7 Prospek Kerja Teknologi Hasil Pertanian Paling Dicari

Jika saat ini Anda adalah salah satu orang yang sedang bimbang menentukan jurusan untuk berkuliah nanti, maka tulisan ini sepertinya tepat untuk Anda.

Sebab kami akan membahas mengenai salah satu jurusan, yaitu teknologi hasil pertanian (THP), memberikan kepada Anda prospek kerja teknologi hasil pertanian, menyajikan Anda alasan memilih jurusan teknologi hasil pertanian yang masuk akal, dan tentu saja memberikan informasi seputar universitas yang ada urusan teknologi hasil pertanian di Indonesia.

Pada jurusan tersebut, Anda akan diajarkan mengenai beberapa mata kuliah mulai dari mikrobiologi pengolahan pangan, pangan dan gizi, pengendalian mutu, sanitasi pengolahan pangan, teknologi pengemasan, bioteknologi industri pangan, fisiologi dan teknologi pasca panen, hingga mesin dan peralatan pengolahan hasil pertanian. Kajian utama yang difokuskan dalam urusan ini adalah biokimia, biologi, dan kimia.

Jadi bila Anda adalah seseorang yang suka dan tertarik mempelajari pengolahan hasil pertanian, jurusan ini akan sangat menyenangkan dijalani.

Prospek Kerja Teknologi Hasil Pertanian

Secara khusus, kami akan membahasnya dengan membagi ke dalam dua poin utama, yaitu alasan memilih jurusan teknologi hasil pertanian dan universitas yang ada jurusan teknologi hasil pertanian.

Lantas setelah itu, kami akan memberikan Anda gambaran masa depan atau prospek kerja teknologi hasil pertanian (THP). Dimana prospek kerja ini menjadi sangat dibutuhkan di tahun-tahun seperti ini. Lebih jelasnya silakan simak pembahasan berikut.

Mengapa Harus Memilih Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Sebenarnya untuk berkuliah dengan memilih jurusan apapun itu, harus ada perasaan suka yang dirasakan oleh seseorang. Jika Anda, misalnya, dipaksa oleh orang tua berkuliah di jurusan Kedokteran namun Anda tidak suka dan bahkan tidak memiliki passiondi jurusan tersebut, saat ada halangan Anda akan dengan mudah menyerah. Sebab dari awal Anda memang tidak menyukainya.

Hal ini tentu lain cerita jika Anda menyukai jurusan kuliah yang Anda geluti nantinya. Seberapa sulitnya jurusan tersebut tentu akan Anda hadapi karena memang sudah ada rasa suka di awal.

Jadi sebelum kamu mengambil jurusan teknologi hasil pertanian, wajib mencari tahu dulu apakah Anda nyaman dan senang dengan jurusan yang satu ini. Jika ya, maka bisa dipastikan kemampuan terbaik anda bisa terlihat dengan sendirinya.

Ada beberapa alasan masuk akal mengapa jurusan teknologi hasil pertanian harus Anda pilih di bangku perkuliahan nanti. Pertama, karena di Indonesia, jurusan ini telah berstandar internasional.

Artinya, jika Anda menjadi salah satu mahasiswanya, Anda akan dipertimbangkan untuk bekerja oleh perusahaan besar, bahkan bisa jadi Anda akan dengan mudah diterima di perusahaan luar negeri karena adanya standar internasional yang sudah menyetarakan Anda dengan lulusan luar negeri di bidang yang sama.

Kedua, Anda bisa membuka lapangan kerja dengan menjadi seorang entrepreneuratau pengusaha muda, yang tentu saja masih berada di industri teknologi hasil pertanian. Tentu saja hal ini harus dibarengi dengan kecintaan Anda terhadap riset-riset di bidang pertanian.

Ketiga, lulusan jurusan teknologi hasil pertanian menjadi incaran dari para perusahaan. Apalagi bagi perusahaan yang bergerak di bidang tersebut. Anda sepertinya harus mempertimbangkan alasan yang satu ini.

