7 Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Sekitar Kita

Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam. Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang sebuah proses terjadinya sesuatu, ia dijelaskan dengan fakta, bukan karangan, dan bersifat ilmiah. Ia biasa dipakai untuk menjelaskan proses dari fenomena bencana alam, sosial, ilmu pengetahuan atau budaya.

Dengan jenis teks ini, kita bisa tahu sebab-akibat, mengapa, bagaimana, dari suatu peristiwa. Kebanyakan teks ini dipakai untuk menjelaskan hal-hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contohnya seperti menjelaskan proses terjadinya banjir, tsunami, hujan, gempa bumi dan sebagainya.

Struktur teks eksplanasi terdiri dari:
1. Penyataan Umum, gambaran awal tentang apa yang akan disampaikan oleh penulis
2. Deretan penjelas, inti penjelasan atas apa yang disampaikan
3. Interpretasi, simpulan atas fenomena / permasalahan yang disampaikan.

Editor Choices :

Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam.

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Fenomena Alam
Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam

Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Banjir

Banjir merupakan sebuah fenomena dimana air meluap ke daratan secara berlebihan. Banjir juga bisa terjadi pada area sungai. Saat air naik melebihi biasanya, juga sering disebut sebagai banjir, kendati airnya belum masuk ke area tempat tinggal penduduk.

Penyebab utama banjir adalah dikarenakan curah hujan yang berlebihan, ditambah dengan daya serap yang serba kekurangan. Sehingga untuk kota-kota besar, sudah seperti langganan bencana banjir.

Sponsored Link

Air hujan turun membasahi tanah, tanah yang tidak mampu menyerap air hujan yang berlebihan, akan mengalirkan air itu ke daerah yang rendah. Tapi pada akhirnya air hujan tersebut akan kembali ke sungai. Namun sungai juga memiliki batasan curah air, jika jumlah air yang ditampung berlebihan, maka air pun akan meluap ke daratan.

Ada juga permasalahan dimana air kesusahan turun ke daratan terendah karena ketiadaan saluran air, atau saluran mampet disebabkan sampah. Hal ini membuat banyak genangan air di area-area padat penduduk dengan daya serap rendah.

Permasalahan utama banjir sekurang-kurangnya ada 4 penyebab, yaitu curah hujan yang berlebihan, sampah, tidak ada area resapan air, dan kurangnya aliran air untuk menuntun air hujan ke sungai.

Banjir jarang atau tidak pernah terjadi di desa-desa kecil. Kalaupun ada minimal hanya membesarnya curah air di sepanjang sungai. Agar kita bisa meminimalkan risiko terjadinya banjir di tempat tinggal kita, berusahalah untuk membuang sampah di tempatnya dan membuat area resapan yang banyak.

Contoh Teks Eksplanasi Tsunami
Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam

Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Tsunami

Tsunami adalah suatu peristiwa dimana gelombang air laut besar naik ke kawasan pantai dengan cepat dan tiba-tiba. Air laut yang meluap ke daratan ini akan membuat daerah sekitar pantai mengalami banjir. Namun banjir yang terjadi di sini bukan karena curah air hujan, tapi air laut.


Naiknya gelombang air laut yang besar ke daratan dikarenakan oleh aktivitas gempa bumi atau gunung merapi yang meletus di bawah laut.

Saat terjadi gempa bumi, patahan-patahan di dasar laut akan mempengaruhi air laut, patahan yang besar juga akan membentuk gelombang besar. Air laut kemudian kehilangan keseimbangan saat gempa terjadi. Beberapa saat setelah gempa terjadi, air lalu surut, setelah surut air kembali ke daratan dalam bentuk gelombang besar. Kemudian, terjadilah tsunami.

Tsunami juga disebabkan oleh gempa bumi, letusan gunung merapi di dasar lautan menyebabkan tingginya pergerakan air laut. Dan pergerakan tersebut menuju daratan, atau area-area sekitarnya dalam jarak yang luas.

Gelombang yang naik ini dengan sangat cepat menuju ke daratan, ia dapat melaju kurang lebih 700 km/jam. Setara dengan pergerakan pesawat. Tsunami pun juga akan membentuk gelombang dengan tinggi dimulai dari 50 meter sampai 100 meter atau lebih.

