7 Prospek Kerja Teknik Metalurgi & Material yang Cerah

Peluang dan prospek kerja teknik metalurgi kedepan dinilai positif. Banyak orang yang tidak mengetahui jurusan kuliah satu ini, bahkan mendengarnya pun belum pernah.

Daya tampung universitas pun masih sangat sedikit karena sepinya peminat. Padahal jika dilihat dari kebutuhan akan tenaga kerjanya, lulusan teknik metalurgi selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Kamu yang tertarik masuk jurusan metalurgi tentu punya alasan sendiri kenapa memilih jurusan ini. Entah itu karena bagian dari hobinya, sedekar penasaran dengan program studinya, karena memiliki peluang karir yang luas atau ada alasan lainnya yang terpenting jika kamu belajar bersungguh-sungguh maka dijamin tidak akan menyesalinya setelah lulus nanti.

Seputar Teknik Metalurgi

Berikut beberapa hal yang perlu kamu tahu seputar teknik metalurgi. Bagi kamu yang tertarik untuk kuliah di jurusan teknik metalurgi, maka ini adalah referensi yang sangat penting untuk dipahami:

prospek kerja teknik metalurgi

A. Apa yang Dimaksud dengan Teknik Metalurgi?

Teknik metalurgi adalah program studi yang berisikan seni, ilmu dan teknologi untuk mengolah mineral dan logam serta merekayasa sifatnya sesuai keinginan. Kata metalurgi sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu pekerja logam dari asal kata métallon yang berarti logam, dan érgon yang bermakna kerja.

Awalnya metalurgi hanya mencakup seputar ilmu pengolahan dan ekstraksi logam saja, namun pada abad ke 19 cakupan ilmu metalurgi meluas. Diantaranya tentang pengetahuan seputar logam, paduan dan rekayasa logam, serta berbagai proses yang terkait dengan produksi logam.

B. Ruang Lingkup Teknik Metalurgi

Ada 4 ruang lingkup metalurgi yaitu:

Mineral dressing: yakni proses pengolahan mineral yang dilakukan secara fisik dengan cara membuang bagian yang tidak diperlukan agar kadar logam berharga meningkat. Mineral dressing akan menghasilkan beberapa produk yaitu konsentrat, middling dan tailing.

Ekstraksi:singkatnya ekstraksi adalah proses permurnian mineral biji logam mentah yang diekstrak kedalam bentuk murni dengan mengambil logam berharga dari biji. Beda dengan mineral dressing, tahap ini menggunakan beberapa teknik sekaligus, diantaranya ada fisik, elektrosasi, dan kimiawi.

Metalurgi mekanik: merupakan ruang lingkup metalurgi yang mana logam akan diproduksi dengan menggunakan suhu khusus dan melalui teknik mekanik lain untuk dicetak sesuai keperluan sampai siap dipasarkan.

Metalurgi fisik: suatu rekayasa sifat logam dengan mengacu pada sifat fisika logam (contoh: sifat mekanik maupun sifat teknologi) untuk dilakukan pengubahan pada sifat sifat tersebut.

C. Materi Studi Teknik Metalurgi

Di progam studi metalurgi, kamu akan mempelajari banyak hal. Diantaranya ada operasi teknik metalurgi, termodinamika metalurgi, kimia analitik, refraktori, coating, kimia fisik, pengolahan mineral, metode numerik, teknik tenaga listrik, perhitungan proses metalurgi, pirometalurgi.

Selain itu juga belajar tentang hidro elektrometalurgi, tanur & bahan bakar, biokorosi, biodeteriosasi, bioremidiasi, rekayasa keramik, degradasi logam, analisis kegagalan logam, ekstraksi logam serta konversi energi.

Semua materi studi ini harus kamu kuasai sebelum masuk dunia industri yang sebenarnya. Lama kuliah rata-rata adalah 3,5 tahun sampai 4,5 tahun.

D. Kampus Teknik Metalurgi Terbaik di Indonesia

Karena peminatnya masing jarang, kampus yang membuka program studi ini pun sangat sedikit. Jumlah lulusan per tahunnya pun bisa dihitung dalam jumlah jari.

Saat ini kampus teknik metalurgi terbaik di Indonesia adalah UI yang membuka jurusan teknik dan metalurgi yang menggabungkannya menjadi 1 jurusan. Selain UI ada beberapa universitas lain yang bisa kamu pilih yaitu:

  • ITB (Institute Teknologi Bandung): membuka jurusan teknik metalurgi dan material yang dibagi menjadi 2 jurusan.
  • ITS (Institusi Teknologi Sepuluh November): menggabungkan teknik metalurgi dan teknik material menjadi 1 jurusan.
  • UNJANI Bandung: memiliki progam studi teknik metalurgi tanpa teknik material.
  • ITSB Bekasi: hanya memiliki program studi teknik material tanpa teknik metalurgi.
  • Untirta Banten: memiliki progam studi teknik metalurgi tanpa teknik material.

E. Gaji Lulusan Teknik Metalurgi

Jika bicara soal gaji, tentu ini mengacu pada banyak hal. Diantaranya pengalaman, posisi jabatan dalam pekerjaan, perusahaan tempatmu bekerja, dan bidang yang dikerjakan.

Jika dilihat dari kebanyakan lulusan teknik metalurgi yang bekerja di industri logam, mereka mendapatkan gaji antara 3.5 hingga 7 juta per bulan dengan rata-rata 5 bulan. Bagi yang sudah menduduki supervisor atau bahkan manager di perusahaan besar tentu gaji bisa di angka uluhan-ratusan juta.

