Contoh Analisis SWOT Usaha Kue Kering yang Detail

Pandemi ini masih terus berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini kemudian menjadikan banyak orang harus memutar otak untuk tetap memiliki penghasilan selama wabah ini belum berakhir.

Sebagian orang memilih untuk mulai membuka usaha kue kering. Agar lebih berhasil, ada beberapa contoh analisis SWOT Usaha Kue Kering yang bisa jadi bahan pembelajaran.

Mengenal SWOT dan Manfaatnya Bagi Usaha Kue Kering

SWOT merupakan singkatan dari Strenghth (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Peluang), dan Threat (Ancaman). Keempat hal ini adalah pilar yang akan menjadi dasar seseorang dalam menganalisa potensi suatu hal.


Contoh Analisis SWOT Usaha Kue

Sehingga dapat ditemukan solusi untuk mengembangkan hal tersebut menjadi lebih baik lagi. Hal ini bisa diterapkan baik pada individu, organisasi, ataupun suatu usaha.

Memanfaatkan SWOT untuk perkembangan usaha kue kering akan membantu penjual dalam menganalisa kelebihan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki usahanya. Dengan mengetahui keempatnya, penjual dapat menemukan strategi terbaik untuk bisa mengembangkan usahanya agar lebih baik dan lebih sukses lagi untuk ke depannya.

Sponsored Link

Contoh Analisis SWOT Usaha Kue

Berikut adalah beberapa contoh analisis SWOT Usaha Kue Kering untuk dijadikan referensi.

Strength (Kekuatan)

Hal-hal yang menjadi kekuatan atau kelebihan yang dimiliki dalam menjalankan sebuah usaha kue kering antara lain:

  • Memiliki harga yang variatif, sehingga bisa menjangkau berbagai macam kalangan di masyarakat. Tidak terlalu mahal bagi kalangan menengah ke bawah, dan tidak terlalu murah bagi kalangan menengah ke atas.
  • Adanya berbagai macam jenis kue yang dimiliki, sehingga memenuhi keinginan dan selera lebih banyak orang. Selain itu, jenis kue yang dihasilkan juga mengikuti tren yang ada di masyarakat, sehingga diminati banyak orang.
  • Pengemasan barang yang rapi, sehingga menambah sisi elegan bagi pembeli, terutama pembeli yang akan meneruskan kue tersebut sebagai bingkisan kepada orang lain.
  • Wadah yang higienis sehingga menciptakan rasa aman dan percaya oleh para konsumen, sehingga potensi untuk pemesanan kembali akan meningkat.
  • Pemasaran yang gencar, baik itu secara konvensional seperti dari warung ke warung, rumah ke rumah, ataupun secara daring seperti promosi di media sosial.

Weakness (Kelemahan)

Hal-hal yang menjadi kelemahan yang dimiliki dalam menjalankan sebuah usaha kue kering antara lain:

  • Harga dari kue yang dijual tidak tetap, cenderung naik, sehingga hanya pelanggan setia yang kemungkinan akan melakukan pemesanan kembali. Hal ini disebabkan harga bahan kue yang terus naik seiring berjalannya waktu.
  • Kue memiliki kadaluarsa yang cepat, sehingga tidak bisa dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Meskipun alami, pembeli terkadang memilih kue yang bisa disimpan dalam jangka waktu lama
  • Variasi kue yang ditawarkan adalah yang mudah dibuat, sehingga banyak sekali pesaing di tengah lingkungan. Selain itu, orang-orang cenderung memilih untuk membuatnya sendiri daripada membeli.
  • Kehabisan stok seringkali membuat pembeli kecewa, sehingga membatalkan pesanan. Hal ini disebabkan karena terbatasnya jumlah karyawan yang berujung pada keterbatasan produksi harian.
  • Cita rasa kue biasa saja. Tidak ada cita rasa yang unik atau spesial, sehingga tidak meninggalkan kesan khusus bagi para pembeli. Hal ini kemudian menyebabkan usaha ini tidak diingat oleh para pembeli.

Opportunity (Kesempatan)

Hal-hal yang menjadi kesempatan yang dimiliki dalam menjalankan sebuah usaha kue kering antara lain:

  • Menjelang hari raya agama (idul fitri, natal, imlek, dan sebagainya), pemesanan kue kering akan meningkat drastis oleh para pembeli yang akan mengadakan acara di kediamannya.
  • Makan kue kering sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia. Tidak hanya di saat acara besar, dalam kegiatan sehari-hari, makan kue kering jadi hal yang tidak boleh dilewatkan sebagai teman minum kopi.
  • Acara arisan dan acara keluarga yang rutin diadakan di lingkungan sekitar menjadikan pesanan kue selalu ada setiap minggunya, sehingga ada potensi memperluas pemasaran.
  • Jenis kue yang dipasarkan termasuk langka, sehingga pembeli akan cenderung membeli karena tidak dapat membuat dan tidak dapat ditemukan di toko kue lainnya.
  • Diminati oleh anak-anak, sehingga banyak ibu rumah tangga yang akhirnya memutuskan untuk membeli kue kering secara rutin.

Threat (Ancaman)

Hal-hal yang menjadi ancaman yang dimiliki dalam menjalankan sebuah usaha kue kering antara lain:

  • Banyak usaha kering lainnya yang menawarkan produk yang sama, dengan harga yang lebih murah dan jumlah yang lebih banyak
  • Sejumlah produk dipasaran menggunakan pengawet, sehingga pembeli memilih kue yang tahan lama.
  • Berbagai macam hoaks tentang kue kering yang tidak higienis dapat mematikan pasaran, dan mengurangi pemesanan.
  • Beberapa penjual menjual dengan keliling, sehingga lebih cepat dalam menjangkau pelangan.
  • Pembeli mulai jenuh dengan varian yang ditawarkan.

Galler Foto Kue sebagai Inspirasi

Dengan memahami contoh analisis SWOT Usaha Kue Kering yang telah dijabarkan, para penggiat usaha kue kering diharapkan dapat belajar dalam mengembangkan usaha kuenya agar menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Share Artikel ini ke Sahabat Anda
Pinterest Twitter Facebook WhatsApp
Tinggalkan komentar


Trending Topics
Prospek Kerja Jurusan Aktuaria
Jurusan Kuliah IPA yang Jarang Diminati tapi Menjanjikan
pentingnya organisasi bagi mahasiswa
kata penutup presentasi yang lucu tapi berkesan