Prospek Kerja Teknologi Hasil Pertanian

Jurusan Teknologi Hasil Pertanian di Universitas Terbaik

Setelah memahami apa saja alasan memilih jurusan teknologi hasil pertanian, sekarang kita masuk pada rekomendasi beberapa universitas yang ada urusan teknologi hasil pertanian di Indonesia. Kami akan mengurutkannya sesuai dengan akreditasi dari universitas tersebut agar Anda bisa memilih yang terbaik.

1. Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada adalah universitas negeri di Yogyakarta yang mendapatkan akreditasi A dan bereputasi sangat baik. Salah satu jurusannya untuk sarjana adalah teknologi pangan dan hasil pertanian.

2. Jurusan Ilmu dan Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Universitas Hasanuddin adalah universitas negeri di Makassar, Sulawesi Selatan yang mendapatkan akreditasi A dan bereputasi sangat baik. Salah satu jurusan yang berkenaan dengan tulisan kali ini adalah jurusan ilmu dan teknologi pertanian yang bisa Anda ambil.

3. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Universitas Mulawarman adalah universitas negeri di Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang mendapatkan akreditasi A dan bereputasi sangat baik. Salah satu jurusan yang dimilikinya adalah jurusan teknologi hasil pangan.

4. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya merupakan universitas negeri di Kota Malang, Jawa Timur yang mendapatkan akreditasi A dan bereputasi sangat baik. Didirikan pada tanggal 5 Januari 1963, Unibraw, singkatan dari Universitas Brawijaya ini, telah memiliki fakultas pertanian dengan salah satu jurusannya adalah teknologi hasil pertanian.

5. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mercu Buana Yogyakarta

advertisement

Universitas Mercu Buana Yogyakarta merupakan universitas swasta di Kota Yogyakarta yang mendapatkan akreditasi B dan bereputasi baik. Universitas ini merupakan universitas swasta yang dikenal dengan jurusan teknologi hasil pertaniannya yang bagus.

Apabila Anda sudah menentukan di universitas mana Anda akan mengambil jurusan teknologi hasil pangan, maka Anda akan menjalani hari-hari baru sebagai mahasiswa. Mahasiswa teknologi hasil pertanian yang ketika lulus akan mendapatkan prospek kerja menjanjikan.

Prospek Kerja Teknologi Hasil Pertanian

Prospek Kerja Teknologi Hasil Pertanian di Lapangan

Berikut adalah beberapa prospek kerja teknologi hasil pertanianyang sekiranya bisa Anda pilih setelah lulus nanti.

1. Masuk dan Menjadi Karyawan di Industri Pengolahan Pertanian

Sebagai lulusan teknologi hasil pertanian, Anda bisa mendaftar sebagai salah satu karyawan di bidang industri pengolahan pertanian. Tidak hanya industri, tetapi juga perusahaan pun bisa menjadi target Anda. Sebagai seorang karyawan di bidang tersebut, Anda akan digaji sekitar 3-10 juta rupiah. Tentu saja dengan melihat lama dan performa Anda dalam bekerja.

2. Mendaftar dan Bergabung Sebagai ASN di Departemen Pertanian

Peluang ini tentu sangat menjanjikan. Sekali lagi, jika Anda sudah cinta dengan dunia pertanian, Anda akan senang jika menjadi salah satu ASN di Departemen Pertanian. Sebuah tempat di mana apa yang Anda pelajari selama ini bisa diterapkan. Adapun untuk persoalan gaji, sebagaimana ASN pada umumnya, Anda akan menerima 3 atau 5 juta, di luar tunjangan.

