3 Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Sampah

Sebagai seorang pelajar, tentunya kalian pasti pernah mendengar tentang teks laporan hasil observasi. Teks satu ini bisa kalian buat setelah melakukan pengamatan langsung ke lapangan untuk mengobservasi suatu objek atau permasalahan. Nah kali ini kami ingin memberikan beberapa contoh teks laporan hasil observasi tentang sampah yang bisa kalian jadikan referensi kedepannya.

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi informasi serangkaian hasil pengamatan suatu objek. Teks ini memiliki sifat objektif, informatif, dan komunikatif. Maksudnya ialah bahwa teks laporan observasi harus selalu menyajikan informasi secara jelas, mudah dipahami, dan sesuai fakta.

Tujuan dibuatnya teks laporan ialah untuk meneliti, menganalisa, mengamati, mengawasi, serta mengetahui perkembangan suatu objek permasalahan. Objek yang dimaksud sangatlah luas lingkupnya, mulai dari tanaman, hewan, lingkungan, alam, sains, teknologi, kesehatan, hingga sosial kebudayaan.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Sampah

Nantinya teks laporan ini akan berfungsi sebagai sarana dokumentasi dan sumber informasi tepercaya. Selain itu laporan ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan keputusan, kebijaksanaan, serta pemecahan suatu masalah.

Untuk bisa menyusun teks observasi dengan baik, tentu kita wajib melakukan pengamatan langsung ke lapangan. Seperti dalam kasus kali ini yakni tentang observasi sampah, maka kalian perlu terjun ke lingkungan untuk melakukan pengamatan serta mengumpulkan data terkait sampah yang ada di sekolah maupun lingkungan kalian tinggal.

Sponsored Link

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Ada 3 struktur laporan hasil observasi yang membangun teks laporan agar menjadi sempurna yaitu:

a)  Pernyataan Umum

Pernyataan umum atau biasa disebut sebagai definisi umum merupakan bagian pendahuluan yang berfungsi sebagai pengantar laporan. Di bagian ini, informasi seputar objek (nama objek, nama latin, asal-usul, latar belakang permasalahan, dan informasi tambahan) akan diperkenalkan dan disampaikan secara garis besarnya.

b)  Deskripsi

Deskripsi merupakan bagian inti laporan yang menjelaskan tentang rincian hasil observasi. Semua uraian detail akan dipaparkan sesuai data pengamatan yang telah dikumpulkan. Berdasarkan jenisnya, bagian ini dibagi lagi menjadi dua macam yaitu:

  • Deskripsi bagian: berisi penjelasan tentang informasi objek atau permasalahan seprti ciri fisik, sifat-sifat, manfaat, dan klasifikasi objek. Semakin lengkap bagian objek yang dilaporkan maka menandakan bahwa semakin bagus hasil observasinya.
  • Deksripsi manfaat: mengandung uraian tentang kegunaan atau manfaat objek terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Namun deskripsi manfaat hanya bersifat opsi atau pilihan, sehingga banyak teks laporan observasi yang tidak memiliki struktur bagian satu ini.

c)  Kesimpulan

Kesimpulan berisi tentang ringkasan umum hasil pengamatan atau observasi. Fungsi utama dari kesimpulan ialah untuk mempersingkat sekaligus memudahkan pembaca dalam memahami inti dari teks laporan hasil observasi yang telah dibuat.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Sampah

Berikut ini adalah beberapa contoh teks laporan hasil observasi tentang sampah yang terbagi atas sampah organik, anorganik, serta bahan berbaya dan beracun (B3):

contoh teks LHO tentang sampah - DeckaRenas.Com

1.  Contoh Laporan Observasi tentang Sampah Organik

Pernyataan Umum

Sampah organik adalah sisa-sisa pembuangan yang berasal dari sumber organisasi hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Dalam rumah tangga, sampah semacam ini sangat mudah ditemui. Beberapa contohnya ialah sisa masakan, kulit buah, kotoran hewan, kertas, dus / karton, ranting pohon, dedaunan, dan buangan rumput liar.

Deskripsi Bagian

Sampah organik dibagi menjadi 2 jenis yaitu sampah organik basah dan sampah organik kering. Keduanya sama-sama memiliki sifat lapuk (dekomposisi) secara alami, hanya saja sampah basah memiliki jumlah air yang lebih besar sehingga proses penguraian terjadi lebih cepat.

Berdasarkan wujudnya, sampah organik terbagi menjadi 2 kelompok yaitu cair dan padat. Sampah cair berasal dari kotoran hewan, sisa minuman, atau manusia serta dari getah suatu tanaman. Sementara sampah padat berasal dari sisa-sisa kebutuhan rumah tangga, kotoran ternak, dan hasil alami lingkungan.

