11 Prospek Kerja Teknik Kimia S1 S2 dan Gajinya

Ilmu kimia sebenarnya sudah dipelajari sejak kita duduk di bangku SMA. Bagi Anda yang mengambil fokus IPA, tentu kimia menjadi makanan sehari-hari bersama dua kawanannya yang lain, yaitu fisika dan biologi. Kimia sendiri menjadi satu jurusan yang ada di beberapa universitas.

Prospek kerja teknik kimiayang cemerlang pun membuat banyak orang berlomba-lomba mengambil jurusan ini lewat berbagai jalur penerimaan mahasiswa seperti SNMPTN hingga Jalur Non Subsidi.

Kimia sebagai jurusan di universitas tentu akan memiliki beberapa materi yang cukup kompleks dan tidak sesederhana di bangku SMA yang hanya berbicara tentang reaksi kimia saja.

Adapula beberapa perbedaan teknik kimia dan kimia murni yang juga dalam tulisan kali ini akan kami bahas, tentu saja selain membahas prospek kerja teknik kimiaitu sendiri.

prospek kerja teknik kimia

11 Prospek Kerja Teknik Kimia

Tanpa membuang waktu Anda lagi, kami akan menjabarkannya satu-satu pada bagian di bawah ini. Jika ini adalah informasi yang sedang Anda butuhkan, pastikan membacanya hingga selesai ya. Semoga bisa membantu membuka perspektif Anda tentang salah satu jurusan yang banyak diminati oleh mahasiswa tersebut.

1. Menjadi Seorang Dosen

Pekerjaan ini sangat cocok bagi Anda yang senang belajar. Pasalnya, setelah lulus S1 di jurusan teknik kimia, Anda bisa langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan mengambil fokus pada jurusan yang sama. Setelah bersekolah setidaknya 2 tahun, lapangan kerja dengan gaji yang kompetitif akan luas terbuka di depan mata Anda.

Anda bisa memulai karir sebagai dosen tetap non PNS di kampus yang Anda inginkan. Tentu saja gajinya akan dihitung dari kehadiran Anda di kelas. Nah, jika penerimaan dosen tetap PNS sudah dibuka, Anda bisa kembali mendaftar dan mengamankan masa depan Anda dengan berprofesi sebagai dosen. Gajinya menyesuaikan dengan ada atau tidak adanya jabatan fungsional yang Anda pegang. Tertarik?

2. Menjadi Guru Kimia di Sekolah

Apabila Anda mengambil jurusan teknik kimia saat kuliah, setelah lulus Anda bisa mencoba melihat kesempatan untuk mendaftar PNS sebagai guru di sekolah.

Tenang saja, untuk menjadi guru Anda tidak harus mengambil S2 dulu. Jadi jika Anda sudah lulus PNS, maka dengan sendirinya Anda akan terangkat sebagai guru. Meskipun tentu di dalamnya Anda akan berusaha untuk melanjutkan sekolah, sebab ini memengaruhi gaji. Jadi bagaimana?

3. Menjadi Seorang Project Engineer di Sebuah Perusahaan

Sebelum masuk pada bahasan prospek kerja teknik kimiayang satu ini, Anda harus mengetahui terlebih dahulu bahwa perbedaanantarateknik kimia dan kimia murni.

Anda tidak perlu bingung, kami akan membahasnya dengan perlahan agar Anda bisa menentukan langkah pasti di mana Anda bisa masuk.

Pertama, teknik kimia berada di bawah naungan fakultas teknik, sementara kimia murni masuk dalam fakultas MIPA atau Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Jadi dari fakultasnya saja Anda mungkin sudah bisa mengetahui perbedaannya, bukan?

Teknik kimia murni lebih mempelajari tentang proses kimiawi yang berfokus pada aspek teknis. Maka dari itu, lulusannya lebih cenderung masuk dalam industri kimia yang ada.

Sementara itu, kimia murni lebih berfokus pada analisis unsur-unsur kimiawi yang ada. Tidak heran kalau kimia murni lebih banyak memiliki tugas-tugas lab.

