Kaidah Kebahasaan Teks Inspiratif beserta Definisi Ciri Jenis dan Strukturnya

Di zaman sekarang banyak sekali kisah-kisah orang yang bisa memotivasi orang lain. Kisah-kisah tersebut seringkali dibuat alur melalui tulisan ataupun video. Sebagian besar dari kaidah kebahasaan teks inspiratif tersebut memiliki alur cerita naratif.

Kemudian di dalamnya terdapat penjelasan mengenai emosi yang menggambarkan kejadian saat itu. Selanjutnya diciptakan proses dan juga hasilnya yang menggugah semangat. Bagi Anda yang belum terlalu paham, maka dapat mencari tahu lebih lanjut dalam penjelasan berikut.

Definisi Teks Inspiratif

Kata inspiratif dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai Ilham atau ide. Kisah inspiratif dapat didefinisikan sebagai cerita yang mampu melibatkan emosi pembacanya dengan alur runtut sehingga menjadi lebih bersemangat. Di dalamnya seringkali memberitahukan keterangan mengenai suatu wilayah.

Kaidah Kebahasaan Teks Inspiratif
Kaidah Kebahasaan Teks Inspiratif

Kisah-kisah yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan kesuksesan seseorang. Dengan kata lain, tidak hanya membahas tentang materi. Bisa berupa kisah yang menyadarkan seseorang akan suatu hal yang sering dilupakan dalam hidup ini. Cerita yang dibawakan juga bisa berupa kisah menyentuh hati.

Bahkan kisah sederhana tentang pentingnya menanam pohon karena suplai oksigen pada manusia jugaasuk kategori ini. Mungkin sebagian dari kita tidak akan berfikir sampai ke sini.

Pembuatan dari alur cerita seringkali dilakukan dengan pemikiran orang-orang yang bijaksana. Kebijaksanaan itulah yang berusaha untuk ditularkan kepada para pembacanya sehingga bacaan ini dapat membentuk masyarakat yang bermoral tinggi.

Ciri-ciri Teks Inspiratif sesuai Kurikulum 2022

Sebuah teks inspiratif selalu memiliki ciri khas tertentu yang bisa dibedakan dari teks lainnya. Seluruh ciri-ciri tersebut bisa Anda simak di bawah ini.

  • Punya Tema Tertentu

Setiap kisah inspiratif selalu memiliki alur tema tertentu. Kemudian dari tema tadi dapat dikembangkan cerita menarik yang mempengaruhi emosi pembaca. Misalkan saja tema hargai makanan yang melibatkan cerita betapa sulitnya orang Palestina dan Afrika Selatan mencari makan, sementara orang lain dengan mudahnya buang-buang makanan.

  • Penceritaan yang Runtut

Alur kisah inspiratif selalu dibuat runtut sehingga orang mudah memahami. Alurnya yang jelas juga membuat pembaca paham terhadap pesan moral yang ingin diberikan. Alur yang dimaksud bisa berupa mundur terus maju atau campuran.

  • Punya Pengaruh Positif

Disebut sebagai kisah inspiratif karena memang memberikan dampak positif. Pembuat kisah juga mengharapkan agar pesan yang disampaikan dapat menyadarkan atau menyentuh hati seseorang terhadap suatu hal. Isi dari kisah ini juga mampu membuat seseorang berubah seperti apa yang diceritakan dalam kisah.


  • Mampu Membantu Meningkatkan Moral Masyarakat

Tidak dapat dipungkiri bahwa generasi sekarang krisis terhadap moral. Dengan keberadaan teks inspiratif mampu membuat orang sadar betapa pentingnya menjadi manusia bermoral. Moral yang dimaksud sendiri berkaitan dengan banyak bidang. Bahkan penyebaran cerita ini mampu meningkatkan kepedulian, kasih sayang, empati, kejujuran, kegigihan, dan lain-lain.

contoh

Jenis Teks Inspiratif

Anda sudah paham mengenai definisi dari teks Inspiratif. Saatnya beranjak ke pembahasan tentang jenis-jenis dari kisah inspiratif. Beberapa dari jenisnya adalah fiksi dan non-fiksi. Masing-masing penjelasan dapat diketahui lebih rinci berikut.

  • Teks Cerita Inspiratif Jenis Fiksi

Jenis kisah ini banyak beredar di Indonesia dan hampir setiap daerah punya kekhasan masing-masing. Kisah yang diceritakan punya tokoh dan latar belakang yang direka. Adakalanya cerita yang dibawakan sedikit tak masuk akal, tetapi yang perlu disorot ada pada pesan yang ingin disampaikan. Contoh dari cerita fiksi adalah legenda dan fabel.

Beberapa judul legendaris yang masih sering dikenal generasi muda yakni Timun Mas, Gunung Tangkuban Perahu, Malin Kundang, dan lain-lain. Masing-masing cerita di atas masuk kategori fiksi sehingga tokoh dan latarnya tidak benar-benar ada.

Namun semua cerita ini punya pesan moral masing-masing. Contohnya cerita Malin Kundang yang membawakan pesan moral dilarang durhaka kepada orang tua. Lalu Timun Mas yang memberikan pesan moral jangan berlaku kejam dan mengancam orang lain kalau tidak ingin kena karma. Jadi raksasa yang dijelaskan dalam Timun Mas tidak benar-benar ada di dunia nyata.


  • Jenis Teks Cerita Inspiratif Non-Fiksi

Jenis kedua dari teks Inspiratif adalah non-fiksi. Kisah diangkat dari peristiwa maupun tokoh yang nyata. Inpirasi tokoh diambil dari orang-orang terkenal yang jalan hidupnya menyentuh hati maupun motivasi pembaca. Contoh dari jenis inspiratif tokoh adalah Kartini, B.J. Habibie, Bob Sadino, Susi Pudjiastuti, dan lain-lain.

Semua tokoh tadi punya peranan penting pada bidangnya. Kartini menginspirasi pembaca untuk memberdayakan perempuan sehingga menjadi pandai dan dapat hidup mandiri. B.J. Habibie menjelaskan tentang kegigihan yang harus dijalani untuk orang jenius sekalipun.

Sedangkan untuk jenis non-fiksi peristiwa, lebih menjelaskan suatu peristiwa yang berkaitan suatu hal dan pernah terjadi di dunia nyata. Misalkan saja Pandemi mengajarkan kita tentang pentingnya menabung dan investasi. Peristiwa pandemi Covid-19 sendiri pernah terjadi mulai tahun 2019 dan menyebabkan banyak perusahaan bangkrut sehingga banyak PHK.

contoh

Struktur Teks Inspiratif

Kini kita akan membahas mengenai struktur dari cerita inspirasi. Cerita inspiratif sendiri seringkali dibuat dengan penggunaan orientasi, penjelasan peristiwa, komplikasi, resolusi, dan koda. Masing-masing penjelasan lebih lanjutnya akan dijelaskan di bawah:

  • Orientasi

Teks inspiratif selalu dimulai dengan adanya orientasi atau kata pengantar. Kata pengantar ini biasanya menjelaskan tentang karakter utama dan juga kondisi yang sedang dialaminya dari masa depan atau masa lalu. Pembuatan orientasi harus dapat menarik minat pembaca dengan baik sehingga mereka bisa sampai terhadap moral yang ingin disampaikan.

  • Penjelasan Peristiwa

Bagian ini diletakkan setelah orientasi. Cenderung lebih menjelaskan peristiwa secara runtut dari tokoh utama. Seringkali dikisahkan dengan konflik yang tengah melanda tokoh utama. Pada bagian penjelasan peristiwa belum ada bagian puncak konflik yang menjadikan titik balik tokoh utama.

  • Komplikasi

Pada bagian komplikasi akan menjelaskan tentang puncak cerita. Pembaca akan digiring mengetahui intinya dalam komplikasi. Peristiwa ini sama sekali tidak boleh di-skip ketika membaca. Di dalamnya memuat hal yang menginspirasi tokoh utama.

  • Resolusi

Setelah konflik yang dialami tokoh utama, biasanya akan muncul solusi. Tokoh utama akhirnya dapat menyelesaikan permasalahan yang menimpanya. Jika tokoh utama bersifat antagonis, maka cenderung diceritakan penyesalan dan mengubah tabiatnya menjadi karakter baik. Sedangkan tokoh berkarakter protagonis cenderung punya akhir cerita yang bahagia.

  • Koda

Terakhir ada bagian yang disebut Koda  tidak kalah pentingnya dengan struktur sebelumnya. Di bagian ini dijelaskan mengenai penutupan kisah inspiratif. Selain itu juga terdapat penjelasan mengenai pesan moral yang bisa dipetik oleh pembaca dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Samapai disini Anda sudah paham mengenai kaidah kebahasaan teks inspiratif. Didunia pendidiakn sudah ada kurikulum yang membahasnya. Di dunia modern pun Anda dapat mengemas kisah tersebut sebagai konten di media sosial. Alhasil Anda dapat turut andil dalam menyebarkan moral dan pengaruh positif ke masyarakat.

Hal ini penting juga bagi pembangunan negara kita. Kita tahu bahwa Indonesia sedang alami krisis moral. Sehingga generasi mudanya harus mendapatkan pendidikan moral lebih banyak. Anda pun dapat membantu menyebarkan hal ini kepada orang terdekat untuk andil dalam pembangunan moral.


Sebutkan 4 Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif ?

Penggunaan kalimat yang bermakna lampau misal kemaren, dahulu, pada awalnya dsb.
Penggunaan konjungsi kronologis yang menyatakan urutan waktu, misal kemudian selanjutnya.
Penggunaan kata kerja yang menandakan suatu aksi tindakan.
Pada umumnya penulis mengambil sudut pandang orang pertama (aku kami), sisanya dari sudut pandang orang ketiga (dia mereka)

Bagaimana langkah-langkah dalam menyusun teks inspiratif?

1. Menentukan topik dan amanat
atau nilai moral yang ingin disampaikan,
2. Pilih sasaran pembaca (anak-anak, remaja, dewasa)
3. Susun kejadian utama dalam bentuk skema alur.
4. Lampirkan detail peristiwa sebagai pendukung.
5. Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut pandangan.
6. Kelompokan peristiwa ke dalam sesi awal, perkembangan, dan akhir cerita.

Komentar / Pertanyaan

Trending Topics
harga tarif tiket masuk kolam renang palem pondok kelapa jakarta timur
sekolah kedinasan yang menerima lulusan smk
Sekolah Ikatan Dinas Tanpa Syarat Tinggi Badan
tarif harga tiket Kolam Renang Modernland Tangerang
harga tiket masuk pantai pasir putih PIK 2
harga tarif tiket masuk heha ocean view gunung kidul yogyakarta

Author

CEO DeckaRenas SaptoAfr S.Kom, An engineer who loves to write about education, lifestyle, tech stuff and popular sciences. CP: Twitter | FB | IG

Logo DeckaRenas