19 Jurusan Kuliah untuk Buta Warna Parsial yang Prospektif

Saat memasuki suatu jurusan kuliah, ada yang memberikan persyaratan keterangan buta warna. Hal ini membuat orang-orang yang memiliki keadaan buta warna ataupun buta warna parsial harus memilih jurusan yang sesuai dengan kondisinya.

Hal ini berkaitan dengan pekerjaan nantinya yang akan ditempuh. Oleh karena itu akan dibahas untuk Anda jurusan kuliah untuk buta warna parsial yang bisa dipilih oleh Anda atau anggota keluarga Anda.

Sebelum melangkah lebih jauh ada untungnya memahami dahulu apa itu buta warna. Buta warna adalah keadaan seseorang yang tidak bisa membedakan warna. Sedangkan buta warna parsial adalah keadaan tidak bisa melihat warna tertentu. Jika Anda sudah paham, berikut ini adalah jurusan khusus untuk yang buta warna parsial.

Jurusan Kuliah Untuk Buta Warna Parsial

11 Jurusan yang Direkomendasikan untuk Buta Warna Parsial

Pada dasarnya surat keterangan buta warna pada seleksi universitas hanya sebagai syarat untuk mengetahui kondisi kesehatan ataupun memang syarat untuk masuk ke sebuah jurusan.

Sehingga Anda bisa mencari info dulu untuk jurusan apa saja yang bisa menerima seseorang yang mengalami buta warna parsial. Adapun berikut ini adalah jurusan yang direkomendasikan untuk penderita buta warna parsial.

Teknik Pengairan

Salah satu jurusan khusus untuk orang yang mengalami buta warna parsial adalah teknik pengairan. Jurusan ini sendiri merupakan jurusan yang mempelajari teknik sipil untuk perencanaan bangunan ataupun pemeliharaan bangunan yang berhubungan dengan sumber daya air. Jurusan ini cukup menjanjikan karena selama masih ada sumber daya air, maka teknik pengairan tetap dibutuhkan.

Prospek kerja yang bisa diambil oleh teknik pengairan adalah bekerja di instansi pemerintah ataupun pabrik yang menjual air minum dalam kemasan. Pastinya jurusan ini tidak perlu syarat buta warna karena memang tidak membutuhkan untuk membedakan warna.

Teknik Informatika atau Sistem Informasi

Bagi Anda yang mencintai teknologi namun mengalami buta warna parsial, maka Anda jangan khawatir karena jurusan teknik informatika terbuka untuk Anda. Pastinya teknik informatika merupakan jurusan yang mempelajari teknologi informasi yang berhubungan dengan komputerisasi. Walaupun ada beberapa bidang yang membutuhkan penglihatan warna namun masih bisa diatasi oleh yang mengalami buta warna parsial.

Prospek kerja untuk bidang yang satu ini sangat besar karena kondisi yang kurang baik seperti pandemi ini membuat orang bekerja secara online. Dari hal tersebutlah yang membuat lulusan teknik informatika menjadi sangat dibutuhkan dimana saja sebagai analis data atau pembuat aplikasi.

buta warna parsial - DeckaRenas.Com

Ilmu dan Teknologi Pangan

Jurusan yang satu ini juga menjadi jurusan yang bisa dimasuki oleh orang yang mengalami buta warna parsial. Adapun jurusan yang satu ini merupakan jurusan yang digunakan untuk mengolah produk pasca panen dari komoditas pertanian. Walaupun masih berhubungan dengan analis kimia dalam mata kuliah, namun jika sudah lulus tidak perlu mengambil pekerjaan analisis pun maka bisa memudahkan para penderita buta warna.


Lulusan ini bisa bekerja di industri pangan, bekerja di instansi pemerintahan, atau bisa menjadi pengusaha makanan. Lulusan ini tidak hanya memahami cara penanganan produk pasca panen namun juga dapat memahami pengolahan produk.

Perencanaan Wilayah dan Kota

Salah satu jurusan lainnya yang bisa untuk penderita buta warna parsial adalah jurusan perencana wilayah dan kota. Jurusan yang satu ini memiliki disiplin ilmu seperti manajemen ruangan kota dan melakukan perencanaan.

Pastinya jurusan ini juga bisa meramalkan secara sains untuk trend ke depan dari sebuah pembangunan akan berjalan seperti apa. Pastinya jurusan ini juga dibutuhkan banyak oleh pemerintahan untuk mengetahui arah pembangunan.

Sudah dipastikan untuk jurusan ini tidak memerlukan tes buta warna karena yang lulusan ini akan kerjakan adalah membuat perencanaan bangunan seperti apa yang harus dibuat dalam sebuah kota atau wilayah. Tertarik?


