3 Contoh Teks Anekdot tentang Lingkungan dan Strukturnya

Seperti yang sudah diketahui, teks anekdot merupakan suatu cerita pendek yang sifatnya lucu namun mempunyai maksud tertentu untuk menyindir hingga mengkritik seseorang atau suatu tokoh. Tidak mengherankan jika banyak layanan publik yang menjadi bahan sindiran dalam sebuah anekdot, salah satunya adalah lingkungan.

Unsur Penulisan Teks Anekdot Lingkungan

Jika berbicara mengenai contoh teks anekdot tentang lingkungan, tentunya ada beberapa unsur lingkungan yang harus disebutkan. Begitu pula dengan beberapa fenomena nyata mengenai lingkungan yang terdapat di dalamnya.

Kendati demikian, tentunya kamu juga perlu memperhatikan beberapa hal sebelum menuliskan sebuah cerita anekdot yang berkaitan dengan lingkungan. Yang terpenting, ada beberapa hal berikut dalam penulisan cerita anekdot tersebut.

Editor Choices :
Contoh Teks Anekdot tentang Lingkungan

1. Pastikan tujuan kamu

Setiap teks yang ditulis seseorang pasti memiliki sebuah tujuan tertentu. Begitu pula dengan tujuan penulisan anekdot bertema lingkungan ini. Pada dasarnya, teks anekdot dibuat dengan tujuan untuk menyampaikan sebuah informasi dalam bentuk yang unik dan menarik, dalam hal ini berkaitan dengan isu lingkungan.

2. Tidak meninggalkan ciri khas anekdot

Untuk mendapatkan penulisan cerita anekdot yang baik, sudah pasti kamu harus mengetahui secara jelas ciri khas dan struktur dari anekdot tersebut. Setidaknya, ada lima hal yang perlu ada, yakni berupa abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda.

Sponsored Link

3. Menggambarkan situasi yang berpengaruh

Teks anekdot sejatinya merupakan gambaran dari kondisi atau masalah yang ada secara nyata. Oleh karenanya, setiap peristiwa dapat menunjukkan tokoh atau peristiwa tersebut secara gamblang sehingga pembaca dapat memahami sindiran yang dituliskan.

Contoh Penulisan Teks Anekdot Lingkungan

Setelah mengetahui konsep secara umum mengenai anekdot lingkungan, maka kini saatnya mengetahui bagaimana menuliskan sebuah contoh teks anekdot tentang lingkungan. Oleh karenanya, berikut beberapa contoh yang bisa Anda jadikan sebagai referensi dalam menulis teks yang kamu inginkan.

sampah
Contoh Teks Anekdot tentang Lingkungan

Contoh 1 : Sampah dan Petugas Kebersihan

Abstraksi
Suatu pagi Rano, seorang petugas kebersihan sedang menyapu sudut jalanan di sebuah kota. Tiba-tiba, dari arah belakang ada pengendara mobil yang melemparkan sampah ke luar kaca jendela mobil.

Orientasi
Karena kesal, Rano pun menghentikan kegiatan menyapunya dan berteriak dengan kencang “Wooyy.. Kalau buang sampah lihat-lihat dong. Jangan seenaknya sendiri. Hargai saya kalau lagi kerja!”

Krisis
Mobil tersebut berhenti, dan keluarlah seorang pria yang berkemeja rapi serta berdasi. Rano pun menghampiri orang tersebut dan menasihatinya. “Pak, bisa nggak kalau buang sampah nggak di jalan? Saya udah capek-capek bersihinnya!”, ujar Rano dengan kesal. “Maaf pak, saya tidak bermaksud begitu,” sahut pria tersebut.


Reaksi
“Ngeles aja pak, padahal udah ketahuan juga”, ujar Rano masih dengan raut muka yang kesal dan marah. “Jadi begini pak, saya ini kan hobi main basket. Tadi saya lagi coba latihan untuk lempar sampah ke tong sampah di sana” ujar pria berkemeja tersebut sambil menunjuk tong sampah di depannya.

Koda
Rano pun lantas meninggalkan pembicaraan sembari bergumam “Orang-orang zaman sekarang makin aneh saja. Ada aja alasannya.”

Contoh Teks Eksposisi tentang Sampah
Contoh Teks Anekdot tentang Lingkungan

Contoh 2 : Penyuluhan Sampah Plastik

Abstraksi
Di hari Minggu pagi yang cerah, di balai desa sedang ada penyuluhan terkait dengan kebersihan sampah yang ada di lingkungan desa tersebut.

Orientasi
Dalam penyuluhan tersebut, kepala desa memberikan sebuah arahan mengenai sampah plastik yang berdampak sangat buruk terhadap lingkungan.


Krisis
“Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, dalam membuang sampah jenis plastik alangkah baiknya dibuang pada tempat yang tepat.” ujar Kepala Desa. “Karena sifat dari sampah plastik ini tidak dapat terurai dengan mudah, maka saya sarankan Bapak dan Ibu sekalian perlu mendaur ulang dan memanfaatkannya secara langsung.”

Setelah acara usai, semua peserta diberikan hidangan berupa makanan dan minuman dengan wadah berbahan dasar plastik. Para warga pun kemudian berbondong-bondong mengumpulkan bekas sampah plastik tersebut dan dikemas ke tas milik kepala desa.

Reaksi
Kepala Desa pun kebingungan dengan aksi para warganya, dan bertanya “Kenapa bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian memasukkan sampah tersebut ke dalam tas saya?”

Warga pun berujar, “Tadi kan bapak sendiri yang menyampaikan kalau sampah plastik sangat berbahaya dan tidak mudah terurai. Jadi, kami semua mengumpulkan semua sampah tersebut supaya bisa di daur ulang.”

Koda
Mendengar hal itu, Kepala Desa langsung pamit dan pulang.


Contoh 3 : Hutanku, Paru-Paruku

Abstraksi
Akhir minggu kemarin, saya baru saja mengikuti sebuah seminar tentang konservasi alam. Yang paling menarik menurut saya dari seminar tersebut selain narasumber yang cantik, tentu saja materi yang disampaikan.

Orientasi
Menurutnya, membahas Indonesia tidak akan dapat terlepas dari pesona dan indahnya alam yang dimiliki. Terlebih dengan berbagai tanaman yang hidup subur dan pohon-pohon di dalam hutan Indonesia yang begitu lebat.

Krisis
Berdasarkan penuturan narasumber tersebut, hutan merupakan paru-paru dunia. Namun kalau hutan ditebang terus menerus, maka paru-paru dunia akan mati, dong?

Inilah yang mengancam Indonesia, karena banyaknya pembangunan yang memangkas hutan dan alih fungsi lahan yang merugikan bagi flora dan fauna yang ada di dalamnya.

Reaksi
Andai saja orang utan, gajah liar, atau bahkan hewan-hewan di dalam hutan bisa berbicara, tentu mereka tidak akan segan-segan untuk menuntut manusia terhadap Komnas HAH (Hak Asasi Hewan), hehe..

Koda

Itulah beberapa penulisan anekdot yang bisa kamu jadikan contoh teks anekdot tentang lingkungan dan referensinya. Bagaimana, sudah siap menulis anekdot lingkungan versimu sendiri? Selamat mencoba dan semoga ulasan ini bermanfaat!


Share Artikel ini ke Sahabat Anda
Twitter Pinterest Facebook WhatsApp

Komentar / Pertanyaan