Kedua, teknik kimia berada di sekitaran proses industri. Sementara di sisi lain, kimia murni mengawasi pengembangan produk yang akan dipasarkan. Ada kerja-kerja mesin yang diurus oleh teknik kimia, sedangkan ada uji coba reaksi yang dilakukan oleh kimia murni.

prospek kerja teknik kimia

Prospek kerja teknik kimia yang kedua adalah menjadi project engineer. Adapun pekerjaan sebagai seorang Project Engineer mengharuskan Anda untuk memastikan proyek dari perusahaan yang Anda tempati bekerja bisa selesai tepat waktu.

Selain menangani administrasi, Anda juga diharuskan memiliki kemampuan manajemen yang baik. Adapun gajinya mulai dari kisaran 5 juta hingga lebih, tergantung dari bagaimana performa kerja Anda.

4. Mengambil Bagian Sebagai Quality Control di Sebuah Perusahaan

Pekerjaan selanjutnya yang bisa dilakukan oleh seorang lulusan teknik kimia adalah sebagai pengendali mutu atau yang biasa dikenal dengan Quality Control.

Sebagai seorang QC, Anda akan diminta untuk memeriksa, mengawasi, dan menguji teskan proses produksi yang akan dijalankan untuk menghasilkan sebuah produk. Gaji untuk profesi ini berkisar di angka 3 juta rupiah dan tentu saja akan terus meningkat seiring performa kerja yang kian bagus.

5. Bekerja di Bidang Environmental, Safety, and Health Engineer

Masuk pada bagian selanjutnya. Prospek kerja teknik kimiajuga bisa mengarah ke bidang Environmental, Safety, and Helath Engineer. Biasanya bidang ini dibutuhkan di banyak perusahaan.

Pekerjaan ini mengharuskan Anda memahami hukum, regulasi, dan program yang mengarah ke kesehatan dan keselamatan kerja dari karyawan Anda. Gaji yang dijanjikan paling rendah berada di angka 3 juta dan bertambah seiring posisi yang Anda jabat.

6. Bergabung Sebagai Staff Research and Development

Pekerjaan lain yang bisa ditekuni oleh seorang lulusan teknik kimia adalah menjadi staff di bagian Reseach and Development sebuah perusahaan. Apa saja tugasnya?

Nah, sebagaimana namanya, pekerjaan R&D (bahasa keren dari profesi ini), mereka bertugas melakukan riset atau penelitian yang bertujuan pada pengembangan perusahaan tersebut.

Bagian ini harus memastikan performa kerja dari perusahaan yang mereka tempati sudah sesuai ritmenya dengan standar yang sejak awal diterapkan oleh perusahaan.

7. Menjadi Seorang Peneliti

Menjadi lulusan teknik kimia juga akan mengantarkan Anda untuk menjadi seorang peneliti. Anda bisa bergabung dengan banyak lembaga peneliti lain atau Anda bisa memilih bekerja secara mandiri sebagai peneliti independen. Lantas apa yang diteliti?

Tentu saja ranah-ranah yang tidak jauh dari teknik kimia. Sementara itu, untuk urusan penghasilan, Anda akan mendapatkan pemasukan yang tidak terduga besarnya. Tergantung budgetdari proyek penelitian yang sedang Anda kerjakan.

8. Menjadi Seorang Environmental Risk Assessor

Pekerjaan selanjutnya yang bisa disasar oleh mahasiswa lulusan teknik kimia adalah Environmental Risk Assessor. Pada bagian ini Anda bertugas meminimalisir risiko lingkungan yang mungkin bisa terjadi dikarenakan kesalahan kerja dari perusahaan yang Anda tempati. Gajinya sekitar jutaan hingga puluhan juta rupiah.

9. Bekerja di Industri Minyak dan Gas

Selain pekerjaan yang sudah disebutkan di atas, Anda pun bisa memilih untuk bergabung dalam perusahaan atau industri yang bergerak di bidang minyak dan gas.

