7 Cerita Pendek Singkat Terbaik Berbagai Tema Menarik

Cerpen adalah karangan fiktif, bisa juga non-fiktif (kisahnya diambil dari pengalaman hidup seseorang), normalnya ia terdiri dari 500 – 30.000 kata. Jika lebih dari itu, bukan cerpen lagi namanya, tapi novel.

Adapun jenis karangan lain yang lebih pendek dari cerpen. Namanya adalah flashfiction, karangan ini tidak lebih dari 100 kata. Kisahnya sangat pendek dan plot twist.

Cerpen harus ditulis dengan padat, jelas, singkat dan tidak bertele-tele. Karangan ini dibuat supaya kita bisa menyelesaikan bacaan dalam sekali duduk, tidak seperti novel yang butuh waktu lama dalam menamatkan bacaan.

Cerita Pendek Singkat

Bagi Anda yang sedang mencari kumpulan cerita pendek singkat, berikut ini kami memiliki beberapa contoh karya yang dapat Anda baca.

Contoh Cerita Pendek Singkat tentang Persahabatan

Gadis Populer di Sekolahku

Nama gadis itu adalah Fiona, dia cantik, pintar, kaya, banyak disukai oleh laki-laki maupun wanita di sekelilingnya. Dia memiliki banyak teman, dia tak pernah sendirian, hidupnya tidak pernah sepi. Sangat berkebalikan dengan diriku yang punya teman saja tidak.

Sponsored Link

Aku hanya wanita kutu buku yang setiap hari menghabiskan waktu di sekolah dengan duduk dan diam. Aku tidak pernah ke kantin, tiap hari hanya makan bekal yang kubawa dari rumah. Hidup yang membosankan bukan? Andai aku seperti Fiona, atau setidaknya punya teman satu saja.

Kenapa tidak ada yang mau berteman denganku?

Saat aku sedang sibuk membaca buku di bangkuku, seseorang masuk ke kelas, aku mengernyitkan keningku. “Fiona?”

Tumben sekali dia sendirian. Ke mana teman-temannya.

“Sendirian aja,” kata Fiona.


Aku mengerutkan kening. Dia bicara padaku? Seriusan? Tapi di kelas ini memang hanya ada aku, jadi dia bicara padaku?

“Ha?” Bingungku.

Gadis itu mendekat padaku. Lalu duduk di depan bangku yang aku duduki ini.

“Aku temenin ya,” kata Fiona.

“Iya,” kataku gugup.


Fiona yang tiba-tiba datang ke hidupku yang sunyi ini sangat membuat kaget. Ada apa dengannya? Kemana teman-temannya?

Semenjak hari itu, Fiona tiap hari datang kepadaku. Tiap istirahat, saat jam kosong, atau saat jam pelajaran. Gadis itu terus mendekat, mengajak ngobrol ini-itu. Aku yang awalnya kaku, gugup, bingung, sekarang mulai merasa akrab dengannya.

Hingga suatu berita masuk ke dalam pendengaranku. Ada gosip aneh soal Fiona, ayah dari gadis itu dikabarkan sudah memiliki istri sah. Dan ibu dari Fiona ini adalah istri simpanan atau selingkuhan. Banyak yang diam-diam menggosipi gadis populer itu. Ada yang menyebut kalau ibu Fiona pelakor lah, Fiona anak haram lah, Ibu Fiona pelacur, dan sebagainya.

Mengetahui hal itu, aku merasa sangat terkejut. Lalu mulai membuat jarak dengannya. Aku tak mau menjadi bahan gosipan hanya karena aku menjadi temannya Fiona, malas sekali.

Dengan wajah lesunya, Fiona tiba-tiba menghampiriku. Aku tak mau diajak bicara dengannya, jadi aku pura-pura membaca buku.


“Ternyata kamu sama aja kayak yang lain,” kata Fiona singkat. Setelah itu, dia pergi dariku, dan setelah kejadian itu dia menjadi gadis penyendiri. Bukan gadis populer lagi.

