3 Contoh Teks Eksposisi tentang Banjir beserta Strukturnya

Teks eksposisi merupakan suatu bentuk teks atau tulisan yang memuat beragam informasi dan pengetahuan. Secara umum, teks tersebut bertujuan untuk memberi uraian mengenai suatu pokok ide kepada para pembaca tanpa adanya maksud untuk memengaruhi.

Dengan demikian, informasi atau pengetahuan tersebut juga ditulis berdasarkan fakta sesuai sudut pandang tertentu. Misalnya pada contoh teks eksposisi tentang banjir, maka informasi yang disampaikan merupakan fakta dan data mengenai banjir.

Struktur Penulisan Teks Eksposisi

Setelah mengetahui pengertian dan tujuan penulisan teks eksposisi, ada baiknya jika Anda juga memahami struktur penulisan dari teks tersebut. Adapun struktur yang dimaksud ada tiga hal, yakni tesis, argumen, dan penegasan ulang (reorientasi).

Contoh Teks Eksposisi tentang Banjir
  • Tesis

Merupakan bagian pertama sekaligus pembuka dari suatu teks eksposisi. Tesis dapat dipahami sebagai bagian dengan fungsi mengenalkan isu, gagasan, masalah, bahkan pandangan penulis secara umum mengenai suatu topik yang akan dibahas.

  • Argumen

Bagian kedua ini merupakan rangkaian argumen yang dapat dipahami sebagai pendapat dan alasan yang logis sesuai hasil temuan dan fakta di lapangan. Bisa juga disampaikan berbagai pendapat para ahli sehingga tidak mengherankan jika ada banyak penjelasan pada bagian ini.

  • Penegasan ulang

Setelah berbagai isu dan masalah disampaikan, maka bagian berikutnya adalah penutup atau simpulan untuk memberi penegasan terhadap pendapat awal maupun saran terhadap keseluruhan masalah yang sudah dibahas.

Ciri-ciri Teks Eksposisi

Ketika kita akan membuat suatu teks eksposisi, biasanya akan disesuaikan dengan isu-isu penting dalam masyarakat, seperti isu pendidikan, ekonomi, bencana alam, dan sebagainya. Tidak jarang, teks eksposisi juga berbentuk seperti retorika dengan ciri-ciri sebagai berikut.

  • Memberikan informasi dan pengetahuan

Seperti yang sudah disampaikan, teks eksposisi merupakan teks non-fiksi sehingga akan banyak berisi informasi dan pengetahuan. Informasi yang didapatkan dapat menambah wawasan kita sebagai pembaca bahkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Penyampaian berdasarkan fakta

Teks eksposisi juga berisi berbagai fakta yang didukung dengan data-data akurat sehingga keasliannya dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, sebelum menulis teks eksposisi ada baiknya jika Anda mencari berbagai sumber data terpercaya sehingga minim kesalahan.

  • Penggunaan bahasa yang baku

Dikarenakan teks eksposisi merupakan jenis teks non-fiksi, maka penulisannya harus menggunakan bahasa yang baku. Adapun bahasa baku yang dimaksud yakni sesuai dengan KBBI dan ejaan yang disempurnakan.


  • Bersifat objektif dan tidak memihak

Ciri lainnya yakni sifatnya yang lebih objektif dan tidak memihak salah satu pihak maupun kepentingan. Dengan demikian, Anda sebagai penulis teks eksposisi harus memastikan bahwa setiap tulisan teks tersebut berdasarkan fakta dan data yang tepat.

  • Format tulisannya singkat, padat, dan jelas

Teks eksposisi juga memiliki format penulisan yang singkat, padat, serta jelas. Dengan format tersebut, pembaca akan lebih mudah menerima berbagai informasi dan pengetahuan yang terdapat pada teks eksposisi tersebut.

contoh teks

Contoh Penulisan Teks Eksposisi Mengenai Banjir

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri teks eksposisi, kini saatnya mengetahui seperti apa penulisan teks eksposisi tersebut. Dalam hal ini, kami akan memberikan beberapa contoh teks eksposisi tentang banjir sebagai berikut.

Contoh Teks Eksposisi Banjir Rob

Tesis:
Banjir rob merupakan fenomena alam yang terjadi ketika air laut meluap ke wilayah daratan. Pada umumnya, jenis banjir ini terjadi di sekitar daerah pesisir sampai pemukiman di dekat pantai. Banjir ini juga tidak mengenal musim, namun terjadi ketika air laut sedang pasang.

Argumen:
Menurut sejumlah penelitian, ada berbagai faktor yang menyebabkan banjir rob terjadi. Penyebab pertama karena pemanasan global, di mana suhu bumi yang meningkat akan mencairkan es kutub sehingga volume air laut semakin naik.