Gaji tinggi tentu saja akan begitu menggiurkan di bidang ini. Ada banyak lulusan teknik kimia yang memilih terjun dalam perusahaan ini karena jenjang karir yang menjanjikan. Semua materi perkuliahan tentang reaksi kimia, mekanika, dan lain sebagainya pun bisa diterapkan dalam industri ini.

Bergabung di industri ini mengharuskan Anda untuk memahami proses pembuatan bahan baku yang akan dijadikan produk dalam industri Anda. Prinsip pemisahan senyawa juga harus Anda kuasai. Adapun perusahaan yang bergerak di industri ini mulai dari Exxon Mobil hingga Baker Hughes.

10. Bekerja di Bidang Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning

Lulusan teknik kimia juga bisa bekerja di bidang yang satu ini. Bidang ini berada diseputaran perancang pabrik kimia hingga konstruksi barang terkait.

Karena teknik kimia lebih berperan di bidang mesin, maka mereka juga harus mengukur dan merancang proses kimia di sebuah perusahaan. Adapun gaji yang dijanjikan tentu bervariasi, namun kisarannya jutaan hingga puluhan juta rupiah. Tripatra adalah salah satu contoh perusahaan di bidang ini.

advertisement

11. Bergabung dalam Industri Kosmetik

Industri kosmetik yang sekarang semakin berkembang di Indonesia juga bisa dimasuki oleh lulusan teknik kimia. Prospek kerja teknik kimiayang satu ini mengharuskan mereka untuk meramu bahan-bahan kimia yang sekiranya ramah bagi kulit manusia dan tidak merugikan lingkungan.

Kosmetik yang dimaksudkan di sini mulai dari atas kepala hingga kuku seorang manusia. Jadi bagaimana? Setelah lulus dari teknik kimia, Anda mau bekerja sebagai apa?

Bagaimana Prospek Teknik Kimia untuk Perempuan?

Management consultant, Engineering consultant,
Process engineer, Process safety engineer,
Reservoir engineer, Subsea engineer,
HSE officer, Analyst, Dosen,
Quality Control/Assurance engineer, PPIC engineer, dll

Kendala apa yang sering dialami mahasiswa Teknik Kimia?

(1) Standar yang sangat tinggi,
rata-rata IPK cumlaude hampir sepertiga jumlah angkatan.
(2) Kompetisi yang sangat ketat dan ekspektasi tinggi,
(3) Manajemen waktu dan emosi

Aplikasi apa saja yang perlu dikuasai?

1. Ms Office (word, power point dan excel)
2. Process simulator (aspen plus/hysys, chemcad, WSIM / COFE
3. Heat Exchanger Design Simulator
4. CFD = Computational Fluid Dynamic
5. Numerical Alghoritm Software
6. Unit Converter

Apakah teknik kimia dapat berkarir di dunia pertambangan?

Jawbanyya adalah Bisa.
Teknik kimia merupakan salah satu jurusan yang sangat fleksibel, bisa ke (hampir) semua industri.
Ilmu yang dipelajari di teknik kimia sangat luas, contohnya termodinamika, mekanika fluida, neraca massa dan energi, analisis matematika teknik kimia, hingga ekonomi dan manajemen proyek bahkan mikrobiologi.
Bisa disimpulkan, empat ilmu sains dipelajari di Teknik Kimia, matematika, fisika, kimia, dan biologi.

Apakah sarjana Teknik Kimia masih diperlukan di masa depan?

Menurut saya masih. Seiring dengan kita masih menggunakan produk yang dibuat dari bahan-bahan kimia, seperti sabun, shampoo, kosmetik.
Sekarang juga semakin banyak start up atau UMKM yang bermunculan untuk membuat produk-produk tersebut, sehingga membutuhkan banyak ahli kimia untuk terus bisa berinovasi untuk menghasilkan produk yang belum dihasilkan.

Bagikan Ke Sahabat Anda:
Twitter Facebook WhatsApp Pinterest