7 Pola Pengembangan Teks Eksposisi dengan Baik dan Benar

Paragraf atau teks eksposisi adalah sebuah paragraf yang dibuat untuk menjelaskan atau menerangkan suatu permasalahan kepada para pembaca agar supaya bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang suatu permasalahan yang dimaksud oleh pengarang. Anda akan menemukan sekitar 7 pola pengembangan teks eksposisi yang ada di media tulis yang sering Anda temui.

Adapun ciri dari paragraf eksposisi diantaranya adalah :
– Memiliki sifat nonfiksi atau ilmiah
– Bertujuan untuk menjelaskan atau memberikan pemaparan
– Dibuat berdasarkan fakta
– Dibuat tanpa tujuan untuk mempengaruhi pembaca

Bahwa yang perlu diingat dari paragraf eksposisi adalah jenis paragraf yang berisi informasi, penjelasan atau pengetahuan umum yang memiliki tujuan untuk memberikan informasi pada pembaca.

Pola Pengembangan Teks Eksposisi
Pola Pengembangan Teks Eksposisi

Pahami 7 Pola Pengembangan Teks Eksposisi dengan Baik dan Benar

Teks eksposisi lebih banyak ditemui pada tulisan karya ilmiah, baik yang berbentuk artikel, buku dan lain sebagainya. Maka dari itu dalam teks eksposisi tidak akan ditemui adanya unsur karangan, unsur majas atau unsur lainnya yang menjadi ciri khas dari teks karangan non ilmiah atau fiksi.

Umumnya penulis akan menambahkan daya dukung tulisan seperti misalnya tabel, gambar, bagan dan grafik untuk membuat sebuah teks eksposisi bisa dipahami dan dimengerti dengan baik meski pembahasan terlihat cukup sulit.

Teks Eksposisi bisa dilakukan pengembangan dengan menggunakan 7 pola yang berbeda. Di bawah ini akan Kita bahas tentang 7 pola pengembangan yang bisa dilakukan pada teks eksposisi.

 1. Pola Pengembangan Teks Eksposisi Proses 

Makna dari proses sendiri adalah sebuah urutan dari tindakan yang dilakukan untuk menghasilkan sesuatu dari sebuah kejadian. Maka yang disebut pola pengembangan teks eksposisi proses adalah sebuah pola yang menjelaskan setiap urutan yang dipaparkan secara terperinci sehingga membuat pembaca memahami prosesnya dengan jelas dan baik.

Sesuai dengan namanya, pola pengembangan ini akan berisi pemaparan akan proses suatu hal, sebuah kejadian, atau proses untuk membuat dan menjalankan sesuatu. Pola pengembangan ini diketahui bukan hanya dibuat pada paragraf eksposisi namun juga diterapkan pada paragraf prosedur.

Adapun contoh dari teks eksposisi yang memiliki pola pengembangan proses diantaranya adalah bagaimana cara membuat roti donat? Bagaimana sebuah mesin elektronik bisa bekerja? Dan lain sebagainya. Jawaban dari pertanyaan di atas yang berupa proses yang dijelaskan secara mendetail.

Contoh:
Pohon jambu biji biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat pada bagian buahnya yang dimakan langsung atau dijadikan minuman jus buah. Atau bagian daunnya yang dijadikan obat untuk memekatkan tinja pada penderita diare.


Cara untuk menjadikan daun jambu biji menjadi obat adalah dengan mengambil daun jambu biji beberapa lembar kemudian cuci bersih daun tersebut. Kemudian kunyah langsung daun yang masih mentah. Anda juga bisa menambahkan garam untuk membuat daun tak terasa terlalu sepat atau pahit.

 2. Pola Pengembangan Teks Eksposisi Definisi

Pola pengembangan pada teks eksposisi berikutnya adalah pola definisi. Yaitu sebuah pola pengembangan paragraf atau teks yang dilakukan dengan memberikan keterangan atau pengertian pada sebuah istilah atau hal yang sedang dijelaskan. Dalam teks ini Anda akan menemui sebuah rangkaian kalimat yang digunakan untuk menjelaskan suatu hal.

Teks dengan pola pengembangan definisi akan berisi penjelasan tentang definisi dari sebuah topik atau masalah yang akan dibahas oleh penulis. Maka dari mulai bagian pembuka atau yang berisi pendapat dari penulis, sudah diawali dengan teks yang berisi definisi dari topik utama.