Tsunami juga bisa disebabkan oleh mencairnya es di kutub utara. Apapun yang membuat air laut kehilangan keseimbangan, maka akan membentuk tsunami. Jadi sebenarnya terjadinya tsunami merupakan  peristiwa alam yang tidak bisa kita halau kedatangannya.


hujan
Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam

Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Hujan

Air yang ada di bumi ini terus berputar. Hujan turun membasahi bumi, lalu airnya akan diserap ke tanah, sebagian air yang lain mengalir ke sungai lalu sampai ke laut. Air laut lalu mengalami penguapan, lalu membentuk awan, dan berikutnya awan akan menyimpan air tersebut, lalu airnya diturunkan lagi dalam bentuk hujan.

Air hujan yang turun terasa tawar, tapi sebenarnya dia bersifat asam. Air hujan sebaiknya tidak dikonsumsi oleh manusia, kandungannya juga dapat membuat besi menjadi korosi karena sifat asamnya. Meski tidak baik dikonsumsi tubuh, tapi air hujan itu bersih, sangat bersih.

Proses terjadinya hujan melewati beberapa tahapan, tahap pertama adalah evaporasi, atau penguapan air di permukaan bumi. Proses ini dibantu oleh cahaya matahari. Lalu tahap kedua, adalah kondensasi atau naiknya uap air ke daerah yang lebih tinggi, yaitu langit. Sebagian air yang naik ada yang membentuk awan, ada juga yang berhenti di tengah jalan lalu membentuk kabut.

Tahap ketiga, masuk ke proses presipitasi, yaitu turunnya air yang menguap tadi ke permukaan bumi. Saat tetesan air menjadi cukup berat, maka mereka akan otomatis jatuh ke bumi. Proses turunnya air hujan ini akan terus berulang-ulang sampai kehidupan di bumi berakhir.

Hujan turun dalam waktu-waktu tertentu. Meski siklus terus berjalan, tapi tidak setiap hari kita bisa mengalami hujan. Bahkan dalam berbulan-bulan lamanya bisa tidak turun hujan. Karena jarangnya turun hujan, hal ini akan memicu kekeringan.


Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Kekeringan - DeckaRenas.Com
Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam

Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Kekeringan

Kekeringan adalah kondisi suatu daerah tidak mengalami hujan sama sekali. Bisa juga disebut saat hujan turun lebih sedikit daripada yang diperkirakan orang. Kekeringan bisa terjadi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, seperti yang terjadi di Afrika Timur sana.

Kekeringan bisa disebabkan oleh beberapa hal, penyebab paling utama adalah kurangnya hujan, lalu pola cuaca yang tidak menentu, suhu tanah yang meningkat membuat air di tanah lebih cepat menguap, serta adanya penyebab sirkulasi udara yang tidak menentu.

Air yang menguap dari bumi, akan tersimpan di udara. Jika air tersebut turun dalam bentuk hujan di area yang salah, maka air yang menguap dari lokasi tertentu itu pun akan mengalami kekeringan.

Setiap air akan mengalami penguapan dibantu oleh matahari, tapi tidak setiap air yang menguap itu akan kembali ke tempat yang sama. Karena hal itulah kekeringan terjadi.

Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam gempa bumi
Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam

Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena ada pergeseran lapisan batu bumi. Saat terjadi gempa, permukaan tanah terasa seperti naik turun, atau bergetar sehingga membuat benda diam di atas tanah mengalami goncangan.

Goncangan ini dapat membuat air dalam gelas bergetar hebat, meruntuhkan pondasi bangunan, menghancurkan rumah-rumah, dan yang paling parah membuat retakan besar di permukaan bumi. Gempa bumi sering terjadi di daerah-daerah yang berada dekat dengan gunung berapi, dan daerah yang dikelilingi lautan luas.

Gempa bumi sendiri disebabkan oleh banyak hal, seperti letusan gunung berapi, gerakan tektonik, sesar geologi (perpindahan lempeng), dan dikarenakan perbuatan manusia. Misalnya menjatuhkan bom nuklir, akan membuat permukaan bumi dalam lokasi tertentu mengalami getaran.

Menurut teori Tektonik Plate, bumi ini terdiri atas beberapa lapisan. Sebagian besar daerah lapisan akan hanyut dan mengapung. Mereka saling bergerak perlahan, batuan yang terlalu kaku akan mengalami retakan dan kondisinya pun  terpecah-pecah. Apabila mereka bertabrakan di sepanjang patahan maka akan menimbulkan getaran hebat.

Gempa bumi juga dapat muncul oleh beberapa penyebab kecil, seperti runtuhnya batu besar, tanah longsor, serta adanya pergerakan gas-gas yang bergerak di bawah bumi kemudian berkontraksi lalu mengembang sehingga menimbulkan pergerakan lempeng-lempeng di bawah kerak bumi.