Contoh Teks Negosiasi

3 Pasang Sahabat

3 sahabat itu sudah berteman cukup lama, mereka adalah Putri, Lala dan Luna. Tepat hari ini, keduanya sudah berteman 2 tahun lamanya. Untuk usia persahabatan seperti itu, mereka sudah cukup saling memahami satu sama lain.

Benarkah?

Saat ini mereka sedang berjalan bersama di koridor sekolah, tujuan mereka saat ini adalah kantin. Luna tersenyum tipis saat jalan kedua sahabatnya itu sangat cepat, atau mungkin jalannya saja yang lambat. Ini membuatnya ketinggalan dan harus mengekori mereka dari belakang.

Tiba-tiba tali sepatu Luna lepas. Gadis itu membenarkan, setelah selesai mengikatkannya dengan rapi, Luna menatap sekelilingnya, kemana kedua sahabatnya pergi?

Di hari berikutnya, keduanya sedang mengobrol bersama di kelas. Mereka melingkari tempat duduk Putri. Ada banyak hal yang diobrolkan, seperti membicarakan cowok, keluarga, keuangan, ada juga membicarakan soal gaya berpakaian.

“Eh, kalian tahu gak sama film yang rilis kemarin?” Kata Luna ikut bersuara setelah dari tadi ia hanya menjadi pendengar.

“Kemarin Bambang keren banget main futsalnya. Nanti kamu lihat deh, pertandingannya jam 4 sore,” kata Putri.

“Iya kah? Pergi sama gue ya! Gak sabar pengen lihat Bambang,” saut Lala.

Luna menundukkan kepalanya. Menatap kepalan tangannya yang saling menggenggam satu sama lain.

“Aku capek,” gumam wanita itu.

Persahabatan di antara 3 orang manusia tidaklah seindah seperti kelihatannya. Pasti ada saatnya salah satu diabaikan, dan tidak dianggap. Luna bisa maklum jika kejadiannya satu-dua kali. Tapi kenapa makin ke sini, terlalu sering baginya diabaikan? Selain itu, kenapa selalu dia yang diabaikan?

Mulai sejak saat itu, Luna menjauh dari kedua sahabatnya itu. Ia mencari sahabat baru, dan ia menemukan satu.

“Sombong banget lu, Lun sekarang. Gak mau deket-deket sama kita lagi,” cibir Putri saat berpapasan dengan Luna dan sahabat barunya.

“Iya nih, Luna sombong. Udah bosen sama kita.”

Luna mengurut dadanya. Terserahlah, dia sudah tidak peduli.

Contoh Cerita Pendek Singkat Hewan

Semut dan Gula

Seorang laki-laki tersenyum miring saat melihat satu ekor semut sedang jalan-jalan di dapurnya. Laki-laki itu menuangkan gula ke semut tadi, sementara sang semut yang ukurannya mungil itu langsung terlonjak kaget saat di depan langkahnya turun ratusan ribu butir gula.

Semut itu mencoba menggerakkan tangannya, lalu menjilat gula tersebut.

“Mmmm manissss,” girangnya.

Karena jumlah gula tersebut sangat banyak, ia pun segera memberitahu semut-semut yang lain agar mereka mau membantu memindahkan segunung gula tersebut ke markas mereka. Semut harus berjalan bermeter-meter jauhnya, untuk kaki semut ‘meter-meter’ itu seperti ‘kilometer’.

“Teman-teman!!!! Aku menemukan segunung gula. Ayo bantu aku bawa gula itu ke markas!!” Teriaknya kepada sesama anggota semut yang lain.

Para kelompok semut langsung mengikuti semut yang menemukan gula tadi. Ada sekitar 2.300 semut yang ikut berpartisipasi, dengan kerja sama tim ini, pasti aktivitas membawa gula-gula tadi ke markas membutuhkan waktu yang sebentar.

“Mana gulanya!!?” Tanya salah satu semut dalam gerombolan tadi.

