3 Contoh Teks Editorial tentang Lingkungan dan Strukturnya

Contoh Teks Editorial tentang Lingkungan. Di berbagai media massa seperti majalah berita, surat kabar, dan sejenisnya, biasanya terdapat teks editorial. Bagi yang sering membaca majalah atau surat kabar mungkin tidak jarang mendapati teks editorial dengan berbagai topik.

Fakta yang dituliskan dalam teks editorial harus sesuai dengan kenyataan, aktual, dan tidak boleh asal. Dalam penulisannya, penting untuk memperhatikan ciri-ciri, struktur, dan kaidah penulisan teks.

Apa Itu Teks Editorial?

Teks editorial adalah sebuah teks yang berisi mengenai pendapat redaksi tentang fenomena atau isu yang aktual. Isu tersebut umumnya dapat berupa isu politik, sosial, ekonomi, lingkungan dan segala hal yang terjadi.

contoh teks editorial tentang lingkungan

Dapat dikatakan pula bahwa teks editorial merupakan teks opini mengenai sebuah fakta yang ditulis secara ringkas dan logis. Tujuan penulisan teks editorial yaitu untuk mengajak para pembaca supaya lebih memberikan perhatian terhadap isu yang diangkat oleh redaksi.

Ciri-ciri Teks Editorial

Secara umum, ada beberapa ciri-ciri atau karakter dari teks editorial yaitu sebagai berikut.

· Bersifat Faktual Dan Aktual

sama halnya dengan berita, isu atau masalah yang diangkat dalam teks editorial merupakan isu yang menarik perhatian bagi para pembaca. Untuk itu, redaksi menulis teks editorial yang aktual yaitu terjadi saat ini dan merupakan isu terbaru.

· Logis Dan Sistematis

Teks editorial ditulis dengan runtut dan sistematis. Penggunaan bahasa dalam teks ini juga harus mudah dipahami oleh pembaca sehingga redaksi dengan mudah mengajak para pembaca menilai bagaimana masalah atau isu tersebut.

· Argumentatif

Penulisan teks editorial bersifat argumentatif, yaitu sebuah pemikiran atau opini yang menanggapi sebuah isu atau kasus tertentu. Argumen yang disampaikan oleh redaksi pun harus objektif karena dalam hal ini pembaca akan lebih mudah untuk mengetahui sisi negatif dan positif dari masalah yang diangkat.

· Pemilihan Kata yang Lugas dan Tepat

Dalam menulis teks editorial, diksi atau pemilihan kata berbeda dengan teks fiktif. Umumnya, diksi yang digunakan pada teks editorial cenderung tegas dan lugas. Penggunaan bahasanya juga lebih ke formal.

Tujuannya yaitu supaya para pembaca lebih mudah memahami substansi yang disampaikan oleh redaksi. Dengan menuliskannya menggunakan diksi yang tepat, maka redaksi dapat mendialogkan apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui teks editorial tersebut.


Struktur Teks Editorial

Secara umum, teks editorial memiliki struktur tersendiri. Berikut ini merupakan struktur dari teks editorial yang harus dipahami dalam penulisannya.

1. Pernyataan Pendapat

Pernyataan pendapat atau disebut dengan Thesis Statement adalah bagian awal dari teks editorial yang mengemukakan apa topik yang hendak disampaikan. Umumnya, bagian ini ada di awal paragraf untuk membuka pembahasan.

2. Argumentasi

Argumentasi atau pendapat merupakan struktur kedua dari teks editorial. Di bagian ini penulis akan menyampaikan fakta yang terjadi serta mengemukakan pendapat atau mengomentari fakta tersebut sesuai dengan sudut pandang dan nilai yang dipegang olehnya. Tujuan penulisan argumentasi atau opini dalam teks editorial yaitu untuk meyakinkan dan mempengaruhi para pembaca.

3. Pernyataan Ulang Pendapat/Reiterasi

Pernyataan ulang pendapat atau disebut dengan reiterasi merupakan bagian dalam teks editorial yang isinya berupa penegasan ulang dari pendapat yang telah disampaikan.

Namun penegasan ulang tersebut didukung dengan adanya fakta pada bagian argumen untuk memperkuat pernyataan penegasan. Registrasi pada teks editorial ada di bagian akhir teks sebagai opini penutup sehingga dapat lebih meyakinkan para pembaca.


contoh teks editorial tentang lingkungan sekolah

Contoh Teks Editorial tentang Isu Lingkungan Sekolah

(Pernyataan Pendapat)
Sekolahan menjadi salah satu tempat yang sangat penting untuk dijaga kebersihannya karena akan berpengaruh terhadap kenyamanan belajar mengajar. Menjaga dan melestarikan kebersihan lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab dari semua warga sekolah mulai dari murid, guru, petugas kebersihan, penjaga, dan lain-lain.

Hal ini bertujuan supaya setiap warga sekolah dapat melakukan aktivitas dengan nyaman. Untuk itu, menjaga kelestarian lingkungan sekolah salah satunya dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihannya.

(Argumentasi)
Pentingnya untuk menjaga kebersihan area sekolahan sangatlah bermanfaat karena apabila lingkungan bersih maka kehidupan yang aman, nyaman, dan sehat akan tercipta. Apalagi lingkungan sekolah merupakan lingkungan yang dapat mendorong semangat belajar bagi murid. Apabila lingkungan sekolah sehat dan bersih, maka bisa menjadi sekolah yang unggul dan menciptakan murid yang berkualitas.

Banyak yang beranggapan bahwa menjaga kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab dari petugas kebersihan, tapi hal ini merupakan salah kaprah. Semua warga sekolah memiliki tanggung jawab yang sama untuk melestarikan lingkungan sekolah dengan baik.

Supaya lingkungan tetap nyaman dan bersih untuk aktivitas belajar mengajar, maka perlu melakukan langkah-langkah tertentu supaya lingkungan sekolah tetap terjaga. Misalnya membuat tata tertib kebersihan, daftar piket kelas, gotong royong membersihkan lingkungan sekolah, Jumat bersih, dan lain sebagainya.

Tidak hanya sekedar mengatasi kebersihan sekolah, setiap warga sekolah juga perlu menjalani budaya hidup bersih. Selain itu juga bisa melakukan aktivitas pemilahan sampah organik dan anorganik, penghematan energi, dan kunjungan wisata dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah.

(Reiterasi)
Adanya berbagai aktivitas untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah maka diharapkan area tersebut dapat menjadi tempat yang nyaman untuk belajar mengajar. Selain itu, siswa-siswi beserta seluruh warga sekolah diharapkan memiliki kesadaran masing-masing untuk senantiasa menjaga kebersihan. Perlu ditegaskan kembali bahwa kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama.

Contoh Teks Editorial tentang Lingkungan Sekitar Rumah

(Pernyataan)
Dalam hidup bermasyarakat dan bertetangga, tentunya harus saling gotong royong. Apalagi jika hidup bermasyarakat di area rumah, kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah atau kedudukan pangkat tertentu saja masyarakat, tetapi merupakan tanggung jawab semua warga RT/RW sekitar.

(Argumentasi)
Ketika melihat fakta, saat ini banyak terjadi bencana yang disebabkan karena ulah manusia sendiri, misalnya buang sampah sembarangan. Alhasil, dampaknya berujung pada banjir bandang di area masyarakat. Sampah yang tersumbat di selokan atau saluran air membuat air yang seharusnya mengalir justru tergenang.

Apalagi ditambah dengan musim penghujan yang tiada henti, akhirnya saluran air pun tersumbat dan air bak membludak membanjiri pemukiman rumah. Hal ini terjadi di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di lingkungan masyarakat yang kurang menjaga kebersihan.

Untuk itu, setiap masyarakat perlu memiliki kesadaran yang penuh dalam melestarikan lingkungan sekitar rumah, mulai dari melakukan hal-hal kecil. Biasakan untuk membuang sampah pada tempatnya, kemudian jika sudah terkumpul maka langsung buang ke TPA, bukan ke sungai.


Jika dibuang ke sungai, hal ini berakibat buruk terhadap ekosistem perairan. Ekosistem sungai akhirnya terganggu dan ikan-ikan bisa mati karena tercemar oleh limbah atau sampah.

Selain itu, untuk menjaga kebersihan di sekitar rumah bersama warga setempat, usahakan untuk membuat jadwal rutin bergotong-royong. Misalnya dalam seminggu sekali diadakan kerja bakti warga untuk membersihkan area sekitar rumah dengan membersihkan saluran air atau drainase. Namun hal ini harus dilakukan oleh setiap warga masyarakat.

Jika tidak ingin pemukiman diserang oleh wabah penyakit kulit, nyamuk demam berdarah atau malaria, maka jagalah kebersihan tampungan air. Kuraslah bak penampungan air secara rutin dua minggu sekali sehingga tidak menjadi sarang nyamuk atau sarang penyakit.

(Reiterasi)
Kerja bakti atau gotong royong di area rumah bersama warga sekitar merupakan hal yang sangat penting. Setiap warga masyarakat harus memiliki kesadaran penuh untuk melestarikan lingkungan sekitar karena hal ini juga memberikan pengaruh bagi kehidupan masyarakat bersama. Sebagai warga masyarakat yang baik di area rumah, ikutilah aturan RT/RW yang berlaku, karena ini juga untuk kepentingan masyarakat secara menyeluruh.

lingkungan

Contoh Teks Editorial tentang Lingkungan Hidup

(Pernyataan)
Saat ini terjadi berbagai dampak buruk terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah pemanasan global atau global warming. Meskipun manusia merupakan agen pembangunan di bumi tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa manusia juga yang menjadi penyebab kerusakan lingkungan terjadi.

