah justru bagus untukmu karena itu artinya kamu punya sedikit saingan nantinya.

advertisement