Sponsored Link

Deskripsi Manfaat

Sampah organik apabila dikelola dengan benar tentunya akan memiliki banyak manfaat. Misalnya jenis sampah organik kering seperti karton, kertas, dedaunan kering dapat didaur ulang kembali atau dimanfaatkan sebagai kompos agar tidak mencemari lingkungan. Tentu cara ini jauh lebih baik daripada dibakar karena dapat menyebabkan polusi asap.

Sementara untuk sampah basah dapat dilakukan proses fermentasi yang nantinya akan didapatkan 2 produk yakni kompos dan biogas. Untuk sampah basah yang berwujud cair juga dapat difermentasi dan diolah menjadi pupuk cair yang sangat menguntungkan bagi mikroorganisme dalam tanah yang akan menyuburkan tanaman.

Sampah organik tipe tertentu seperti eceng gondok dan pandan duri dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan semisal tikar, tas, dan taplak meja. Sementara sampah organik buatan pabrik berupa kertas dan kardus juga bisa diolah untuk kerajinan tangan seperti kursi, meja, peralatan rumah tangga, dan suvenir.

Kesimpulan

Sampah organik adalah kategori sampah yang dapat diurai. Berdasarkan jenisnya, sampah ini terbagi atas sampah basah dan sampah kering. Sementara jika dilihat dari wujudnya dibagi menjadi sampah cair dan padat. Hampir semua jenis sampah organik dapat diolah kembali untuk dijadikan beragam manfaat sehingga tidak mencemari lingkungan.

contoh teks

2.  Contoh Teks Hasil Observasi tentang Sampah Anorganik

Pernyataan Umum

Sampah anorganik adalah jenis sampah yang zat penyusun utamanya terbuat dari bahan non organik. Sifat utamanya yakni sulit atau bahkan tidak bisa membusuk sama sekali karena tidak dapat terurai oleh mikroorganisme. Contoh sampah organik yang sering ditemui di lingkungan ialah kantung plastik, botol kaca, kain bekas, dan bahan material logam.

Deskripsi Bagian

Dibedakan dari bentuknya, sampah anorganik dibagi menjadi beberapa macam yaitu sampah cair, padat, alam, konsumsi, dan manusia. Semua jenis sampah tersebut dihasilkan dari bahan sintetik dan bahan non hayati sebagai hasil dari proses industri.

i k l a n

Jenis sampah anorganik yang paling banyak ditemui ialah sampah manusia. Sampah ini merupakan sampah yang dihasilkan dari kegiatan sehari-hari manusia. Misalnya kaleng aluminium, botol kaca, kain atau bekas pakaian, kemasan kantung plastik, logam, sytrofoam, cat, detergen, dan keramik.

Untuk benar-benar hancur secara alami, sampah anorganik membutuhkan waktu yang sangat panjang mulai dari puluhan hingga ribuan tahun lamanya. Hal ini karena hampir semua jenis sampah ini tidak memiliki unsur karbon dan ikatan hidrogen di dalamnya. Sehingga organisme hidup akan kesulitan mengurainya.

Deksripsi Manfaat

Pengelolaan sampah anorganik yang tepat akan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Misalnya dengan melakukan daur ulang, mengubahnya menjadi kerajinan tangan, serta menggunakan ulang sampah yang sekiranya masih bisa digunakan.

Apabila sampah anorganik tidak dikelola dengan baik seperti dibakar, dibuang sembarangan, atau dikubur, maka itu semua dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan. Karena itu kita harus mengedapankan nilai guna dari sampah tersebut sebelum membuangnya.

Berdasarkan penggunaannya, sampah anorganik dibagi menjadi dua, yaitu sampah recyclable dan sampah non recyclable. Sampah recyclable merupakan sampah yang bisa didaur ulang, misalnya plastik yang bisa didaur ulang untuk dibuat berbagai benda yang memiliki nilai ekonomis.

Sementara sampah non recycable merupakan sampah yang tidak dapat didaur ulang. Sampah jenis ini yang paling merugikan lingkungan karena memang tidak bisa dimanfaatkan kembali. Contohnya ialah styrofoam, karbon paper, dan therm coal.

Kesimpulan

Sampah anorganik merupakan golongan sampah yang tidak dapat diuraikan. Jenis sampah ini cukup banyak, mulai dari sampah cair, padat, alam, konsumsi, dan sampah manusia. Sementara dilihat dari penggunaannya, sampah anorganik dibagi menjadi recyclable dan nonrecyclable. Karena tidak semua sampah anorganik bisa didaur ulang, maka perlu pengelolaan yang bijak agar tidak mencemari lingkungan.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Sampah
Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Sampah B3 Limbah Pabrik Industri

3.  Contoh Laporan tentang Sampah Berbahaya dan Beracun (B3)

Pernyataan Umum

Sampah berupa bahan berbahaya dan beracun atau yang sering disingkat sebagai B3 merupakan jenis sampah yang memiliki sifat merusak, membahayakan, dan mencemari lingkungan. Selain itu sampah ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia maupun makhluk hidup lainnya. Kebanyakan sampah B3 merupakan hasil dari buangan pabrik, namun limbah hasil rumah tangga pun cukup banyak.