Banyak aktivitas manusia yang menghasilkan polusi dan merusak alam. Bahkan perubahan iklim dan pemanasan global yang terjadi disebabkan karena aktivitas manusia. Hal ini dipengaruhi oleh terjadinya efek rumah kaca.

(Argumentasi)
Seorang ilmuwan pada tahun 1824 bernama Joseph Foirier memperkenalkan konsep dari efek rumah kaca untuk pertama kalinya. Menurut dirinya, hal ini adalah proses pemanasan di bumi yang diakibatkan karena atmosfer.

Fenomena ini terjadi ketika pantulan cahaya matahari menembus atmosfer bumi yang membuat gas karbondioksida dan gas lainnya akhirnya merusak lapisan atmosfer. Meskipun efek rumah kaca dapat terjadi secara alami tetapi kenyataannya faktor terbesar yang menyebabkan efek rumah kaca yaitu aktivitas manusia.

Salah satu penyebab terjadinya efek rumah kaca yaitu gas buatan atau CFC yang sifatnya tidak beracun dan tidak mudah terbakar. Umumnya pemakaian CFC ini digunakan untuk lemari es, pengembangan busa, dan lemari pendingin.

Semakin banyak penggunaan peralatan tersebut maka gas CFC yang dihasilkan semakin banyak, gas ini dapat menyebabkan efek pemanasan global yang lebih tinggi dibandingkan CO2 membuat lapisan ozon semakin tipis.

Adapun penyebab lainnya terjadinya efek rumah kaca yaitu gas metana yang sering dimanfaatkan sebagai bahan bakar energi listrik dan ketel uap. Semakin banyak penggunaan gas metana, maka bisa menyebabkan polusi udara yang membuat gas ini semakin banyak di atmosfer. Penyebab lainnya yaitu gas karbondioksida yang semakin meningkat belerang dioksida, nitrogen oksida, dan uap air atau H2O.

Apabila efek rumah kaca terjadi terus-menerus, maka populasi hewan dan tumbuhan bisa menurun dan menyebabkan kepunahan. Faktanya, hewan cenderung menghindari iklim yang tidak menentukan karena pemanasan global dan akhirnya lebih memilih bermigrasi ke pegunungan atau arah kutub. Kesehatan manusia juga dapat terganggu karena terjadinya pemanasan global.

Untuk mengurangi efek rumah kaca sehingga tetap menjaga lingkungan hidup, gunakanlah energi listrik secukupnya. Jika alat elektronik sudah tidak digunakan, cabutlah dari sumber listrik. Manusia juga bisa mulai mengganti bahan bakar dengan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Adapun upaya lainnya yaitu seperti mengurangi air minum botol kemasan dan penggunaan wadah plastik.

(Reiterasi)
Efek rumah kaca merupakan kondisi yang cukup mengkhawatirkan untuk lingkungan hidup di beberapa waktu terakhir ini karena menyebabkan pemanasan global di bumi. Hal ini disebabkan karena berbagai hal, terutama aktivitas manusia yang kurang bisa menjaga lingkungan hidup.

Oleh karena itu, setiap orang diharapkan memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk keselamatan bumi. Ada banyak upaya yang dapat dilakukan untuk membuat lingkungan hidup terus lestari, setidaknya dapat meminimalisir efek rumah kaca yang berdampak buruk bagi kehidupan.

Sebutkan Fungsi Teks Editorial ?

Ada 3, yaitu: menjelaskan berita / fakta / kondisi dan dampaknya pada masyarakat,
Menjelaskan latar belakang yang berkaitan dengan kenyataan sosial dan faktor yang memengaruhi,
Terdapat analisa kondisi agar mempersiapkan kemungkinan yang akan terjadi.

Sebutkan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial ?

Adverbia yang betujuan agar pembaca mempercayai ulasan yang dibahas, Verba Relasional yang menunjukan hubungan intensitas dan kepemilikan, Verba Mental yang menunjukkan persepsi afeksi kognisi, Verba Material yang menerangkan perbuatan atau peristiwa, Konjungsi yang merupakan kata sambung

Editor Choices :

Itulah penjelasan mengenai teks editorial yang meliputi pengertian, ciri, struktur, bendera contohnya. Dalam menulis teks editorial, perlu untuk memperhatikan kaidah penulisan sehingga dapat dipahami oleh para pembaca.

Komentar / Pertanyaan