Teknik Pertanian

Jurusan kuliah untuk buta warna parsial yang direkomendasikan selanjutnya adalah teknik pertanian. Pada dasarnya teknik pertanian mirip dengan teknik sipil, namun bedanya adalah teknik pertanian ini mempelajari teknik sipil di bidang pertanian. Jadi jurusan ini akan lebih banyak terjun untuk menciptakan teknologi yang mutakhir untuk membantu pertanian.

Jurusan ini memiliki prospek kerja untuk bisa bekerja di pertanian ataupun bisa bekerja untuk perusahaan yang fokus di bidang teknologi pertanian. Pastinya jurusan ini harus memiliki kemampuan untuk memiliki ide dan kreativitas dalam membuat kemudahan dalam melakukan proses pertanian.

jurusan kuliah untuk penderita buta warna parsial

Teknologi Industri

Jurusan selanjutnya yang bisa untuk penderita buta warna parsial adalah jurusan teknologi industri. Jurusan yang satu ini merupakan jurusan yang berkaitan dengan bagaimana menerapkan teknologi yang terbaik dalam melaksanakan proses industri.

Pastinya teknologi yang satu ini merupakan tidak mengharuskan kemampuan untuk melihat warna dengan baik. Jika Anda tertarik, maka Anda bisa cek lebih lanjut untuk jurusan yang satu ini.

Jurusan Kuliah Agrobisnis

Salah satu jurusan di bidang pertanian lainnya yang bisa untuk orang yang mengalami buta warna adalah agrobisnis. Pada dasarnya jurusan yang satu ini mempelajari tentang menjalankan bisnis di pertanian.

Pastinya untuk penderita buta warna parsial bisa mengikuti karena kebanyakan mata kuliah yang diajarkan pada jurusan yang satu ini adalah mata kuliah yang berhubungan dengan bisnis.

Jurusan Manajemen

Jurusan yang satu ini juga bisa direkomendasikan untuk orang-orang yang mengalami buta warna parsial. Jurusan ini memiliki keahlian di bidang mengatur dan merencanakan sesuatu pekerjaan.

Pekerjaan ini membuat orang-orang bisa mengatur dan merencanakan sebuah pekerjaan. Sehingga bagi Anda yang senang membuat pengaturan, maka manajemen sangat cocok untuk Anda.

Karier dari lulusan ini pun banyak dicari dan tentu saja memiliki penghasilan yang cukup besar. Jika Anda tertarik, Anda bisa mencari informasinya secara langsung.

Alasan Memilih Jurusan Manajemen
Alasan Memilih Jurusan Manajemen

Jurusan Bioteknologi

Jurusan yang satu ini merupakan multi disiplin yang menggabungkan biologi dengan teknologi. Biasanya jurusan ini akan mengarah ke suatu proses yang memanfaatkan biologi dan teknologi dalam membuat sebuah produk. Semisal dengan menyusun inkubator untuk biakan bakteri merupakan hasil dari jurusan bioteknologi.


Program Studi Sosiologi

Jurusan yang bertujuan agar lulusannya bisa memahami manusia dari segi sosial juga tidak membutuhkan keterangan buta warna saat pendaftarannya. Hal ini dikarenakan jurusan sosiologi hanya mengurus tentang hubungan manusia saja dan dampaknya dalam sosial. Pastinya jurusan yang satu ini bisa menjadi solusi bagi penderita buta warna parsial.

Jurusan Akuntansi

Jurusan yang berhubungan dengan melakukan penghitungan dan perencanaan biaya pada sebuah instansi ini juga tidak membutuhkan keterangan buta warna. Banyak juga prospek pekerjaan yang berhubungan dengan akuntansi sehingga bisa menjadi pilihan untuk Anda.

Kenapa penderita buta warna parsial mendapatkan diskriminasi di dunia kerja ?

Kalau di dunia kedokteran bukan diskriminasi, tapi memang dokter butuh kemampuan membedakan warna. Kemungkinan ada dua alasan utama:
1. Kurangnya pemahaman recruiters dan perusahaan, bahkan masyarakat umum, mengenai buta warna dan jenis²nya serta keterkaitannya dengan jobdesc di tempat kerja.
2. Tenaga kerja bidang tersebut oversupply. Karena terlalu banyak, jadi banyak juga filter yang dibikin. Mungkin pikirnya, kalau bisa ambil yang sempurna, mengapa tidak?

Demikian beberapa jurusan kuliah untuk buta warna parsial yang bisa Anda pertimbangkan. Selain kesebels jurusan diatas, masih ada Jurusan Meteorologi, Jurusan Oseanografi, Jurusan Teknik Fisika, Jurusan Aktuaria, AgroEkoTeknologi, Statistika, Teknik Sipil dan Arsitektur yang teredia untuk penderita buta warna

Editor Choices :

Lebih baiknya lagi jika Anda mencari informasi di universitas yang ingin Anda tuju apakah mengharuskan adanya tes buta warna atau tidak dalam proses penerimaan mahasiswa baru agar lebih jelas.

Komentar / Pertanyaan