Semut yang menemukan gula mencari ke sekitar. Tadi gulanya ada di sini, kenapa tiba-tiba hilang? Semut itu mencarinya ke segala sisi, tiap sudut, bahkan ke celah-celah sempit. Tapi tidak bisa ia temukan.

Singkat cerita karena sudah membohongi 2.300 semut, semut yang tadi menemukan gula pun dihukum mati.

Dari kejauhan, seorang lelaki tersenyum miring membayangkan apa yang akan terjadi pada semut tadi saat gula yang ia taruh ternyata menghilang. Saat semut tadi pergi, dengan sangat sengaja laki-laki itu membersihkan gula lalu membuangnya ke dalam seduhan kopinya sekarang.

Sambil menyeduh kopi, pria itu tak menyadari, sudah menjadi seorang pembunuh. Terimakasih manusia.

Contoh Cerita Pendek Singkat Keluarga

Keluarga Harmonis

Suara-suara ribut di luar kamarnya tak membuat pria itu terganggu. Dimas melanjutkan tidurnya dengan tenang, seolah-olah ia sudah terbiasa dengan suara-suara ribut di luar.

Saat ia akan tenggelam dalam mimpi, tiba-tiba seseorang mengetuk kamarnya. Dimas bangun dari tidur, membuka pintu. Seorang wanita paruh baya, yang dengan mulianya melahirkan ke dunia ini tersenyum manis kepadanya. Dimas jadi merasa hangat dekat dengan malaikatnya itu.

“Kenapa, Ma?” Tanya Dimas lembut.

“Ayo siap-siap, Nak. Papa udah tunggu di luar.”

“Emang kita mau kemana, Ma?”

“Kok kamu lupa sih, Sayang? Hari ini kita kan mau ke pantai.”

Senyum Dimas langsung bersinar cerah. Lalu pria berumur 17 tahun itu membuka lemari pakaiannya, mengambil tas, dan uniknya barang-barang yang perlu ia bawa sudah tersedia di dalam tas.

Pria itu segera menggendong tasnya, kemudian menghampiri keluarga kecilnya yang sudah menunggu di mobil.

“Pasang sabuk pengamannya, Nak,” ucap Ayah Dimas. Pria itu mengikuti titah orang tua. Kemudian mobil melaju membelah jalan raya. Dimas melihat pemandangan di luar dari jendela. Bosan dengan pemandangan di luar, ia gantian pandangi ayah dan ibunya yang duduk di kursi depan. Mereka tampak sangat bahagia, dari tadi pegangan tangan mereka tidak pernah lepas.

Padahal usia sudah 50-an ke atas, tapi masih bisa mesra saja. Dimas terkikik, senang rasanya.

Setelah melewati perjalanan selama 50 menit, akhirnya mereka tiba juga di pantai. Mereka keluar dari mobil, tampak sekali kebahagiaan di wajah mereka berdua.

Walaupun Dimas sudah besar, ia tak bisa berhenti bertingkah imut dan manja saat bersama keluarganya.

“Paaa, ayoo berenang, Paaa!”

Anak-ayah itu nyebur ke pantai, lalu berenang agak ke tengah sambil mencari terumbu karang yang ada di bawah laut.

“Dasar,” kekeh sang ibu.

Wanita itu menggelar tikar di bawah pohon kelapa, menyiapkan berbagai makanan, minuman, untuk disantap saat lapar nanti.

Dimas dan ayahnya sudah kedinginan. Mereka kembali ke daratan sambil membawa rumput laut dan terumbu karang.

“Kalian ini gak jelas banget,” marah sang ibu.

“Buat dimasak, Sayang,” kata pria paruh baya itu. Dimas tergelak tawanya.

“Iya sana kamu makan itu, aku sama Dimas mau makan nasi aja.”