Deskripsi Bagian

Sampah berbaya dan beracun tergolong ke dalam sampah anorganik. Disebut berbahaya dan beracun ialah karena kandungan zat bernama teratogenik yang merupakan bahan berbahaya yang mampu membuat perkembangan makhluk hidup menjadi cacat atau tidak normal.

Limbah ini sering kita jumpai di sekitar kita tanpa disadari karena ketidahuannya. Misalnya bekas detergen dan pemutih, limbah batu baterai, bekas lem perekat, dan hair spray yang sudah lama kedaluwarsa.

Dibedakan dari sumbernya, sampah B3 dibagi menjadi sampah sumber spesifik, sumber tidak spesifik, dan sumber lain. sampah sumber spesifik dihasilkan dari kegiatan utama suatu pabrik, sedangkan untuk sumber tidak spesifik ialah dari proses pemeliharaan suatu peralatan. Sementara sumber lain ialah dari sumber berbeda seperti produk kedaluwarsa, dan tumpahan bahan kimia.

Berdasarkan sifatnya, limbah B3 dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu berbahaya, beracun, mudah terbakar, mudah meledak, korosif, pengoksidasi, pengiritasi, karsinogenik, mutagenik, dan berbahaya bagi lingkungan. Masing-masing jenis limbah tersebut perlu diproses terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan.

Deksripsi Manfaat

Mengingat risiko yang sangat tinggi dari limbah B3, maka limbah B3 jarang sekali bisa dimanfaatkan ulang karena tidak memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Bahkan sebelum dibuang limbah ini perlu dilakukan pengolahan secara fisik, kimia, dan biologi agar aman bagi lingkungan.

Metode pengelolaan limbah yang seringkali digunakan oleh industri berupa bioremediasi, viktoremediasi, stabilisasi atau solidifikasi, dan insenerasi. Setelah dilakukan pengolahan, maka selanjutnya dibuang dengan metode yang beragam seperti pembuatan sumur injeksi, landfill, dan kolam penyimpanan.

Beberapa jenis limbah B3 hasil pengolahan tidak dibuang, tetapi dimanfaatkan kembali. Misalnya limbah bottom ash digunakan sebagai bahan baku paving block, limbah kemasan bekas, sebagai bahan baku peleburan logam, limbah batu bateri sebagai bahan campuran semen, limbah paint sludge sebagai bahan bakar alternatif.

prospek kerja teknik lingkungan

Jelaskan fungsi teks laporan hasil observasi ?

Memberitahukan / menjelaskan kegiatan pengamatan yang dilakukan, Untuk melaporkan kepada pihak berwenang atau terkait suatu informasi,
Sebagai dasar pengambilan keputusan,
Untuk dijadikan bahan informasi untuk berbagai kepentingan,
Sebagai alat pendokumentasian suatu objek atau suatu kegiatan

Kesimpulan

Sampah berbahaya dan beracun (B3) adalah sampah anorganik yang memiliki zat teratogenik yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup. Berdasarkan sifatnya, sampah ini memiliki beberapa jenis yaitu beracun, berbahaya, mudah terbakar, mudah meledak, korosif, pengoksidasi, pengiritasi, karsinogenik, mutagenik, dan berbahaya bagi lingkungan.

Editor's Choices:

Walaupun begitu, dengan pengolahan yang benar maka beberapa jenis sampah ini dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku industri. Itulah beberapa contoh teks laporan hasil observasi tentang sampah yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat!

Share Artikel ini ke Sahabat Anda
Pinterest Twitter Facebook WhatsApp

📢 Komentar / Pertanyaan


📈 Trending Topics
contoh teks eksposisi perbandingan dan strukturnya
contoh teks laporan hasil observasi
Contoh Teks Eksposisi Proses
contoh paragraf argumentasi singkat
Contoh Teks Eksplanasi Tanah Longsor
Contoh Analisis SWOT Produk Makanan
🎓 Info Kuliah
cara menjadi aktuaris profesional gaji besar
Prospek Kerja Antropologi Sosial
Prospek Kerja Kesehatan Masyarakat
prospek kerja kimia murni
Jurusan Kuliah yang Bisa Sambil Kerja
Curhatan Mahasiswa Teknik Industri