Contoh:
Terapi oksigen adalah pemberian oksigen murni dengan menggunakan bantuan alat khusus yang diberikan pada pasien yang mengalami gagal napas. Alat untuk melakukan terapi oksigen menjadi jenis alat yang selalu dan harus ada di ruang gawat darurat setiap rumah sakit atau klinik kesehatan.

Terapi oksigen ini umumnya diberikan oleh rumah sakit sebagai pertolongan pertama pada penderita sesak napas dan dilakukan selama minimal 24 jam. Saat ini juga sudah dijual alat bantu oksigen portable untuk membantu kejadian sesak napas sebagai pertolongan pertama yang bisa dilakukan di rumah.


 3. Pola Pengembangan Teks Eksposisi Ilustrasi

Pola pengembangan ilustrasi dilakukan pada teks eksposisi yang dipakai untuk menjelaskan sebuah gagasan atau ide yang bersifat terlalu umum sehingga butuh bantuan adanya contoh atau ilustrasi yang lebih nyata.

Biasanya bahan contoh atau ilustrasi teks eksposisi yang paling efektif dan paling banyak dipakai untuk menjelaskan gagasan umum adalah yang berasal dari pengalaman pribadi pengarang teks eksposisi.

Kata penghubung yang dipakai pada pola pengembangan ini diantaranya adalah kata contoh, seperti dan sebagainya.

Contoh:
Dewasa ini gaya hidup masyarakat Indonesia sudah mulai berubah dan lebih baik ketimbang sebelumnya. Hal itu bisa dilihat dari pendapatan yang mulai meningkat dan gaya hidup sehari-hari yang setingkat lebih baik. Gaya hidup masyarakat juga banyak mendapatkan pengaruh dari luar seperti dari tontonan dan trend yang ada di luar negeri.

Contohnya bisa dilihat dari penggunaan pakaian yang bermerk, rumah yang bergaya minimalis, pergaulan yang dilakukan di kafe atau diskotik dan lain sebagainya. Bahkan saat ini banyak anak muda yang mulai menjalankan pekerjaan atau investasi dengan sukses meski berusia masih sangat muda.

Contoh Teks Anekdot Sosial

 4. Pola Pengembangan Teks Eksposisi Perbandingan

Pola pengembangan pada teks eksposisi perbandingan adalah pola pengembangan yang dilakukan dengan menggunakan dua sudut pandang yang diperbandingkan dengan cara berpasangan. Misalnya yang memiliki unsur perbedaan dan kesamaan, kerugian dan keuntungan, kekurangan dan kelebihan dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk kalimat utama yang dipakai pada teks perbandingan adalah yang menyatakan dua hal yang akan dibandingkan pada pembaca teks. Tujuan dari dilakukannya perbandingan tersebut adalah untuk memberikan penjelasan pada sebuah penilaian yang umum tentang kedua hal yang diperbandingkan tersebut.

Teks yang berisi perbandingan digunakan untuk menjelaskan argumen yang diberikan oleh penulis, sehingga membandingkan antara dua masalah atau hal yang berbeda memiliki tujuan untuk memperkuat argumen atau pendapat dari penulis.

Contoh:
Perbedaan isi lagu anak zaman dahulu dengan zaman sekarang terlihat cukup jauh berbeda. Jika lagu zaman dahulu memiliki banyak pesan yang mendidik dan memiliki manfaat untuk mendukung perkembangan mental psikologis anak. Hal itu rupanya tak bisa didapatkan dari lagu anak zaman sekarang.

Lagu anak zaman sekarang lebih banyak dipengaruhi trend dan selera pasar sehingga memiliki sifat temporer. Meski begitu beberapa lagu anak zaman sekarang masih berisi pesan moral dan sarat pendidikan meski kebanyakan masih cenderung pada memperhatikan trend yang ada di masyarakat saja.

 5. Pola Pengembangan Teks Eksposisi Pertentangan / Kontras

Pada jenis pola pengembangan teks eksposisi pertentangan atau kontras, berisi pertentangan atau hal yang menyatakan adanya perbedaan yang mencolok dari kedua hal yang diperbandingkan.