Tawa Dimas begitu keras. Ada-ada saja ayahnya. Saking kerasnya tawa Dimas, pria itu terbangun dari tidurnya karena tawanya sendiri. Saat ia bangun tidur, ia merasa agak linglung untuk beberapa saat. Dia tatap sekelilingnya, ia masih di kamar. Rasanya malu sekali tertawa sambil tidur.

Dimas mengusap lehernya yang terasa kering. Ia memutuskan keluar kamar untuk minum seteguk air. Pria itu membuka pintu kamarnya, namun tiba-tiba terdengar suara, CTYYAAARRR.

Kemudian disusul suara teriakan, “AKU MAU KITA CERAI.”
Dimas menghela nafasnya. Lalu ia mengedikkan bahu, dan berjalan ringan ke dapur untuk minum.

Contoh Cerita Pendek Singkat Inspirasi

Gadis Buta

Diceritakan ada seorang wanita buta yang membenci dirinya sendiri. Dia tidak bersyukur dengan keadaannya, tidak menyukai takdir bahwa kedua matanya tidak bisa melihat sejak lahir.

Gadis itu memiliki pacar, pacarnya sangat setia, mau menerima kekurangannya bahkan mau menikahinya. Namun gadis buta itu menolak untuk menikah, dia hanya ingin menikah jika matanya bisa melihat kembali.

Suatu hari, gadis buta menerima donoran mata dari seseorang. Gadis itu pun langsung melakukan operasi. Karena matanya sudah bisa melihat, pacar gadis itu kemudian bertanya, “Jadi maukah kamu menikah denganku? Matamu sudah bisa melihat kembali bukan?”

Saat matanya sudah bisa melihat, gadis itu sangat kaget karena pacarnya buta. Gadis itu pun meninggalkan pacarnya, melupakan kesetiaan sang pacar yang selalu ada saat dia ada di masa-masa susah dahulu.

Karena ditolak oleh gadis buta yang sekarang sudah bisa melihat, pria itu pun menangis. Ia berjalan pergi, menjauh dari wanita yang sangat ia cintai. Lalu ia mengirim surat kepada mantan kekasihnya, berbunyi, “Jaga mataku, Sayang.”

Contoh Cerita Pendek Singkat Cinta

Kotak Kosong

Nama gadis itu adalah Mila. Dia sangat populer di kalangan pria. Banyak yang menyukai gadis itu, dan berharap bisa menjadi kekasih dari gadis cantik tersebut.

Saat ini, Mila kabarnya sedang ulang tahun. Usianya kini sudah  resmi menginjak 16 tahun. Masih sangat muda sekali.

Di sekolah, ada banyak kado yang ia temukan di bangkunya. Selain kado, ada juga setangkai bunga mawar dan surat-surat cinta.
“Ayoo, Mill, buka kadonya,” kata teman Mila antusias.

Dengan dibantu teman, gadis itu membuka satu per satu kado dari para penggemar. Tak jarang, saat menemukan barang-barang bagus, teman-temannya meminta kado tersebut. Karena Mila baik hati, dia pun tidak keberatan. Ya, walaupun tindakan seperti ini tidak menghargai pemberian penggemarnya. Tapi mau bagaimana lagi, dia sudah terlalu banyak menyimpan barang-barang seperti ini di rumah.

Mila membuka kotak berwarna biru tua. Kotak itu tampak sangat elegan, kira-kira apa isinya.
“Kosong?” Gumam wanita itu bingung.

“Hah kosong?” Bingung teman-teman yang lain.
“Wah, gila. Berani-beraninya giniin kamu, Mil. Siapa sih yang ngirim?”

Mereka melihat siapa pengirimnya. Ternyata dari Dilan. Laki-laki tidak jelas yang sangat cinta mati dengan Mila. Tapi kenapa kalau mengaku cinta mati, malah mengirimkan benda kosong seperti ini?

Di saat yang lain mengirimkan barang-barang mewah, seperti kalung, cincin, gelang, penjepit rambut, jam tangan dan lain-lain, sementara  Dilan tidak mengirim apa-apa untuknya.

