Akreditasi Unggul (Artinya, 7 Syarat, Proses & Kelebihan)

Akreditasi Unggul Perguruan Tinggi – Kata “Akreditasi unggul” tentu sudah tidak asing lagi di kalangan dunia pendidikan. Dengan adanya istilah ini membuat perbedaan kualitas antara universitas yang satu dengan yang lainnya.

Setiap universitas akan berlomba-lomba untuk mengembangkan dan meningkatkan akreditasi. Akreditasi unggul adalah sebuah peringkat yang akan diperoleh Universitas atau perguruan tinggi yang memenuhi aturan BANPT (Badan Akreditasi Nasional perguruan tinggi).

Akreditasi unggul artinya apa? Akreditasi ditetapkan oleh peraturan BANPT pada tahun 2020 nomor 1 mengenai “mekanisme akreditasi”. Ketika perguruan tinggi berhasil mendapatkan akreditasi unggul, dapat dikatakan bahwa universitas tersebut sangat baik mengenai prestasi yang ada di dalamnya.

advertisement
Akreditasi Unggul

Tujuan Adanya Akreditasi Unggul pada Sebuah Universitas

Akreditasi didasarkan pada kriteria yang mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi. Akreditasi unggul ditetapkan untuk mengetahui jaminan mutu program studi dan perguruan tinggi.

Jaminan mutu yang dimaksud adalah mutu dalam bidang akademik maupun non akademik. Dengan mengetahui jaminan mutu melalui akreditasi, calon mahasiswa akan mengerti kualitas di dalam universitas dan program studi yang akan dipilih.

Syarat untuk Mendapatkan Predikat “Akreditasi Unggul”

Untuk mendapatkan predikat akreditas unggul, setiap universitas harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh BANPT. Berikut adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi pihak universitas untuk mendapatkan peningkatan akreditas.

adv

1. Mengisi Borang

Syarat pertama untuk meningkatkan akreditas, universitas harus melakukan pengisian borang. Borang merupakan salah satu alat untuk mengumpulkan dan mengungkapkan data informasi. Borang ini digunakan untuk menilai mutu dan jika kelayakan institusi pada perguruan tinggi.

Adapun syarat penyusunan borang untuk akreditasi unggul pada universitas harus menyusun dokumen secara komprehensif. Universitas juga harus melakukan pendekatan analisis, assessment, dan juga evaluasi yang sebenarnya.

Pengisian Borang juga harus didasarkan pada prinsip kejujuran dan estetika nilai-nilai norma akademik. Borang yang diisi oleh Universitas akan mendeskripsikan interaksi antara standar dan juga elemen penilaian misi dan tujuan.

ads

2. Memperhatikan Standar Akreditasi

Standar akreditasi adalah tolak ukur yang wajib dipenuhi oleh sebuah perguruan tinggi. Tujuan dari standar akreditasi ini adalah untuk mengukur dan juga menetapkan mutu pada kelayakan Universitas.

Syarat Akreditasi ini terdiri dari beberapa penilaian elemen dasar. Elemen dasar itu berupa parameter dan juga indikator kunci yang digunakan sebagai dasar dalam menetapkan mutu perguruan tinggi yang bersangkutan.

3. Memperhatikan Penilaian Akreditasi

Sebelum melakukan pendaftaran akreditasi unggul, pihak universitas pasti sudah menyiapkan penilaian atas program studi dan kualitas portofolio. Penilaian inilah yang nantinya akan diuji oleh BANPT untuk proses ferivikasi akreditas.

a d s

Di dalam penilaian akreditasi, pihak BANPT akan membaginya ke dalam beberapa presentase. Presentase terbesar yaitu 75%, digunakan BANPT dalam hal uji kelayakan program studi.

Presentase kedua sebesar 15%, digunakan untuk menilai portofolio fakultas dalam perguruan tinggi. Presentasi yang terakhir yaitu 10%, digunakan untuk menilai evaluasi diri dalam sebuah program studi universitas.

Ketiga presentase tersebut harus diperhatikan dengan baik. Anda harus mengetahui bahwa setiap poin penilaian akan mempengaruhi berhasil atau tidaknya sebuah akreditasi.

4. Mengetahui Biaya Akreditasi

Banyak pemberitaan mengenai untuk mendapatkan predikat akreditasi unggul ini menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Akan tetapi, Anda tidak perlu merisaukan mengenai pernyataan besar biaya yang teah beredar.

Universitas Islam Terbaik di Indonesia

Berdasarkan peraturan menteri pendidikan nasional mengenai Badan Akreditasi, menyebutkan bahwa pembiayaan pelaksanaan akreditasi ini dilaksanakan oleh BANPT dengan tanggung jawab pemerintah. Akan tetapi, sebelum melakukan pendaftaran maka dianjurkan untuk pihak universitas melakukan pengecekan dalam biaya terbaru yang ditetapkan.

sponsor

5. Melakukan Kontrol Mutu dengan SPMI

Syarat yang berikutnya, universitas harus melakukan kontrol mutu dengan menggunakan SPMI. Ini wajib dilakukan jika universitas ingin melakukan peningkatan akreditasi pada setiap tahunnya.

SPMI ini adalah singkatan dari Sistem penjaminan mutu Internal. perguruan tinggi. Pelaksanaan dan pemberlakukan sistem SPMI ini dilakukan oleh pihak internal universitas.

Pengolahan kontrol mutu dengan SPMI didasarkan pada standar mutu dan kualitas program studi. Syarat kontrol mutu untuk peningkatan akreditas dalam universitas ini bersifat universal.

6. Memperhatikan Kompetensi Tim Akreditasi Kampus


Syarat yang ke-enam untuk meningkatkan akreditasi unggul, pihak universitas harus mempunyai kompetensi tim yang maksimal. Seperti yang diketahui jika akreditas ini memang mencerminkan bagaimana kualitas sebuah universitas maupun program studi.

Oleh karena itu, dalam setiap kompetensi tim dan data yang ada di dalam borang akreditasi harus diisi dengan baik dan benar. Borang akreditasi yang telah diisi tersebut nantinya akan menentukan penilaian yang akan diambil.

iklan

7. Memahami SAPTO

Dalam mendaftar tingkat akreditasi, universitas juga harus memahami SAPTO. SAPTO adalah salah satu sistem yang terintegrasi pada pangkalan data perguruan tinggi yang memudahkan BANPT dan perguruan tinggi dalam hal berinteraksi.

Sistem SAPTO ini akan menghubungkan BNPT dan juga perguruan tinggi dalam hal asesor atau penilaian. Dengan memahami sistem SAPTO, universitas akan selalu terhubung dan mendapatkan informasi terkini mengenai persetujuan akreditasi.

Proses Pendaftaran Akreditasi Unggul  Perguruan Tinggi

Setelah semua syarat di atas sudah terpenuhi, maka selanjutnya universitas harus mengisi data borang untuk melakukan pendaftaran. Setelah itu, Anda akan diarahkan pada berkas yang telah di-upload untuk dilakukan asesmen (penilaian).

Pihak penilaian lapangan ini nantinya akan mengunjungi perguruan tinggi yang telah mendaftar.

Semua proses dilaksanakan dengan penilaian dan mengecek perkembangan akreditasi melalui operator SAPTO. Untuk penjelasan penilaian sistem SAPTO, bisa dicek secara langsung dengan mengunjungi website https://sapto.banpt.or.id/.

Pihak universitas nantinya akan diberikan hasil pemberitahuan mengenai berhasil tidaknya peningkatan akreditasi. Penilaian yang dilakukan oleh BANPT ini sudah didasarkan pada kualitas yang diisi di dalam borang dan penilaian lapangan.

Universitas Tertua Di Indonesia
Baca juga: Prosek Kerja Teknologi Pendidikan

Akreditasi Unggul VS Akreditasi A

Beberapa orang pasti pernah mendengar mengenai istilah “Akreditasi Unggul” dan “Akreditasi A”. Kedua akreditasi tersebut sama dan hanya berbeda sebutan karena adanya pembaharuan ketetapan.

1. Berdasarkan Pengelompokan

Perbedaan akreditasi unggul dan akreditasi A yang pertama didasarkan pada pengelompokan. Akreditasi A, B, serta C ini dikelompokkan dalam satu kawasan. Disisi lain, akreditasi unggul, baik sekali, dan baik ini dikelompokkan dalam kawasan yang berbeda. Jadi bisa dikatakan bahwa akreditasi A dan akreditasi unggul ini berbeda dalam kawasan pengelompokan.

Badan Akreditasi Nasional perguruan tinggi juga meresmikan bahwa akreditasi ini akan memperoleh wewenang dari kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia. Untuk akreditasi saat ini tidak menggunakan model A, B, dan C lagi. Model akreditasi kampus akan diganti menjadi akreditasi unggul, baik sekali, dan baik.

2. Berdasarkan Instrumen

Untuk perbedaan yang kedua yaitu berdasarkan instrumen yang ada didalamnya. Seperti yang diketahui bahwa pengelompokan akreditasi A, B, dan C menggunakan instrumen akreditasi 7 standar. Sedangkan untuk akreditasi unggul, baik sekali, dan baik ini menggunakan IAPS 4.0 dan IAPT 3.0.

Jurusan S1 Akreditasi Unggul di UGM ?

Ada 21 jurusan: *) data per maret 2021 : Ilmu Dan Industri Peternakan, Ilmu Komputer,
Kartografi dan Penginderaan Jauh, Teknik Mesin,
Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Industri,
Teknik Geodesi, Teknologi Industri Pertanian,
Teknik Kimia, Pembangunan Wilayah,
Teknologi Informasi, Akuntansi, Manajemen,
Matematika, Elektronika dan Instrumentasi,
Biologi, Kimia, Geografi Lingkungan,
Arsitektur, Statistika,

Program Studi S2 Akreditasi Unggul di UGM ?

Magister Sains Manajemen, Magister Ilmu Komputer, Magister Akuntansi, Magister Sains Akuntansi, Magister Ilmu Kehutanan, Magister Manajemen,
S3 Akreditasi Unggul di UGM: Doktor Ilmu Akuntansi, Doktor Ilmu Manajemen

Berapa tahun sekali akreditasi kampus?

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menyampaikan rencana dan keputsannya mengenai akreditasi perguruan tinggi yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) akan diperbaharui secara otomatis setiap lima tahun.

Apa pengaruh akreditasi terhadap masa depan atau pencarian kerja ?

Tidak begitu pengaruh. Dalam proses rekruitmen karyawan, HRD lebih concern terhadap skill apa yang dimiliki, IPK berapa, lulusan kampus mana, dari urusan apa, baru kemudian akreditasi kampus.

Akreditasi berdampak misalnya pada situasi saat ada 1 slot lowongan namun ada ribuan pelamar yang kemudian mengerucut jadi 100, 10 kaddidat dan 3 besar. Nah dalam fase ini akreditasi bisa menjadi nlai pembeda.

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengenalan syarat dan proses akreditasi unggul pada perguruan tinggi. Dapat disimpulkan bahwa akreditasi unggul ini merupakan pergantian dari akreditasi A yang sudah pernah terdengar sebelumnya.

Jika sebuah universitas mempunyai akreditasi unggul maka berarti kampus tersebut sudah memenuhi syarat-syarat dan juga melakukan proses akreditasi yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah

Share Artikel ini ke Sahabat Anda
Pinterest Twitter Facebook WhatsApp