Kalimat utama yang ada dalam teks eksposisi dengan pola pengembangan ini hanya berisi penjelasan inti perbedaan yang dilihat dari sudut pandang tertentu seperti ciri, fungsi, ukuran fisik dan lain sebagainya.

Contoh:
Tugas seorang konduktor pada pergelaran orkestra yang diselenggarakan di negara barat dengan Indonesia cukup berbeda jauh. Jika tugas konduktor di pergelaran orkestra yang dilakukan di negara barat adalah memiliki tanggung jawab penuh pada kualitas musik orkestra yang akan ditampilkan pada penonton. Sehingga konduktor harus memiliki wawasan musik yang dalam dan luas, baik itu secara teori maupun prakteknya.

Sedangkan untuk tugas konduktor yang ada di Indonesia, umumnya tak memiliki latar belakang akademis. Mayoritas konduktor yang bekerja di Indonesia memiliki tugas rangkap sebagai music director atau pemimpin pergelaran musik. Sehingga tampak jelas perbedaan peran dan tugas yang dimiliki konduktor di negara barat dan Indonesia.

 6. Pola Pengembangan Teks Eksposisi Analogi

Pola pengembangan analogi merupakan jenis pola perbandingan yang dibuat dengan lebih sistematis dari dua macam hal yang berbeda dengan cara memperlihatkan adanya kesamaan fungsi atau segi dari dua hal yang diperbandingkan. Intinya dalam pola analogi ini, akan membahas tentang kesamaan dari dua hal yang memiliki kelas atau bidang yang jelas berbeda.

Contoh:
Bahwa mendidik seorang anak sebenarnya hampir sama dengan merawat sebuah tanaman. Diperlukan adanya ketelatenan dan kesabaran yang akan membuahkan hasil yang maksimal serta sesuai harapan.

Jika Anda bisa merawat tanaman dengan baik dan benar maka tanaman yang dirawat pun akan tumbuh dengan baik. Begitu juga dengan mendidik seorang anak. Diperlukan adanya ketelatenan dan kesabaran agar supaya mereka bisa tumbuh berkembang dengan optimal sesuai harapan Kita sebagai orang tua.

 7. Pola Pengembangan Teks Eksposisi Khusus-Umum

Pola pengembangan teks eksposisi yang terakhir adalah pola pengembangan umum Khusus. Adalah sebuah pola pemaparan suatu masalah yang berawal mula dari suatu pernyataan yang bersifat umum namun kemudian akan menuju ke sesuatu yang bersifat lebih khusus lagi. Pola ini juga umum disebut sebagai pola pengembangan deduktif.

Sedangkan untuk jenis pola pengembangan khusus umum, adalah pola pengembangan yang kebalikan dari pola pengembangan umum khusus. Yaitu penjelasan dari suatu permasalahan yang berawal mula dari sebuah pernyataan yang bersifat khusus yang kemudian akan memiliki pembahasan yang lebih menyempit kepada hal yang bersifat lebih umum. Dan pola ini umum juga disebut dengan nama pola pengembangan induktif.

Contoh:
Konflik yang terjadi di Indonesia sudah terjadi sejak sekian lama. Dan sifat konflik tersebut adalah bersifat vertikal yaitu antara rakyat dengan pemerintah. Biasanya konflik tersebut hanya terjadi di beberapa daerah saja yang memang menjadi daerah yang rawan konflik.

Namun kini, kondisi sudah berubah. Dimana konflik sudah mulai bersifat horizontal yaitu yang terjadi antara sesama masyarakat. Dan umumnya hal itu terjadi karena adanya isu yang dibuat oleh beberapa oknum yang memang menghendaki terjadinya konflik antar masyarakat di Indonesia.

Itulah penjelasan lengkap tentang pola pengembangan yang bisa diterapkan pada teks eksposisi. Pemahaman pada pola pengembangan yang bisa dilakukan pada teks eksposisi setidaknya akan memberikan manfaat untuk Anda dalam memahami sebuah teks paragraf sekaligus bisa menerapkannya ketika Anda berkecimpung di dunia kerja yang berhubungan erat dengan dunia tulis menulis yang erat dengan ilmu bahasa.

Editor Choices :

Semoga bisa bermanfaat dan memberikan Anda tambahan ilmu untuk lebih memahami tentang teks serta paragraf yang ada di dalam bahasa Indonesia.

Komentar / Pertanyaan