“Hai Saaaayaang.”
Baru saja dipikirkan. Sosoknya tiba-tiba saja datang di hadapan Mila.

“Woy, Dil, kok elu ngirim kado kosong sih. Lu lupa atau gimana?” Kata teman-teman Mila. Sementara Mila hanya diam. Dia cukup dingin di hadapan pria, dia pendiam, kalem, dan tidak pernah merasa arogan kendati disukai banyak orang.

“Ada kok isinya. Masa gak lihat sih?” Kata Dilan. Pria itu mendekati bangku Mila.
Mila memundurkan badannya, agak risih karena pria itu suka bertingkah semaunya sendiri.

“Aku udah ngasih 1.000 ciuman ke kotak ini,” kata Dilan. Dia mengucapkannya sambil memandang mata Mila.
“Hah?” Heran teman-teman Mila.

Mendadak pipi Mila tersipu. Jadi di dalam kotak itu ada 1.000 ciuman Dilan? Jadi isinya itu ciuman? Tidak kosong?

“Aaaahh akuu bapeeeerrr,” kata Mila yang tiba-tiba tidak sekalem biasanya.
“Woy, ngapain dah kamu, Mil?!!” Kaget teman-temannya karena Mila menjadi gila.

Singkat cerita, kedua manusia itu pun akhirnya bersatu. Hati Mila yang dingin kalah dengan gombalan Dilan. Pria itu tak menyangka, ternyata meluluhkan hati perempuan itu semudah ini. Tak perlu modal, tak perlu keluar uang, dan tak perlu berjuang.

Dan cerita ini berakhir dengan kemenangan kotak kosong Dilan  yang mampu mengalahkan kotak lain yang isinya perhiasan, jam, kalung, cincin dan barang-barang mahal lainnya.

perbedaan jurnal dan paper makalah artikel

Cerita Pendek Singkat Kehidupan

Aku dan Binatang

Suatu hari, hiduplah seorang pria pelit. Dia sangat menyayangi hartanya, tapi rasa sayangnya tidaklah sampai membuatnya ingin membawa hartanya ke liang kubur. Pelan-pelan, pria itu sadar, bahwa ia tidak bisa hidup sendiri dengan hartanya sampai mati. Ia butuh seseorang di sisinya.

Untuk pertama kalinya, pria itu memberikan hartanya kepada orang lain. Hanya Rp 1.000 saja, ia berikan pada pengamen yang ia temui di jalan.

“Cuma segini? Padahal punya mobil tapi ngasih segini? Hadeeehhh,” kata pengamen tersebut sebelum pergi.

Pria pelit yang sedang belajar menjadi dermawan itu merasa terluka. Dia sudah susah-susah membuat niat untuk berbagi harta, tapi reaksinya malah seperti itu.

Hari ini, pria itu akan menemui seorang wanita. Dia ada janji kencan. Ini pertama kalinya dalam hidup pria itu berkencan dengan seorang wanita, selama ini ia tak mau berkencan karena berkencan membuat uangnya habis. Dia juga tak rela jika uangnya harus digunakan menghidupi wanita yang belum tentu menjadi istrinya. Namun hari ini, pria itu ingin memulai kehidupan baru.

Sampai di tempat ketemuan, dengan penuh wibawa pria itu duduk di meja yang sudah dipesan wanita yang ‘mungkin’ akan segera menjadi kekasihnya itu.

“Selamat siang,” sapa pria itu sopan.
“Siang juga.”

“Pesan minum saja ya, Saya tidak lapar.”
Alis gadis itu naik sebelah.

Dari dalam hati pria, ia masih belum rela melepas uangnya untuk membelikan gadis itu makanan. Hanya ini batas keikhlasannya. Semoga dari hari ke hari, rasa pelitnya bisa berkurang, walaupun perubahannya begitu pelan.

Mereka mengobrol begitu lama. Pria itu tampak bahagia, akhirnya bisa menemukan teman hidup juga. Berbeda dengan si wanita, dari tadi wajahnya masam, karena menahan rasa lapar.