Prospek Kerja Teknik Metalurgi

Lulusan metalurgi tiap tahunnya tidak mencapai ratusan, namun lowongan untuk jurusan ini terus meningkat tiap tahunnya, sehingga bisa dikatakan bahwa prospek kerja teknik metalurgi sangat luas.

Banyak sekali industri yang membutuhkannya baik di dalam maupun luar negeri. Berikut beberapa posisi yang bisa kamu dapatkan jika lulus dari teknik metalurgi:

1. Manager Produksi Industri Baja

Prospek kerja teknik metalurgi yang pertama tentu saja di sektor Baja/Besi. Dengan kemampuan yang kamu miliki tentang produksi produksi baja, ekstraksi logam dan rekayasa sifat logam, maka kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi manager di berbagai industri baja.

Namun untuk bisa sampai ke posisi ini tentu tidak mudah, kamu harus punya keahlian khusus seperti kecakapan berkomunikasi, kemampuan problem solving, berjiwa pemimpin dan punya resonsibility yang baik.

2. Ahli Teknik Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur banyak menggunakan bahan baku dasar berupa logam. Sebagai anak lulusan metalurgi, disini kamu bisa jadi ahli teknik untuk sektor produksi maupun bagian engineering, bahkan tak jarang juga ada yang menjadi bagian dari quality control.

prospek kerja teknik metalurgi di manufaktur

3. Analis Kontrol Kualitas di Industri Minyak dan Tambang

Industri tambang tentu memiliki risiko yang sangat besar, karena itulah dibutuhkan seorang ahli quality control untuk mengecek kondisi struktur baja serta perubahannya dari waktu ke waktu apakah sudah sesuai standar ataukah belum.

4. Ahli Teknik Bidang Peralatan Medis

Peralatan medis yang berbahan dasar logam dibuat dengan SOP yang sangat ketat, terutama untuk yang langsung berhubungan dengan tubuh manusia.

Misalnya jarum suntik, pisau bedah, pinset, dan gunting bedah. Peran seorang lulusan metalurgi biasanya dibutuhkan untuk mengecek apakah bahan dasar dari peralatan tersebut memiliki reaksi kimia terhadap tubuh atau tidak.

5. Analis Teknik untuk Produsen Otomotif

Bekerja di industri otomotif tentu menjadi cita-cita banyak orang karena gajinya yang besar. Demikian pula untuk lulusan metalurgi, sebagian besar dari mereka melamar pekerjaan di industri yang terkenal bergengsi ini.

Di produsen otomotif, nantinya seorang lulusan metalurgi akan bertanggung jawab dalam menguji bahan baku produk, menganalisa daya tahan logam, membuat perencanaan produk serta meneliti kegagalan produk.

6. Welding Engineer

Prospek kerja teknik metalurgi ini juga menarik loh, tapi tentunya kamu harus tahu betul seluk beluk pengelasan dan pengeboran. Seorang welding engineer juga harus bisa menguji apakah sambungan logamnya sudah sesuai standar atau belum, karena ini bisa berdampak besar pada strukur bangunan.

prospek kerja teknik etalurgi mejadi welding engineering

7. Tenaga Pengajar

Prospek kerja teknik metalurgi kantoran adalah menjadi pendidik/dosen. Jika kamu punya bakat mengajar dan ingin ilmu yang telah dipelajari bermanfaat bagi orang lain, maka tak ada salahnya menjadi tenaga pengajar. Banyak juga lulusan metalurgi yang akhirnya menjadi dosen di universitasnya sendiri.

FAQs:

Teknik Metalurgi itu Apa?

Mempelajari tentang aplikasi Kimia dan Fisika, misalnya ekstraksi, korosi, manufaktur, sampai advanced material. Untuk jenis material sendiri belajar 4 jenis : Polimer, Logam, Keramik, dan Komposit

Apa Perbedaan antara Metalurgi, Geologi dan Geodesi?

Metalurgi itu objeknya material kayak logam, keramik, polimer, dan nanomaterial. Geologi lebih ke batuan2, sementara Geodesi lebih ke pemetaan lokasi strategis misal lokasi kemungkinan ada minyak atau bahan tambang.

Apakah Metalurgi Pasti Kerja Lapangan?

Lulusan Metalurgi tidak selalu kerja di lapangan. Opsi lain bisa kerja di Manufaktur (otomotif, mobil, pesawat, dll)), kerja di Pabrik sebagai Metal Engineer, jadi Peneliti (advance Material), jadi Dosen, bisa kerja di PT Pindad/NewMont/Freeport dll

Alasan Memilih Jurusan Teknik Metalurgi?

1. Indonesia banyak spot tambang mineral dan minyak
2. Jurusan yang eksklusif dan prestise.
3. Sangat direkomendasikan untuk kamu lulusan SMA IPA yang khatam kimia dan Fisika.
4. Banyak masyarakat awam yang belum tahu.
5. Jumlah lulusan metalurgi masih sedikit sedangkan market dan kebutuhan di industri sangat banyak.

Demikianlah berbagai macam prospek kerja teknik metalurgi yang mungkin bisa menjadi motivasi buatmu yang ingin, atau sedang menjalani kuliah di jurusan ini.

Bagikan Ke Sahabat Anda:
Twitter Facebook WhatsApp Pinterest