Contoh Teks Cerita Sejarah Pulau Samosir Beserta Strukturnya

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan yang dinamakan teks sejarah. Cerita sejarah ini berisikan kisah masa lalu yang menjadi sebuah muasal dan punya nilai sejarah. Contoh teks cerita Sejarah Pulau Samosir juga bisa dibaca di mana – mana.

Struktur Teks Sejarah

Ada tiga struktur yang dimiliki oleh cerita sejarah yang harus diketahui yaitu orientasi, urutan peristiwa, serta reorientasi.

  • Orientasi, merupakan bagian dari pembukaan suatu cerita sejarah yang biasanya menggunakan kalimat yang deskriptif
  • Urutan Peristiwa, merupakan suatu rekaman peristiwa sejarah dimana peristiwa yang terjadi akan disusun berdasarkan dengan kronologi.
  • Reorientasi, bagian ini merupakan komentar pribadi dari penulis dan bersifat opsional bisa ditulis atau tidak. Reorientasi ini bisa memuat dampak apa yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut.
Contoh Teks Cerita Sejarah Pulau Samosir

Ciri – Ciri Teks Cerita Sejarah

Sebelum bisa menulis contoh cerita sejarah perlu diketahui terlebih dahulu mengenai ciri-ciri teks cerita sejarah yaitu sebagai berikut.

  1. Ceritanya disajikan berdasarkan urutan atau kronologisnya, ceritanya harus disajikan secara berurutan. Sesuai dengan waktu dari peristiwa yang terjadi.
  2. Cerita sejarah berisikan fakta, suatu cerita sejarah juga harus berisikan fakta dan kebenaran.
  3. Menggunakan kata sambung waktu, seperti contohnya kemudian, sejak, hingga, lalu, dan lain sebagainya.

Ketiga ciri penting tersebut harus dimiliki saat akan membuat sebuah teks cerita sejarah. Tidak boleh ada yang terlewat baik itu urutan waktu, kata sambung bahkan fakta yang berisi kebenaran sebuah cerita.

Teks cerita sejarah ini diharapkan dapat menceritakan kejadian lampau dan mudah untuk dipahami.

Contoh Teks Cerita Sejarah Pulau Samosir Danau Toba

Agar dapat lebih memahami lagi terkait dengan cerita sejarah berikut ini akan diberikan contoh untuk teks cerita sejarah Pulau Samosir dengan struktur yang sudah ditentukan yaitu orientasi – urutan peristiwa – reorientasi.

Sejarah Terciptanya Pulau Samosir

Orientasi

Siapa sih yang tidak pernah mendengar dan mengenal terkait Pulau Samosir yang berada di Sumatera Utara ini? Tentu saja sudah banyak orang yang mendengar berbagai versi cerita terkait dengan Pulau Samosir ini. Pulau ini juga merupakan destinasi wisata yang wajib untuk dikunjungi saat sedang berada di Sumatera Utara.

Contoh Teks Cerita Sejarah Pulau Samosir
Urban Legend: Batu Gantung di Pulau Samosir

Urutan Peristiwa


Pulau Samosir ini merupakan Pulau yang terbentuk dari 3 kali letusan gunung berapi yang sudah terjadi ratusan bahkan hingga ribuan tahun yang lalu. Gunung yang pernah meletus ini yaitu bernama Gunung Toba yang merupakan Gunung dengan ukuran besar dan tinggi pada saat itu.

Gunung Toba ini meletus sekitar pada 840.000 tahun lalu, letusannya ini menghasilkan kawah yang berada di sebelah timur Danau Toba dimana saat ini Danau tersebut berasa di kawasan Porsea, Kabupaten Toba Samosir.

Lalu letusan kedua ini terjadi pada 500 ribu tahun lalu yang kemudian letusan tersebut membentuk kawah yang ada di utara Danau Toba yaitu saat ini berada di daerah Haranggaol.

Kemudian, letusan yang ketiga ini terjadi pada 75.000 tahun silam dan merupakan letusan terdahsyat yang pernah terjadi. Bahkan letusannya sampai ke Amerika Latin – Venezuela dan berakibat pada ⅔ bagian bumi jadi gelap serta tertutup es. Populasi manusia di bumi saat itu hanya 15.000 orang akibat dampak letusan dahsyat ini.

Akibat letusan ini terbentuklah kawah Toba atau kawah kosong yang perlahan mulai terisi oleh air hujan dalam kurun waktu ratusan tahun. Hingga kemudian membentuk Danau Toba dan sisa dari letusan yang sangat dahsyat tersebut kemudian membentuk Pulau Samosir.


Contoh Teks Cerita Sejarah Pulau Samosir
Dahsyatnya Letusan Gunung Toba

Reorientasi

Akibat peristiwa letusan Gunung Toba tersebut, Pula Samosir yang semula masih berada di daratan yang sama dengan Sumatera kini menjadi pulau yang ada di tengah danau yang dulunya merupakan sebuah Tanjung di Danau Toba.

Dahulu warga menyeret perahu mereka untuk pindah ke sisi Danau Toba yang lainnya. Pada era Belanda juga kemudian di bangunlah kanal sungai untuk mempertemukan Danau Toba. Kanal sungai ini berfungsi untuk memudahkan dalam perpindahan ke danau satu ke yang lainnya tanpa harus memutari Pulau Samosir.

Masyarakat setempat juga sudah tidak perlu lagi untuk menyeret perahu mereka hingga sampai ke tepi lainnya. Dengan adanya kanal tersebut maka Pulau Samosir sudah resmi menjadi pulau sendiri.

Kawasan pemotongan Samosir kemudian diberikan nama Tano Ponggol dan di Tano Ponggol ini terdapat jembatan kayu yang sudah berumur sangat lama. Tahun 1982 jembatan yang ada Tano Ponggol ini sudah menjadi jembatan dengan pondasi beton.

Itulah contoh teks cerita Sejarah Pulau Samosir dengan struktur orientasi – urutan peristiwa – reorientasi. Anda dapat mencoba untuk membuat sebuah cerita teks sejarah dengan materi yang sudah diketahui dan tentunya berisikan fakta bukan hanya opini.

Editor Choices :

Bagian reorientasi seperti di atas bisa di tulis ataupun tidak karena hanya bersifat opsional. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat dan selamat mencoba.

Komentar / Pertanyaan