3. Menjadi Seorang Peneliti Isu Pertanian di Lembaga Penelitian Indonesia (LIPI)

Tawaran menjadi seorang peneliti di LIPI pastinya tidak boleh Anda lewatkan. Sebagai seorang peneliti di LIPI, sebuah lembaga penelitian terbesar di Indonesia, Anda akan mengaplikasikan apa yang Anda tahu selama ini di bangku kuliah. Bayarannya pun tidak tanggung-tanggung, sekitar belas hingga puluhan juta rupiah.

4. Masuk dan Menjadi Pegawai Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)

Lulusan teknologi hasil pertanian (agroteknologi) berkesempatan besar menjadi salah satu pegawai di BPOM. Di mana nantinya Anda akan meneliti dan memastikan keamanan sebuah obat dan makanan yang akan diberikan kepada masyarakat. Sebagaimana di LIPI, Anda akan digaji ASN dan mendapat tunjangan jutaan per bulannya.

5. Menjadi Staff Pengembangan Produk di Perusahaan Swasta

Perusahaan swasta tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebab Anda tentu bisa berkembang di sini sebagai seorang staff yang mengembangkan produk. Persoalan gaji bisa Anda nego nantinya. Biasanya kisaran yang Anda terima tidak akan jauh dari jumlah yang diterima seorang ASN.

6. Meniti Karir Sebagai Manajer Produksi Sebuah Perusahaan

Salah satu keuntungan bergabung di perusahaan swasta, meski banyak orang menilai bahwa perusahaan ini tidak memiliki masa depan dan jaminan hari tua, adalah Anda bisa dengan cepat naik jabatan.

Jadi jika tadinya Anda hanya seorang staff biasa, dengan performa kerja yang kuat, Anda bisa dipromosikan menjadi manajer produksi. Gajinya? Tentu saja akan jauh lebih besar dibandingkan dengan PNS. Gaji yang akan sangat cukup jika diinvestasikan ke dalam sebuah usaha sebagai jawaban atas pertanyaan jaminan di masa tua nantinya.

7. Melanjutkan S2 dan S3, Berkarir Sebagai Dosen

Profesi dosen tidak akan pernah sepi dari peminat. Anda yang sangat suka mengajar orang lain, membagikan ilmu, dan bertemu dengan mahasiswa dengan berbagai perspektif berpikir tentu akan tertarik jika terpilih menjadi seorang dosen jurusan teknologi hasil pertanian sesuai dengan keilmuan Anda. Namun untuk meraih itu semua, Anda perlu melanjutkan sekolah ke jenjang magister atau doktoral.

Prospek Kerja Teknologi Hasil Pertanian
Mahasiswi THP IPB Ciptakan Toner Wajah Alami dari Kolagen dan Kitosan

Apa itu Teknologi Hasil Pertanian?

Artinya adalah usaha penerapan ilmu terapan dan teknik di bidang pertanian untuk memudahkan manusia dalam mengelola sumber daya alam, hewan dan tumbuhan.
Tujuannya adalah untuk mencapai hasil yang maksimal dan meningkatkan kesejahteraan manusia.

Apa yang Dipelajari di Teknologi Hasil Pertanian?

Pengertian biokimia pangan, Susunan Sel, Karbohidrat, Lemak, Protein, Enzim dan Koenzim, Asam Nukleat , Vitamin dan Metabolisme, dsb

Bagaimana Prospek Kerja Lulusan THP?

Lulusan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian telah banyak bekerja baik pada sektor formal maupun informal.
Beberapa alumni bekerja di perusahaan industri pangan, dinas pertanian, dinas perindustrian, lembaga pendidikan (universitas dan sekolah kejuruan pertanian/teknologi), di bank pemerintah, swasta dan pengusaha.

Jadi itulah bahasan mengenai prospek kerja teknologi hasil pertanian, alasan memilih jurusan teknologi hasil pertanian, hingga universitas yang ada urusan teknologi hasil pertanian di Indonesia.  Semoga tulisan ini bisa membantu Anda dalam menentukan pilihan ke depannya.

Bagikan Ke Sahabat Anda:
Twitter Facebook WhatsApp Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *