4 Contoh Deskripsi Keadaan Ekonomi KIP Kuliah Terbaru

Dalam proses pendaftaran KIP, deskripsi keadaan ekonomi KIP Kuliah perlu dipahami dengan seksama. Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP-K sendiri merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan SMA/SMK/MA yang berprestasi dalam bidang akademik, namun memiliki keterbatasan ekonomi.

Pendaftaran KIP-K ini bertujuan supaya pendaftar memang benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu dan divalidasi oleh lembaga terkait yang berwenang. Nah, untuk mengetahui lebih lengkap mengenai KIP-K dan contoh deskripsi keadaan ekonomi, yuk simak pembahasannya berikut.

Contoh Deskripsi Keadaan Ekonomi KIP Kuliah

Seperti namanya, deskripsi keadaan ekonomi KIP-K adalah gambaran ekonomi keluarga pelamar KIP-K yang dipaparkan dalam bentuk narasi sesuai keadaan yang sebenarnya. Penjabaran tersebut harus dibuat dengan sejujur-jujurnya, komplet tapi singkat dan efektif.

Deskripsi Keadaan Ekonomi KIP Kuliah

Deskripsi keadaan ekonomi ini sangat penting dan harus dijelaskan dengan benar karena berkaitan termasuk data pelengkap untuk mengisi persyaratan KIP. Adapun beberapa contoh dari deskripsi mengenai keadaan ekonomi KIP-K ini, di antaranya:

1. Deskripsi Keadaan Ekonomi Pekerjaan Ortu Petani

Saya berasal dari keluarga kurang mampu dan ayah saya bermata pencaharian sebagai seorang buruh tani di lahan milik orang lain. Penghasilan ayah saya dari pekerjaan bertani tidak pasti setiap bulannya.

Sementara ibu saya tidak bekerja dan hanya seorang ibu rumah tangga biasa sehingga untuk biaya sekolah saya dan adik saya sangat pas-pasan. Saya juga memiliki seorang adik yang masih bersekolah di jenjang Sekolah Dasar atau SD.

Meskipun demikian, keluarga saya tidak menerima manfaat dari PKH/KIS/KKS yang diberikan pemerintah. Karena itu, saya menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM dari desa sebagai dokumen pendukung keadaan ekonomi keluarga saya untuk melengkapi data KIP Kuliah.

2. Deskripsi Keadaan Ekonomi Pekerjaan Ortu Sopir Angkot

Saya berasal dari keluarga tidak mampu dan ayah saya bekerja sebagai seorang sopir angkot dengan penghasilan di bawah UMR tempat saya tinggal. Sementara ibu saya tidak memiliki pekerjaan dan hanya seorang ibu rumah tangga biasa tanpa penghasilan.

Selain itu, saya juga memiliki dua orang adik yang masing-masing masih bersekolah di jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP. Dengan begitu, ayah saya menjadi tulang punggung keluarga yang membiayai sekolah saya dan adik-adiknya saya dengan penghasilan cukup kecil.

Meskipun berasal dari keluarga kurang mampu, kami belum mendapatkan KKS/KIS/PKH dari pemerintah. Untuk itu, saya menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM sebagai dokumen pendukung keadaan ekonomi dalam melengkapi data KIP Kuliah.


contoh

3. Deskripsi Keadaan Ekonomi Pekerjaan Ortu Karyawan

Saya berasal dari keluarga kurang mampu dan ayah saya bekerja sebagai karyawan pabrik dengan status pekerjaan yang masih kontrak. Penghasilan ayah saya sebagai karyawan pabrik di bawah UMR kabupaten tempat saya tinggal sehingga terbilang sangat kecil.

Sementara itu, ibu saya ada hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa tanpa penghasilan. Karena itu, segala kebutuhan keluarga ditanggung oleh ayah sendiri yang berakibat kesulitan dalam membiayai sekolah saya dan adik saya.

Meski tergolong dari keluarga yang tidak mampu, saya belum mendapatkan bantuan PKH/KIS/KKS dari pemerintah. Maka dari itu, untuk melengkapi dokumen KIP Kuliah saya harus melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM yang berasal dari desa.

4. Deskripsi Keadaan Ekonomi Pekerjaan Ortu Meninggal

Saya berasal dari keluarga yang tidak mampu, ayah sudah meninggal dunia, dan ibu saya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas di pabrik. Ibu saya telah menjadi tulang punggung satu-satunya dengan gaji di bawah UMR kabupaten domisili tempat saya tinggal.