“Saya kira-kira boleh pesan makanan tidak ya, Mas?” Tanya wanita itu hati-hati.
“Ugh, kamu lapar? Ayo kita pindah tempat makan saja. Saya tahu langganan tempat makan paling enak.”

Wajah wanita itu sumringah. Lalu mereka pun keluar dari restoran, menaiki mobil bersama dan berhenti di depan warteg.

“Kita pisah aja ya. Saya gak mau makan di tempat seperti itu. Saya pamit,” kata gadis itu lalu pergi meninggalkan si pria pelit.

Padahal pria pelit sudah berusaha mati-matian menurunkan standar kepelitannya untuk membelikan gadis tadi makanan.

Pada hari yang lain, pria itu berkeliling kota dengan mobilnya. Di bangku bagian belakang, ia membawa beberapa bungkus plastik berisi tepung terigu. Ia berhenti di depan tukang becak, lalu ia berikan satu bungkus tepung terigu kepada bapak-bapak tukang becak.

Dengan wajah bertanya-tanya, tukang becak membuka bungkus plastik, lalu melihat apa isi di dalam bungkusan yang diberikan oleh pria yang mengendarai mobil.

“Mau ngeprank ya, Mas!!?” Marahnya.
Si Pria pelit menggeleng. “Tidak, Pak.”

Kemudian tukang becak membuang bungkus plastik berisi tepung terigu ke jalan. Si pria pelit kemudian pergi tanpa kata.

Masih ada beberapa bungkus plastik yang tersisa, dia memberikan sisanya kepada orang-orang kurang mampu yang ia temui di jalanan. Namun mirisnya sikap mereka selalu tidak menghargai pemberian pria itu. Ada yang haya diam, mencaci, dan ada yang menerimanya lalu pergi begitu saja.

Pria itu lelah berkeliling kota. Dia mampir ke Indomaret, membeli air putih kemasan kecil, meminumnya. Rasanya segar.

Saat sedang bersantai di depan Indomaret, ia melihat ada seekor kucing kurus kering tiduran di dekat saluran air got. Pria itu mendekatinya.

“Kasihan banget, kamu lapar ya?”

Pria pelit itu masuk ke Indomaret lagi. Dia bertanya kepada kasir, “Ada makanan kucing gak, Mbak?”

“Ada, Mas.”
“Beli yang paling murah, Mbak.”

Pria itu membeli makanan kucing yang harganya Rp 5.000. Kemudian dia membawakan makanan itu ke kucing kurus tadi.

Si kucing lalu memakannya dengan lahap. Setelah selesai makan, kucing itu menatap pria pelit dengan tatapan bahagia, lalu badan kurusnya mengusap kaki pria pelit, menunjukkan sikap bahwa dia jinak dengan manusia yang telah menolongnya ini.

Mata pria pelit tiba-tiba berkaca-kaca. Ia tidak tahu bahasa binatang, namun ia seperti mendengar bahwa kucing ini mengatakan,

“Terimakasih manusia.”

Pria pelit mengusap matanya yang berair. Entah kenapa setelah mendengar kata itu, ia merasa kecanduan dalam memberi. Pria itu kembali ke dalam Indomaret.

“Mbak, Saya beli semua makanan kucing yang ada di sini!!!”

Tamat

Sebutkan unsur Intrinsik dan ekstrinsik Cerpen ?

Unsur Intrinsik: Tema/Topik, Tokoh, Latar, Alur/Plot, Sudut Pandang, Gaya Bahasa, Amanat.
Unsur Ekstrinsik: Profil penulis, latar belakang masyarakat, nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen.

Terimakasih sudah membaca kumpulan cerita pendek singkat di atas. Semoga terhibur dengan karya tulis yang kami berikan.


Share Artikel ini ke Sahabat Anda
Twitter Pinterest Facebook WhatsApp

Komentar / Pertanyaan