Penyebab kedua karena adanya kerusakan hutan mangrove. Padahal, mangrove merupakan tanaman yang dapat menahan laju intrusi air laut dan abrasi tanah. Kerusakan ekosistem hutan mangrove sama dengan menghilangkan penahan gelombang air pasang sehingga wilayah pesisir rawan diterjang air laut yang meninggi.

Hal ini juga diperparah dengan kondisi topografi suatu wilayah yang berada di bawah permukaan air laut. Dengan demikian, air laut dapat lebih mudah mengalir ke permukaan daratan sehingga mengakibatkan banjir rob.

Penegasan ulang:
Melihat kondisi tersebut, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama menanggulangi fenomena tersebut. Kita dapat mulai dengan menanam mangrove, bijak menggunakan air tanah, hingga mengurangi dampak pemanasan global dengan bijak memakai energi.

Contoh Teks Diskusi Tentang Banjir

Contoh Teks Eksposisi Banjir Bandang

Tesis:
Banjir bandang atau yang juga kerap disebut dengan air bah adalah banjir besar yang datang secara tiba-tiba dan meluap hingga menghanyutkan berbagai benda yang berukuran besar. Banjir ini terjadi secara tiba-tiba dan mengalir secara cepat ke daerah yang lebih rendah dari bantaran sungai.

Argumen:
Bencana alam yang satu ini sering terjadi di berbagai daerah. Selain karena curah hujan yang sangat tinggi, daerah sekitar sungai juga tidak memiliki tanah resapan yang luas. Padahal, tanah resapan menjadi sangat penting untuk menampung debit air yang banyak.

Daerah bantaran sungai biasanya selalu mendirikan tanggul untuk mengantisipasi banjir yang kerap datang. Sayangnya, volume air yang semakin meningkat dan ditambah dengan tanggul yang kurang kokoh dapat membuat tanggul menjadi rusak dan jebol.

Penegasan ulang:
Melihat berbagai potensi risiko yang selalu menghantui setiap musim hujan, tentu masalah banjir bandang harus menjadi perhatian khusus setiap warga dan pemerintah. Kita harus menumbuhkan kesadaran untuk tidak membuang sampah ke sungai karena dapat menghambat aliran air sehingga rawan meluap.

Pemerintah juga perlu mengadakan antisipasi dengan membangun tanggul yang kokoh, membuat teknologi alarm debit air, serta memberikan edukasi kepada masyarakat apabila terjadi banjir.

Contoh Teks Diskusi Tentang Banjir

Contoh Teks Eksposisi tentang Banjir Air Hujan

Tesis:
Sebagai negara dengan curah hujan yang cukup tinggi, tentu ada berbagai potensi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Secara sederhana, banjir dapat didefinisikan sebagai hadirnya air pada suatu kawasan sehingga menutupi permukaan tanah di kawasan tersebut.


Argumentasi:
Ada berbagai hal yang menyebabkan banjir terjadi, terutama ketika musim hujan tiba. Penyebab utamanya karena curah hujan yang tinggi sehingga aliran sungai tidak dapat menampung debit air yang begitu banyak.

Hal ini juga diperparah dengan ulah manusia yang tidak menjaga alam dengan baik seperti menebang pohon sembarangan sehingga tanah resapan berkurang hingga membuang sampah sembarangan di sungai sehingga menghambat aliran air.

Penegasan ulang:
Banyaknya air yang tidak tertampung sudah pasti dapat menyebabkan banjir di suatu kawasan. Apabila hal ini terjadi, maka kerugian harta benda maupun korban jiwa tidak dapat dihindari lagi. Oleh karena itu, diperlukan partisipasi semua pihak untuk mengatasi dan mencegah banjir karena air hujan ini.

— — —
Demikian sejumlah contoh teks eksposisi tentang banjir beserta dengan definisi dan ciri penulisannya. Nah, semoga bisa menjadi referensi belajar Anda ya!

Komentar / Pertanyaan

Trending Topics
harga tarif tiket masuk kolam renang palem pondok kelapa jakarta timur
sekolah kedinasan yang menerima lulusan smk
Sekolah Ikatan Dinas Tanpa Syarat Tinggi Badan
tarif harga tiket Kolam Renang Modernland Tangerang
harga tiket masuk pantai pasir putih PIK 2
harga tarif tiket masuk heha ocean view gunung kidul yogyakarta

Author

CEO DeckaRenas SaptoAfr S.Kom, An engineer who loves to write about education, lifestyle, tech stuff and popular sciences. CP: Twitter | FB | IG

Logo DeckaRenas