Selain itu, saya juga memiliki seorang adik yang masih bersekolah di jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP. Segala kebutuhan keluarga ditanggung sepenuhnya oleh ibu sehingga untuk keperluan sekolah saya dan adik-adik sangat kurang dan pas-pasan.


Meski begitu, keluarga saya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, seperti PKH/KIS/KKS. Oleh karena itu, saya melampirkan dokumen pendukung, berupa Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM dari desa domisili untuk melengkapi dokumen KIP Kuliah.

IP Kuliah Kemendikbud.Go.Id

Data Keadaan Ekonomi KIP Kuliah yang Perlu Diisi

Sebelum membuat deskripsi keadaan ekonomi untuk KIP-K, ada beberapa data yang perlu diisi terlebih dahulu sebagai pelengkap dokumen. Beberapa data yang terdapat pada menu ekonomi KIP Kuliah saat mendaftar, meliputi:

1. Dokumen pendukung keadaan ekonomi

Data pertama yang ada pada menu KIP-K adalah dokumen pendukung keadaan ekonomi. Dalam menu ini, bisa diisi dengan file foto dalam format JPG atau JPEG dengan ukuran maksimal 300 kb. Isinya pun bersifat opsional, di mana dapat diisi dengan data apapun yang mendukung keadaan ekonomi.

2. Deskripsi keadaan ekonomi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, data paling penting untuk KIP-K, yakni deskripsi keadaan ekonomi. Dalam deskripsi ini, pendaftar harus menjelaskan mengenai kondisi ekonomi dalam bentuk narasi, baik berkaitan dengan dokumen pendukung atau menceritakan keadaan ekonominya.

3. Penghasilan ayah

Pendapatan orang tua laki-laki atau ayah bisa diisi dengan memilih jawaban yang tersedia. Pilihan biasanya akan muncul saat menekan tombol “pilih penghasilan ayah”, selanjutnya bisa memilih jawaban yang tersedia sesuai dengan penghasilan ayah.

4. Penghasilan ibu

Pendapatan orang tua perempuan atau ibu dapat diisi dengan memilih jawaban yang sudah tersedia. Pilihan tersebut muncul saat menekan tombol “pilih penghasilan ibu”, dan selanjutnya bisa memilih jawaban tersedia yang sesuai dengan penghasilan dari ibu.

5. Hutang

Untuk hutang, menu ini merupakan pilihan opsional di mana dapat diisi atau mengosongkan jika kedua orang tua tidak memiliki hutang. Namun, apabila memiliki hutang, maka bisa diisi dengan jumlah nominal hutang yang menjadi tanggungan orang tua.

6. Piutang

Sama dengan hutang, piutang juga termasuk menu opsional di mana dapat diisi atau dikosongkan saja. Apabila memiliki piutang, maka bisa diisi dengan jumlah nominal piutang yang ada dan kosongkan jika memang tidak ada.

7. Cicilan Piutang

Menu lainnya yang ada di data keadaan ekonomi KIP Kuliah adalah cicilan piutang. Umumnya, cicilan piutang merupakan menu opsional yang dapat diisi dan dikosongkan saja sesuai keadaan. Apabila orang tua memiliki cicilan piutang, maka bisa diisi dengan jumlah nominal piutang yang ditanggung dan kosongkan jika tidak ada.

8. Tabungan keluarga

Untuk menu tabungan keluarga, bisa diisi atau dikosongkan saja. Jika orang tua memiliki tabungan, maka dapat diisi dengan jumlah nominal tabungan yang dimiliki dan kosongkan jika memang tidak memilikinya.


Dalam mengisi data keadaan ekonomi KIP Kuliah, sangat penting untuk menuliskan kondisi yang sebenarnya tanpa ada kebohongan sama sekali. Dengan bertindak jujur, maka bisa menerapkan upaya pemberantasan korupsi yang dimulai dari diri sendiri.

Editor Choices :

Demikian informasi terkait deskripsi keadaan ekonomi KIP Kuliah beserta contoh dan data-data pendukung lainnya. Apabila ingin mendaftar KIP-K, pastikan untuk memberikan deskripsi keadaan ekonomi dengan benar dan jujur, ya.

Komentar / Pertanyaan