Gempa bumi terjadi begitu singkat, tapi efek kerusakan sangat besar. Syukurlah gempa bumi jarang terjadi. Sehingga setelah gempa bumi terjadi, kita memiliki waktu memperbaiki kerusakan-kerusakan yang muncul diakibatkan gempa tersebut.

contoh teks eksemplum peristiwa alam

Teks Eksplanasi tentang Pelangi

Pelangi adalah lengkungan cahaya warna-warni yang muncul di langit setelah hujan (umumnya muncul setelah hujan). Tapi pelangi tidak selalu muncul setelah hujan.

Proses terjadinya pelangi melibatkan 3 tahap yaitu refleksi, dispersi dan refraksi. Pelangi selalu muncul di area yang kandungan udaranya memiliki butiran air. Butiran tersebut bisa memantulkan cahaya matahari. Cahaya yang terpantul kemudian keluar dengan warna yang berbeda, ini sudah masuk ke tahap dispersi cahaya, yaitu cahaya terurai terbagi dalam warna-warna tertentu.

Kemudian pada tahap ketiga, yaitu refraksi, pada tahap ini cahaya akan memantul ke butiran air lalu diarahkan ke arah yang berbeda. Setiap warna akan mengalami refraksi ke arah yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut akan mempengaruhi panjang gelombang tiap cahaya. Sehingga menyebabkan cahaya pelangi melebar dan menyebar seperti kipas.

Adapun syarat yang mempengaruhi kemunculan pelangi, yaitu; matahari harus berada di atas horizon. Jika tidak bisa pas berada di horizon, maka setidaknya matahari berada di sudut 42 derajat. Selain itu matahari tidak boleh terhalang oleh awan, pegunungan atau penghalang lainnya. Pelangi akan muncul saat ada percikan air di udara, oleh karena itu pelangi lebih sering muncul setelah hujan.

Tapi ia juga bisa muncul di beberapa area yang memiliki kandungan percikan air di udara, misalnya air terjun atau di pantai dekat tebing yang berombak kencang.

Sadar atau tidak, setiap pelangi muncul posisinya selalu ada di depan matahari. Sehingga saat kita melihat pelangi, posisi kita membelakangi matahari.

Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung

Angin puting beliung adalah suatu peristiwa dimana angin berputar sangat cepat dengan kecepatan antara 55-74 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimal 5 menit. Ketika angin puting beliung muncul, apa saja yang ada di depannya bisa dihancurkan (berlaku untuk benda-benda besar), sementara benda kecil bisa terangkat dan terlempar.

Ia bergerak sangat cepat, memiliki pusat putaran, bergerak secara melingkar atau spiral, datang secara tiba-tiba dan punah dalam waktu singkat.

Penyebab kemunculan angin puting beliung dikarenakan adanya awan yang menjulang besar, biasa disebut sebagai Cumulonimbus (Cb).

Di dalam awan besar tersebut, terjadi pergolakan udara. Keberadaan awan ini juga cukup dekat dengan permukaan bumi, membuat udara di bawah awan membentuk formasi pusaran yang ujung pusarannya bisa sampai di atas permukaan bumi. Jadi dalam arti lain, kemunculan angin puting beliung ada kaitannya dengan kemunculan awan Cumulonimbus (Cb). 

Angin puting beliung biasanya terjadi saat musim pancaroba, ketika siang atau sore hari. Saat terjadi angin puting beliung, segera lari sejauh mungkin dari lokasi, lalu tunggu sampai angin tersebut menghilang. Setelah hilang, kita bisa kembali ke lokasi dengan tenang. Kemunculan angin puting beliung tidak dapat dicegah, tapi kita bisa berlari jauh menghindarinya.

Sebutkan Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi ?

Menitik beratkan pada hal umum (generic), bukan berfokus partisipan manusia (nonhuman participants).
Lebih bagusnya menggunakan istilah ilmiah/teknis.
Lebih banyak menggunakan verba material serta verba relasional (kata kerja aktif)

Itulah beberapa contoh teks eksplanasi tentang fenomena alam. Teks yang membahas tentang proses terjadinya suatu peristiwa atau fenomena, telah berakhir di sini. Semoga bermanfaat.


Share Artikel ini ke Sahabat Anda
Twitter Pinterest Facebook WhatsApp

Komentar / Pertanyaan