3 Contoh Teks Anekdot Lucu dan Menyindir Berbagai Tema

Anekdot kini sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam sebuah karya sastra. Penulisan sebuah anekdot banyak ditemukan di berbagai media, baik surat kabar maupun media online kebanyakan. Semuanya ditulis dengan gaya khas anekdot itu sendiri, yakni bersifat sindiran namun tetap mengandung sisi humor.

Kaidah Penulisan Anekdot Lucu

Untuk dapat menulis contoh teks anekdot lucu dan menyindir, tentunya ada beberapa kaidah dan aturan yang perlu diperhatikan oleh masing-masing penulis. Untuk dapat lebih memahaminya, berikut beberapa kaidah yang dimaksud.

1. Penggunaan bahasa dan peristiwa relevan

Penyajian anekdot sudah pasti harus dilakukan dengan menggunakan bahasa yang lucu dan humoris. Selain itu, peristiwa yang dituliskan merupakan peristiwa yang dapat membuat para pembaca menjadi jengkel atau merasa konyol terhadap ilustrasinya.

Editor Choices :
Contoh Teks Anekdot Lucu dan Menyindir
Contoh Teks Anekdot Lucu dan Menyindir

Anekdot yang menyindir biasanya akan lebih sering membahas peristiwa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Baik itu politik, pendidikan, hukum, dan sebagainya. Namun bahasa yang digunakan tentu saja akan lebih banyak bersifat humoris dan menggelitik para pembacanya.

2. Terdapat struktur penulisan yang baku

Secara umum, terdapat lima bagian yang perlu ada dalam sebuah anekdot. Mulai dari abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Kelimanya tidak terpisahkan satu sama lain, meskipun pada praktiknya koda sering kali menjadi bagian yang opsional.

Sponsored Link

Abstraksi dan orientasi akan menjadi pengantar sebuah cerita, di mana abstraksi akan lebih banyak menjadi pengenalan awal cerita dan orientasi akan menghubungkan ke inti cerita. Krisis dan reaksi sebagai puncak cerita, dan koda yang menjadi simpulan atau penutup yang dapat dihilangkan.

3. Ditulis dalam bentuk dan jenis yang sesuai

Anekdot hendaknya juga ditulis dalam jenis teks yang lebih sesuai. Ada tiga jenis teks yang biasa digunakan dalam sebuah anekdot, baik yang berupa cerpen, artikel biasa, hingga dialog. Semuanya ini tidak terlepas dari lima struktur anekdot yang telah disampaikan sebelumnya.

Penulisan anekdot dalam berbagai bentuk ini juga dapat ditemukan di mana saja. Kamu bisa menuliskannya di majalah dinding, surat kabar, bahkan media online sekalipun. Tentu saja dengan tujuan memberikan aspirasi dengan bahasa yang humoris dan menyindir.

Contoh Penulisan Anekdot yang Menyindir

Anekdot memang sejatinya adalah tulisan yang bergenre humor namun bersifat menyindir. Berikut beberapa contoh teks anekdot lucu dan menyindir yang akan membuka wawasanmu mengenai teks-teks anekdot.

Contoh Teks Negosiasi
Contoh Teks Anekdot Lucu dan Menyindir

Contoh 1 : Kualitas Pendidikan

Sore itu, Jojo dan Anton membaca suatu artikel mengenai sistem pendidikan di Finlandia. Negara Skandinavia ini memang dikenal memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia sehingga Jojo dan Anton tertarik untuk membahas sistem pendidikan di negara tersebut.


“Finlandia memang selalu memanjakan para siswanya ya?” ujar Jojo memulai pembicaraan di antara mereka. “Lihat nih, mereka menekankan bahwa kemampuan akademis tidak perlu dijalani dengan begitu serius. Berbeda dengan Indonesia, di mana nilai di atas segalanya sehingga banyak murid melakukan cara curang untuk mendapat nilai terbaik.”

“Benar banget, Jo.” timpal Anton menyetujui. “Dan hasilnya bisa kita lihat sekarang, nilai cuma angka dan dari segi akhlak tidak sebagus yang kita harapkan. Karena sudah terbiasa curang di lingkungan sekolah, murid-murid jadi tidak ragu untuk curang di luar sekolah.”

“Satu lagi, Indonesia jadi lebih banyak menghasilkan orang-orang tidak jujur dan koruptif dibandingkan orang-orang yang punya prestasi lebih.” ujar Jojo. “Tapi harus diakui, koruptor Indonesia justru merupakan manusia yang kualitasnya jauh di atas rata-rata, lho.” tambahnya.

“Kenapa?”, tanya Anton. “Memangnya kamu suka ada banyak koruptor?”
“Bukan begitu,” sahut Jojo. “Lihat saja para koruptor itu begitu lihai berkelit.

Jadinya, lebih banyak yang bebas daripada yang tertangkap, bukan? Artinya kualitas mereka berada di atas rata-rata ‘kan?”


“Berarti sistem pendidikan kita cukup berhasil dong, Jo?”, ujar Anton. “Berhasil menciptakan orang-orang curang dengan kualitas yang tinggi. Hahaha..!”
Keduanya pun tertawa terbahak-bahak dengan perasaan yang miris.

contoh teks anekdot lucu dan menyindir kerbau

Contoh 2 : Kerbau dan Kutu

Suatu hari, seekor kerbau terlihat sedang bercengkerama dengan seekor kutu yang ada di punggungnya.

Kerbau: “Aku ingin tahu, mengapa hidupmu selalu berpindah dari satu tempat ke tempat lain?”

Kutu: “Mengapa tidak, aku ‘kan memang mencari makan dengan cara itu”
Kerbau: “Memang tidak merasa kecapekan? Dan mengapa kamu harus selalu melompat?”

Kutu: “Tidak. Aku tidak pernah merasakan capek. Lagi pula, aku harus melompat karena kalau tidak menjadi kutu loncat, aku tidak dapat menggantungkan hidupku dari satu tempat ke tempat lain.”


Kerbau: “Wah betul juga ya. Sayang sekali aku tidak bisa melompat”
Setelah itu, baik Kerbau dan Kutu melanjutkan kegiatan masing-masing.

Teks Eksplanasi tentang Fenomena Sosial

Contoh 3 : Bersedekah

Suatu sore, ada seorang pengemis tua yang sedang meminta sedekah kepada beberapa anak muda yang sedang duduk di sebuah warung. Meskipun ditolak beberapa kali, pengemis tersebut lantas berpindah ke satu tempat ke tempat lain.

Akhirnya, pengemis tua tersebut sampai kepada seorang anak muda yang sedang menyetel gitar sambil merokok. Bapak pengemis itu pun kemudian meminta sedekah kepada anak muda tersebut.

Pengemis: “Minta sedekahnya, mas..”
Anak muda: “Ini pak, kembalian 2 ribu ya” (sambil mengambil dompet dan mengeluarkan uang 5.000)

Pengemis: “Ini mas kembaliannya”
Anak muda: “Kok ini jadi 3 ribu, pak?”
Pengemis: “Tidak apa-apa mas, itung-itung saya juga sedekah sama mas.”

Demikian beberapa contoh teks anekdot lucu dan menyindir yang bisa menjadi referensimu dalam menuliskan berbagai jenis teks. Semoga bermanfaat dan memberikan pencerahan, ya. Selamat belajar!


Share Artikel ini ke Sahabat Anda
Twitter Pinterest Facebook WhatsApp
Apakah ada tanggapan/pertanyaan?
Kirim Komentar


📢 Komentar / Pertanyaan